Breaking News
light_mode

Pj Bupati Ismail Hadiri Pertemuan Bersama Presiden Jokowi di IKN

  • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Pertemuan Bersama Presiden Republik Indonesia dalam rangka memberikan pengarahan kepada Kepala Daerah se-Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara, Selasa (13/8/2024).

Turut hadir Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan para menteri dan wakil menteri anggota Kabinet Indonesia Maju.

Membuka arahannya, Presiden Joko Widodo menyambut para kepala daerah yang telah hadir dengan ucapan selamat datang di Ibu Kota Nusantara

“Melihat Ibu Kota Nusantara ini, kira-kira bayangan bapak apa? Selamat datang di Ibu Kota Nusantara,” katanya.

Presiden menjelaskan bahwa Istana Negara yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN) ini merupakan hasil bangsa Indonesia sesuai katakteristrik dan bukan warisan Kolonial Belanda.

Joko Widodo mengungkapkan bahwa Indonesia mampu untuk membangun Ibukota seperti saat ini, prakiraan akan menghabiskan waktu 10-15 tahun untuk penyelesaian pembangunan secara keseluruhan.

“Kita ingin menunjukan bahwa kita punya kemampuan untuk membangun ibukota sesuai dengan keinginan kita, sesuai dengan design kita. Tetapi memang masih memerlukan waktu yang panjang. Dimulai dari tahun 2021-2022 dan akan selesai dalam 10-15 tahun mendatang, jadi belum selesai mungkin baru 20 persen,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo juga menyinggung kondisi inflasi di Indonesia yang berada pada posisi sangat baik dibandingkan dengan negara-negara lain. Saat ini angka inflasi berada pada angka 2,13% dari sebelumnya di angka 2,58%.

Selain itu, Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah untuk menjaga daya beli masyarakat dengan mempercepat realisasi APBD. Hal ini dikarenakan peredaran uang melandai, juga daya beli masyarakat yang menurun.

“Tapi juga tolong dijaga daya beli rakyat dengan segera merealisasikan APBD secepat-cepatnya. Karena sampai saat ini realisasi belanja di Kabupaten/Kota masih di angka 31% kecil sekali, uang beredar di Kabupaten Bapak/Ibu semuanya sangat rendah. Kalau peredaran uang rendah berarti daya beli juga tidak kuat. Realisasi pendapatan di Kabupaten/Kota 38% di Provinsi 49% hati-hati tolong seperti ini di cek harian karena ini menyangkut daya beli masyarakat kita,” katanya. (Prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seniman Jaga Kelestarian Budaya

    Seniman Jaga Kelestarian Budaya

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Beragam jenis karya seni mulai dari lukisan dan kerajinan tangan ditampilkan pada acara Expo Kreasi Siswa (EXIS). Warna-warni kanvas dan seni media baru desain grafis itu merupakan hasil karya peserta didik hasil program (Gerakan Seniman Masuk Sekolah) GSMS Tahun 2022. Tak hanya itu, pementasan teater dan tari juga ditunjukkan. Wakil Wali Kota Pontianak, […]

  • 50 Personel Jaga Ketat Pleno Terbuka KPU Sintang

    50 Personel Jaga Ketat Pleno Terbuka KPU Sintang

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2019
    • 0Komentar

    Hazizah: Tiga Kecamatan Belum Selesai Pleno LensaKalbar – Proses Pilpres dan Pileg 2019 memasuki tahapan baru. Terhitung sejak Senin (29/4/2019) sekitar pukul 09.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten di Aula Satpol PP Sintang. Rapat pleno dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Sintang dan […]

  • Bagikan 1.000 Seragam SD dan Alat Tulis, Jarot: Orang Sintang Hanya Lulus SD!

    Bagikan 1.000 Seragam SD dan Alat Tulis, Jarot: Orang Sintang Hanya Lulus SD!

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masalah Pendidikan di Indonesia sudah menjadi masalah yang serius. Di Kabupaten Sintang saja, rata-rata anak hanya mencapai tingkat kelulusan sekolah dasar. “Rata-rata lama sekolah penduduk di Sintang itu 6,9 tahun. Artinya hanya lulus SD,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno tatkala menyerahkan bantuan 1.000 seragam sekolah dasar dan alat tulis di SDN 12 SP […]

  • Cegah Stunting dengan Program Sibincatin
    OPD

    Cegah Stunting dengan Program Sibincatin

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Angka stungting di Kabupaten Sintang pada 2023 ini memang sudah yang terendah di Kalimantan Barat yakni 18,7% dan ditargetkan tersisa 14% pada 2024 mendatang sesuai target secara nasional. Untuk mencapai target 14% tersebut, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang tidak hanya fokus pada 1.000 hari pertama kehidupan saja, namun […]

  • Presiden Jokowi Tinjau Smelter Grade Alumina Refinery Mempawah

    Presiden Jokowi Tinjau Smelter Grade Alumina Refinery Mempawah

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan langsung ke Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kabupaten Mempawah, Rabu (20/3/2024). Dalam kunjungan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya pembangunan smelter untuk bauksit, yang merupakan langkah lanjutan setelah nikel dalam agenda besar hilirisasi Indonesia. “Kita masuk ke bauksit di sini yang bauksit karena biji bauksit yang paling […]

  • Jelang Pemilu 2024, Wabup Pagi Ajak Semua Pihak Ciptakan Mempawah Aman, Damai dan Kondusif

    Jelang Pemilu 2024, Wabup Pagi Ajak Semua Pihak Ciptakan Mempawah Aman, Damai dan Kondusif

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri kegiatan “Ngopi Toleransi” yang dilaksanakan Polres Mempawah di Cafe K- Tamb, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (23/2/2023). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjaga Toleransi dan Kerukunan untuk Menyongsong Pemilu Damai”. “Tentunya kegiatan ini kita apresiasi ya, karena penting untuk dilaksankan dan diingat oleh semua pihak, mengingat saat ini […]

expand_less