781 Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Jalani KKM di 27 Desa Mempawah, Wabup: Jadilah Agen Perubahan
- calendar_month Kam, 18 Jun 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 781 mahasiswa Universitas PGRI Pontianak akan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di 27 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Mempawah selama satu bulan.
Program tersebut ditandai dengan penyerahan resmi mahasiswa KKM oleh Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus, kepada Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Kamis (18/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Juli Suryadi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mempawah terhadap pelaksanaan KKM tersebut. Ia berharap kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat mampu memberikan dampak positif, terutama dalam bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi.
Menurut Wabup Juli, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di desa.
“Adik-adik merupakan agen perubahan. Kami berharap melalui KKM ini dapat lahir berbagai kontribusi dan masukan bagi pemerintah dalam menghadapi permasalahan yang ada di lokasi pelaksanaan KKM,” ujar Wabup Juli.
Wabup Juli juga mendorong para mahasiswa untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan kelurahan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Wabup Juli menegaskan, pelaksanaan KKM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kapasitas akademik, tetapi juga mengasah kemampuan sebagai calon sarjana penggerak pembangunan.
“Semoga pelaksanaan KKM ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Mempawah,” kata Wabup Juli.
Sebanyak 781 mahasiswa yang diterjunkan akan didampingi oleh 54 dosen pembimbing selama menjalankan program pengabdian masyarakat tersebut.
Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhammad Firdaus, mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKM tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena terakhir kali kampus tersebut melaksanakan program serupa di Kabupaten Mempawah pada tahun 2005.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah atas dukungan dan sambutan yang diberikan. Menurutnya, KKM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pengembangan kampus,” ujarnya.
Dengan kembali dilaksanakannya KKM di Kabupaten Mempawah setelah lebih dari 20 tahun, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar