Sidak SPBE, Erlina: Jangan Mainkan LPG 3 Kg!
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, mengirim pesan tegas kepada seluruh rantai distribusi LPG subsidi 3 kilogram. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke SPPBE PT PAS di Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Selasa (10/2/2026), ia memastikan tak ada permainan takaran, harga, maupun penimbunan jelang hari besar keagamaan 2026.
Didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi, Forkopimda, kepala OPD, hingga unsur kecamatan dan desa, Bupati Erlina turun langsung ke area pengisian. Ia menyaksikan proses pemindahan gas dari tangki induk ke tabung dan melakukan uji petik untuk memastikan berat tabung sesuai standar berat kosong ditambah isi 3 kilogram.
“Hari ini kita pastikan semua berjalan sesuai aturan. Kita cek langsung, kita timbang. LPG 3 kg ini hak masyarakat kecil, tidak boleh dikurangi atau dimainkan,” kata Bupati Erlina di lokasi.
Sidak tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga menjelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri. Sebagai bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Bupati menegaskan distribusi harus tepat sasaran, tepat volume, dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Bupati Erlina juga memberi peringatan keras kepada agen dan pangkalan agar tidak mencoba mengambil keuntungan di atas penderitaan masyarakat.
“Kalau ada yang menimbun atau menjual di atas HET, kami tidak akan ragu merekomendasikan pencabutan izin hingga proses hukum,” tandasnya.
Bupati Erlina turut menginstruksikan OPD terkait memperketat pengawasan dan membuka kanal pengaduan masyarakat. Pemerintah, katanya, tidak boleh menunggu persoalan membesar baru bertindak.
“Harus bergerak cepat. Jangan tunggu gaduh dulu,” ujar Bupati Erlina.
Di akhir kunjungan, Bupati Erlina mengimbau warga tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. Pemkab Mempawah, tegasnya, akan berdiri di garda depan menjaga pasokan dan melindungi hak masyarakat kecil dari praktik curang. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar