Breaking News
light_mode

Parpol Diminta Perhatikan Kawasan Timur Kalbar

  • calendar_month Ming, 6 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dalam menjaring figur-figur yang akan diusung sebagai Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018, Partai Politik (Parpol) harus memerhatikan kepentingan masyarakat di kawasan Timur Kalbar.

“Balon yang diusung mesti memiliki visi yang jelas dalam percepatan pembangunan wilayah perhuluan serta berkomitmen terhadap pembangunan DOB (Daerah Otonomi Baru),” tegas Victor Emanuel, Akademisi Universitas Kapuas Sintang, Minggu (6/8).

Victor menilai, Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 memang akan menjadi pertaruhan bagi Parpol dalam upaya mengakomodir kepentingan masyarakat Timur Kalbar. “(Provinsi) Kapuas Raya harus jadi,” katanya.

Masyarakat Timur Kalbar, tambah dia, butuh komitmen Parpol dalam pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Salah satunya dengan mengusung Balon yang berkomitmen merealisasikan pembentukan DOB  tersebut.

Menurut Victor, masyarakat di Timur Kalbar sudah lama menunggu terbentuknya Provinsi Kapuas Raya. Tetapi sampai sekarang, hasilnya tidak ada. “Sama saja kita menunggu sungai tidak berujung,”  katanya.

Pembentukan Provinsi Kapuas Raya, kata Victor, merupakan jawaban untuk menyelesaikan permasalahan penting yang dihadapi masyarakat di Timur Kalbar, yakni terkait belum maksimalnya pembangunan  infrastruktur di perbatasan dan perhuluan  atau pedalaman.

“Kita ambil contoh untuk Serawai dan  Ambalau Kabupaten Sintang, masih sangat tertinggal infrastruktrunya. Keduanya adalah wilayah pedalaman,” ungkap Victor.

Karena itu, menurut Victor, ketika menguji kelayakan Balon yang akan diusung dalam Pilgub Kalbar mendatang, Parpol mesti mengejar visi dan misi membangun Timur Kalbar.

Konsep dan arah pembangunannya, tambah dia, harus jelas. Agar, masyarakat betul – betul bisa memilih pemimpin yang mempunyai komitmen membangun. “Kita tidak bicara figur secara individu.  Tetapi sosok pemimpin yang bisa membangun sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” papar Victor.

Figur yang diusung Parpol, menurut Victor, harus berani menggaransi Provinsi Kapuas Raya terbentuk. Bila demikian, masyarakat Timur Kalbar akan mempertimbangkan untuk mendukung yang bersangkutan.

Terbentuknya Provinsi Kapuas Raya, kata Victor, dipandang sebagai harapan realistis, mengingat geografi  Kalbar sangat luas yang menyebabkan jauhnya rentang kendali pemerintahan dan pelayanan publik.

Memang, tambah dia, dalam mengusung Balon Gubernur, Parpol memiliki otoritas penuh. Namun, perlu juga mempertimbangkan keinginan masyarakat.

“Parpol jangan asal mengusung  calon tanpa visi yang jelas terhadap pembangunan di timur Kalbar,” tegas Victor.

Dia menganggap wajar masyarakat Timur Kalbar menginginkan terbentuknya Provinsi Kapuas Raya, dan menjadikan Pilgub Kalbar mendatang sebagai sandarannya.  “Pasalnya, Kapuas Raya diperjuangkan sejak lama, dan sudah dilengkapi kajian akademis. Secara administrasi juga sudah  lengkap untuk wilayah yang akan tergabung dalam Kapuas Raya,” tutup Victor

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nanga Lebang Masih Tersandera Blankspot

    Nanga Lebang Masih Tersandera Blankspot

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Desa Nanga Lebang, Kecamatan Kelam, Kabupaten Sintang hingga kini masih tidak terjangkau  jaringan selular. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membebaskan masyarakat dari sanderaan  blankspot, tetapi belum juga berhasil. “Jaringan seluler sudah lama kami harapkan. Kalau sekarang, Desa Nanga Lebang masih  blankspot. Tidak ada sinyal selular,”kata Kepala Desa Nanga Lebang, Syafarudin, kemarin. Pengusulkan, kata […]

  • Tangga Bukit Kelam Memprihatinkan, Pendaki Dihimbau Hati-hati

    Tangga Bukit Kelam Memprihatinkan, Pendaki Dihimbau Hati-hati

    • calendar_month Jum, 14 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dibangun sejak tahun 1987 silam. Sekarang kondisinya dinilai sangat memperihatinkan. Itulah sarana dan prasarana tangga yang tersedia untuk mendaki Bukit Kelam hingga ke puncaknya. Kondisi tangga bukit kelam diharapkan dapat segera diperbaiki. Sebab sejak pertama dibangun hingga saat ini belum pernah diperbaiki.  Ditambah, kewenangannya tidak lagi di Pemerintah Kabupaten Sintang, melainkan menjadi kewenangan […]

  • Apresiasi Dinkes Sintang Berikan Imunisasi JE

    Apresiasi Dinkes Sintang Berikan Imunisasi JE

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengapresiasi pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait langkah intens-nya dalam memberikan imunisasi Japanese Encephalitis (JE) kepada siswa sekolah. “Kami apresiasi langkah yang diambil Dinkes Sintang ini. Apalagi langkah preventif yang tepat untuk menjaga kesehatan anak-anak di Kabupaten Sintang agar terhindar dari […]

  • 10 Desa Kayan Hilir Deklarasi ODF

    10 Desa Kayan Hilir Deklarasi ODF

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 10 desa di Kecamatan Kayan Hilir mendeklarasikan diri sebagai desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, Kamis (16/3/2023). Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh di Desa Paoh Desa. “Saya ucapkan selamat kepada 10 desa yang telah […]

  • Berladang Adalah Tradisi, Yokubus Mohon Penegak Hukum Bebaskan 6 Terdakwa Karhuta

    Berladang Adalah Tradisi, Yokubus Mohon Penegak Hukum Bebaskan 6 Terdakwa Karhuta

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Kami masyarakat peladang tidak pernah mengusik orang lain. Kami berladang benar-benar untuk menghidupi keluarga,” teriak Yokubus Kumis, Sekertaris Jendral Majelis Dewan Adat Dayak Nasional (MADN) Provinsi Kalbar, saat berorasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Sintang, Kamis (21/11/2019). Apabila peladang diadili, tegas Yokubus, pihaknya tidak akan tinggal diam. Sebab berladang adalah siklus kehidupan adat istiadat. […]

  • Pergi Sekolah, SD dan SMP Dilarang Kendarai Motor

    Pergi Sekolah, SD dan SMP Dilarang Kendarai Motor

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar  – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ermin Elviani, SH mengimbau, sebaiknya siswa khususnya Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar jangan dulu mengendara sepeda motor ke sekolah maupun di luar sekolah. Hal itu penting guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang mengancam keselamatan siswa. “Orangtua harus bisa tegas demi […]

expand_less