Breaking News
light_mode

Ini Tiga Undang-undang Melindungi Anak Dari Kekerasan…

  • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anak-anak di Kota Pontianak harus berani melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila mengalami kekerasan yang mengancamnya. Sebab, anak dilindungi oleh tiga Undang-undang:

  1. Undang-undang (UU) Perlindungan Anak
  2. UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga
  3. Dan UU Tindak Perdagangan Orang

“Jangan takut lagi ya. Karena kalau ada kekerasan yang mengancamnya anak dapat dilindungi dengan tiga Undang-undang tersebut,” kata Plt Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membuka Peringatan Hari Anak Nasional Kota Pontianak di Auditorium Untan, Selasa (25/09/2018).

Olehkarenanya, Edi sangat berharap anak-anak di Kota Pontianak dapat menjadi pelopor jika ada kekerasan yang mengancamnya. Tetapi, ada satu hal yang sangat disayangkan terhadap anak-anak kita saat ini seperti, perkawinan anak di usia yang sangat dini. Seharusnya tidak boleh terjadi pada anak.

“Ini bisa disebabkan minimnya peran keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak dan perlindungan terhadap anak,” sesalnya.

Menciptakan lingkungan yang kondusif sangat penting untuk memberikan perlindungan dan tumbuh kembang anak yang optimal. Banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh anak akan berdampak pada tumbuh kembang anak dan kehidupan mereka saat dewasa kelak.

“Lingkungan yang kondusif harus dimulai dari dalam keluarga karena keluarga adalah lembaga pertama dan utama yang dapat mencetak anak genius,” tutur Edi.

Ketua Forum Anak Kelurahan Sungai Beliung, Naufal berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lebih memperhatikan anak-anak Kota Pontianak terutama pendidikannya.

“Kami berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah,” harapnya.

Kemudian, tambah Naufal, Pemkot Pontianak dinilai perlu memperbanyak taman-taman di seluruh kawasan Kota Pontianak. Tidak hanya di pusat kota. Tetapi, tersebar di kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Pontianak.

“Seperti di wilayah TPI atau kawasan perbatasan kota sehingga seluruh anak-anak bisa menikmati taman-taman yang ada untuk mereka bermain dan berinteraksi,” harapnya. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah Santri yang Berkualitas

    Jadilah Santri yang Berkualitas

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny berpesan pada para santri di kabupaten ini agar dapat menjadi generasi muda yang berkualitas dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. “Selamat Hari Santri Nasional 2023. Kami ucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan oleh para santri dalam membentuk generasi muda yang […]

  • Pedagang di Mempawah Keluhkan Pedasnya Harga Cabai

    Pedagang di Mempawah Keluhkan Pedasnya Harga Cabai

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harga cabai kering di sejumlah pasar tradisional, Kabupaten Mempawah mengalami kenaikan dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Berdasarkan hasil pantauan di pasar tradisional Mempawah, harga cabai kering saat ini tembus Rp160 ribu per Kilogram dari sebelumnya Rp50 hingga 60 ribu per Kilogram. Pedagang cabai di Pasar Sebukit Rama Mempawah, Ami mengungkapkan cabai kering […]

  • Jadi Desa ODF, Mungguk Kelapa Bangun 102 Toilet dan Polindes

    Jadi Desa ODF, Mungguk Kelapa Bangun 102 Toilet dan Polindes

    • calendar_month Sab, 29 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 2018 silam, Desa Mungguk Kelapa, Kecamatan Ketungau Hilir telah mempersiapkan diri untuk menjadi desa Open defecation free (ODF). Hal itu dilalukan agar kategori desa tertinggal yang disandangnya berubah menjadi desa maju. “Persiapan kita untuk ODF ini telah dilakukan sejak tahun 2018 lalu, karena desa mungguk kelapa ini masih tergolong desa tertinggal. Jadi, dengan […]

  • Edi Kamtono Ingin Sungai Kapuas Wajah Terdepan Kota

    Edi Kamtono Ingin Sungai Kapuas Wajah Terdepan Kota

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembangunan waterfront di tepian Sungai Kapuas masih berlanjut. Kali ini mulai dari Kapuas Indah hingga ke Pelabuhan Senghie. Pemancangan tiang pertama menandai dimulainya pembangunan waterfront di kawasan itu. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan pembangunan promenade di waterfront segmen Kapuas Indah hingga ke Senghie panjangnya sekitar 990 meter dengan lebar 10 meter. […]

  • Ronny Target AKD Selesai dalam 1 Minggu

    Ronny Target AKD Selesai dalam 1 Minggu

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny, menargetkan alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Sintang bisa selesai dalam satu minggu kedepan. “Ya, saya harap dalam satu minggu ini sudah bisa selesai,” kata Florensius Ronny kepada Lensakalbar.co.id, Jumat (25/10/2019). Ronny mengaku bahwa ia sudah melakukan komunikasi kepada seluruh fraksi. Tujuannya, agar semua fraksi segera membentuk dan […]

  • Bupati Jarot Gratiskan Biaya Pengobatan Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen

    Bupati Jarot Gratiskan Biaya Pengobatan Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno memastikan biaya pengobatan akibat luka bakar yang dialami Petrus Sendi di RSUD Ade M Djoen Sintang tidak dipungut biaya sepeser pun atau digratiskan. “Untuk biaya brobat korban luka bakar ini kita gratiskan lah. Karena setiap kejadian luar biasa kegawatdaruratan yang tertimpa pada masyarakat, maka pemerintah kabupaten sintang akan menanggung […]

expand_less