Breaking News
light_mode

Pj Bupati Ismail Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mempawah ke-65

  • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Jadi ke-65 Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun 2024 di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Kamis (4/7/2024).

Pj Bupati Ismail dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder dan segenap elemen masyarakat Kabupaten Mempawah atas segala dukungan dan partisipasi dalam pembangunan Kabupaten Mempawah.

Ia mengatakan dengan tema yang diusung “Bersinergi Dalam Karya” mengandung pesan yang harus dimaknai sebagai komitmen kita semua selaku pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan akan perlunya persatuan dan kesatuan serta saling kerjasama guna menghasilkan capaian – capaian yang memiliki nilai manfaat yang besar untuk masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Terus memberikan kinerja yang terbaik sesuai dengan proses dan tugas kita masing-masing, sehingga tujuan yang kita inginkan dapat tercapai secara efektif dan optimal dan menjadi sebuah karya nyata,” kata Pj Bupati Ismail.

Menurut Pj Bupati Ismail, sinergi menjadi penting untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era saat ini, sehingga dengan semangat bersinergi dalam karya, kita semua diajak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, karena sinergi ini harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan sehingga harapan akan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah dapat tercapai.

Tak hanya itu, Pj Bupati Ismail juga mengingatkan bahwa potensi besar yang ada di Kabupaten Mempawah dalam berbagai aspek perlu kiranya digaungkan kembali slogan dari Kabupaten Mempawah yaitu Kabupaten Mempawah kubangun, kujaga dan kupelihara.

“Dalam membangun Kabupaten Mempawah harus mengedepankan keberlanjutan, inklusifitas dan partisipasi seluruh masyarakat,” jelas Pj Bupati Ismail.

Menjaga Kabupaten Mempawah, kata Pj Bupati Ismail, memiliki makna bahwa semua elemen dituntut untuk memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan dan sosial budaya yang ada, proses pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan kultur atau nilai-nilai budaya dan tradisi lokal harus tetap dijaga dan dilestarikan, selain itu juga harus menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Mempawah.

Sementara, lanjutnya, memelihara Kabupaten Mempawah berarti harus merawat dan mempertahankan segala hasil pembangunan yang telah dicapai, memilihara infrastruktur yang ada, memelihara hubungan yang harmonis antara stakeholder maupun antara masyarakat Kabupaten Mempawah serta memelihara rasa aman dengan semangat gotong royong yang merupakan kunci mempertahankan keberlanjutan pembangunan.

“Dengan hal di atas dapat kita wariskan Kabupaten Mempawah yang lebih baik kepada generasi mendatang. Mari kita bersinergi dalam karya untuk memberikan yang terbaik dan terus berbenah untuk generasi masa depan,” pungkas Pj Bupati Ismail. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger Penemuan Mayat di Pondok Kebun Sayur

    Geger Penemuan Mayat di Pondok Kebun Sayur

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga RT03/ RW01 Kelurahan Kedabang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, digegerkan dengan penemuan mayat di pondok dekat kebun sayur milik Miskam, Rabu (9/8) pagi. Awalnya tidak ada yang mengetahui identitas mayat tersebut. Namun setelah informasi penemuan ini semakin menyebarluas di masyarakat, diketahuilah bahwa sosok tersebut bernama Hendry Hotman Siahaan Salah seorang warga, Haryono mengaku […]

  • Bupati Mempawah Dukung Sumudun Menjadi Desa Sadar Kurukunan

    Bupati Mempawah Dukung Sumudun Menjadi Desa Sadar Kurukunan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aset paling berharga di Kalimantan Barat adalah keberagaman suku, etnis, dan budaya. Perbedaan diyakini bukan sebagai pemecah, justru merupakan pemersatu. keberagaman itu, dapat dilihat di Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kuyit, Kabupaten Mempawah. Masyarakat Tionghoa yang dominan memeluk agama Buddha dan Konghucu hidup saling berdampingan dengan warga muslim. Tolong menolong dan rukun, masjid dan […]

  • MTQ XXIX Ditunda

    MTQ XXIX Ditunda

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol. (Purn) Andi Musa, menyetujui Penundaan di Pelaksanaan MTQ XXIX Sintang dari 24-30 November 2021 menjadi 11-17 Desember 2021 karena banjir besar masih melanda Kabupaten Sintang hingga saat ini. Sebelumnya, Ketua Harian Panitia Pelaksanaan MTQ Ke XXIX Kalimantan Barat yang juga Pelaksana Harian […]

  • Tinjau Karhutla Desa Pasir, Wabup Ajak Masyarakat Stop Bakar Hutan dan Lahan

    Tinjau Karhutla Desa Pasir, Wabup Ajak Masyarakat Stop Bakar Hutan dan Lahan

    • calendar_month Jum, 24 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi memantau langsung sejumlah titik lokasi terjadinya Karhutla di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (23/2/2023). Wabup mengatakan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Pasir telah terjadi sejak dua hari yang lalu, sehingga ini harus […]

  • Reses Nikodemus, 90 Persen Rakyat Sepauk-Tempunak Minta Pemerintah Bangun Jalan dan Jembatan

    Reses Nikodemus, 90 Persen Rakyat Sepauk-Tempunak Minta Pemerintah Bangun Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rerata Masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak mengharapkan pembangunan jalan dan jembatan. Hal ini diungkapkan Nikodemus, anggkta DPRD Sintang ketika melakukan masa reses persidangan ke 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Tahun 2022. “90 persen masyarakat kita minta dibangunnya jalan dan jembatan. Ini penting untuk memperlancar mobilitas […]

  • Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beberapa hari terakhir, Kabupaten Sintang kerap gelap gulita, karena listrik padam. Warga pun resah. Sehingga Anggota DPRD Sintang, Herimaturida angkat bicara. “Listrik sering padam di Kecamatan Sintang, Binjai Hulu, Serawai, Sepauk, Tempunak. Entah sampai kapan ini akan berakhir,” kesal Herimaturida,kemarin. Selain meresahkan, tambah dia, listrik yang sering padam itu menyebabkan aktivitas warga […]

expand_less