Jelang Ramadan, Wabup Juli Ingatkan Pelaku Usaha Tak Main Harga
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengingatkan para pelaku usaha pangan agar tidak bermain harga menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Penegasan tersebut disampaikannya saat mengikuti Rapat Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 secara virtual dari Mempawah Command Center, Rabu (4/2/2026).
Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas ketersediaan, pasokan, dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
Dalam rakor tersebut, Wabup Juli menekankan bahwa pelaku usaha wajib mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) serta Harga Acuan Pembelian (HAP) tingkat produsen dan Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen yang telah ditetapkan pemerintah.
Wabup Juli menegaskan, pengawasan harga dan mutu pangan menjadi prioritas guna melindungi kepentingan masyarakat serta mencegah praktik spekulasi yang dapat merugikan konsumen.
Selain itu, Wabup Juli juga menyoroti pentingnya koordinasi dan komitmen lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, menjamin keamanan dan mutu pangan, serta memastikan pengawasan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Olehkarenanya, Wabup Juli memastikan bahwa ketersediaan stok pangan di Kabupaten Mempawah menjelang Ramadan berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, bawang, jagung, dan kedelai menjadi prioritas pengawasan,” pungkas Wabup Juli. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar