Hardiknas 2026: Mempawah Komitmen Bangun SDM Unggul
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (4/5/2026).
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, saat bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Wabup Juli menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci utama dalam menciptakan SDM yang kuat, tangguh, dan berdaya saing.
Wabup Juli membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan bahwa pendidikan merupakan proses strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus membentuk karakter dan peradaban.
“Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun manusia Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan bertanggung jawab,” ujar Wabup Juli.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Juli juga menegaskan bahwa peringatan Hardiknas harus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan. Pendidikan, lanjutnya, bukan lah transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia yang dilandasi ketulusan dan kasih sayang.
Mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara, Wabup Juli menekankan pentingnya penerapan sistem among dalam pendidikan, yakni asah, asih, dan asuh sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.
“Pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan strategis, seperti pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai pilar utama pendidikan,” kata Wabup Juli.
Selain itu, kata Wabup Juli, penguatan karakter peserta didik dilakukan melalui lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta peningkatan kualitas pembelajaran lewat gerakan literasi, numerasi, pendekatan STEM, dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Pemerintah juga berkomitmen memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus melalui penguatan sekolah inklusi dan sekolah luar biasa,” ungkap Wabup Juli.
Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa penguatan ekosistem pendidikan terus dilakukan dengan melibatkan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar