Bupati Erlina Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Kriya Kalbar Tembus Pasar Global
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, menghadiri pembukaan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/1/2026).
Kehadiran tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing produk kriya Kalimantan Barat di pasar nasional dan internasional.
INACRAFT 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya bersama Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming dan jajaran pendiri Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), yang ditandai dengan pemukulan lesung.
Pameran kerajinan tangan terbesar di Asia Tenggara ini telah digelar secara konsisten sejak 1999. Tahun ini, INACRAFT mengangkat tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft” sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam pengembangan sektor kriya.
Tema tersebut menegaskan kontribusi perempuan sebagai inovator, pelaku usaha, sekaligus penjaga nilai budaya yang menopang ekonomi keluarga dan daerah.
Bupati Erlina menegaskan, kehadirannya merupakan wujud dukungan konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil, khususnya para pengrajin di Kalimantan Barat.
“Kehadiran ini menjadi simbol dukungan kuat pemerintah daerah terhadap kreativitas dan daya saing produk lokal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Bupati Erlina.
Bupati Erlina menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mempawah turut berpartisipasi langsung dalam INACRAFT 2026. Partisipasi tersebut dipimpin oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Mempawah Rosnilawati Juli Suryadi, bersama jajaran pengurus Dekranasda dan pelaku usaha kriya lokal.
Pembukaan INACRAFT 2026 juga dihadiri seluruh Ketua Dekranasda dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat.
Menurut Bupati Erlina, momentum ini menjadi sarana strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas dan standar mutu produk kerajinan daerah.
“Dengan peningkatan standar mutu, produk UKM Kalimantan Barat diharapkan mampu bersaing lebih kompetitif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi keluarga pengrajin,” kata Bupati Erlina.
Selain itu, Bupati Erlina menilai kehadiran Ketua Umum ASEPHI sebagai peluang strategis untuk memperluas jejaring dan membuka akses pasar bagi produk unggulan Kalimantan Barat. Sinergi lintas daerah dan pemangku kepentingan diyakini akan memperkuat ekosistem usaha kriya.
“Melalui Dekranasda, pemerintah daerah berkomitmen terus memotivasi dan menginspirasi pelaku UKM agar tumbuh menjadi wirausaha yang mandiri dan berdaya saing,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar