Breaking News
light_mode

ASN Dilarang Nge-like Status dan Foto Kandidat di Medsos

  • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pasca larangan berswafoto (selfie) dengan kandidat, Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat larangan yang lebih “sadis” lagi, yakni tidak boleh nge-like status, foto, fanspage atau unggahan (posting) kampanye kandidat di Media Sosial (Medsos).

“Kita dilarang untuk ikut-ikutan kampanye. Melakukan like terhadap kandidat di Medsos saja tidak boleh. Itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Agama,” kata Kassubag TU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Landak, Hasib Arista, di Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kemarin.

Bila nge-like atau menyukai saja dilarang apalagi yang lainnya, seperti membagi-bagikan (share) foto-foto kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang berseliweran di Medsos yang sudah pasti melintas di timeline, newsfeed, beranda atauwall akun ASN.

Larangan terhadap ASN untuk tidak terlibat dalam berbagai aktivitas di Medsos terkait kampanye kandidat ini, sebagai upaya untuk menjaga netralitas para birokrat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018.

Ketimbang ikut-ikutan mengkampanyekan kandidat, ASN didorong untuk bersama-sama masyarakat memerangi informasi bohong (hoaks) di Medsos.

“Ajak masyarakat supaya tidak mudah percaya dengan informasi hoaks. Apalagi kalau mengatasnamakan atau sentimen terhadap SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan),” ujar Hasib.

Selain itu, Hasib juga meminta para kandidat tidak memanfaatkan rumah ibadah sebagai sarana kampanye. “Tokoh agama harus menghindari hal tersebut,” pintanya.

Hasib sangat berharap, Polri bisa memberikan hukuman setimpal kepada para penyebar hoaks di Medsos.

“Saya mengapresiasi Polri yang sudah menangkap para penyebar hoaks. Pihak kepolisian diharapkan terus mengawasi penggunaan Medsos,” ucapnya.

Sementara masyarakat diharapkan tidak terpancing atau terprovokasi dengan hoaks yang bertebaran di Medsos pada tahap demi tahap Pilgub Kalbar 2018. (Syd)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gila! Di Sintang Premium Sulit Didapat

    Gila! Di Sintang Premium Sulit Didapat

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar –  Ketika hendak mengisi bahan bakar kendaraan bermotor, para pengendara di Kabupaten Sintang selalu mendapati tulisan “Premium Habis” atau “Premium Kosong” di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). “Susah untuk mendapatkan premium. Tadi saya keliling di dua SPBU. Semua kosong. Sudah lama kondisi seperti ini,” kesal Tunus, salah seorang warga Sintang, Kamis (2/11). Baca: […]

  • Viral Tinggal Digubuk Reyot, Ini Penjelasan Camat Pontianak Utara

    Viral Tinggal Digubuk Reyot, Ini Penjelasan Camat Pontianak Utara

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menanggapi pemberitaan viral Keluarga Lena yang tinggal di gubuk mirip kandang ayam di Mega Timur, Kabupaten Kubu Raya, di mana yang bersangkutan secara administrasi kependudukan tercatat sebagai warga Kecamatan Pontianak Utara. Camat Pontianak Utara, Aulia Candra angkat bicara. Menurutnya, Lena memang masih tercatat sebagai warga Gang Bentasan 1, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak […]

  • Infrastruktur Hancur, Jarot Mohon Beribu Ampun

    Infrastruktur Hancur, Jarot Mohon Beribu Ampun

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Ketika bertatap muka dengan warga Desa Merti Jaya, Kecamatan Tempunak Hulu, Bupati Sintang, Jarot Winarno memohon beribu ampun. Lantaran pengerjaan ruas jalan dari Simpang Begandung tidak kunjung selesai. “Karena diguyur hujan, jalan kita ini jadi belum selesai,” kata Jarot di hadapan Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan sejumlah warga yang mengikuti Dialog Pembangunan, di […]

  • Karena Kabut Asap, Wagub Kalbar Batal Hadir Pelantikan 40 Anggota DPRD Sintang

    Karena Kabut Asap, Wagub Kalbar Batal Hadir Pelantikan 40 Anggota DPRD Sintang

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan dikabarkan tidak dapat hadir pada pelantikan 40 anggota DPRD Kabupaten Sintang terpilih periode 2019-2024, Senin (9/9/2019). Pasalnya, pesawat udara yang ditumpanginya gagal mendarat di Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang. Lantaran kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, akibat kabut asap, Minggu (8/9/2019). Wagub Kalbar beserta rombongannya terpaksa kembali landing di […]

  • Tiga Pimpinan Definitif DPRD Mempawah Dilantik, Ini Pesan Bupati Erlina dan Wagub Kalbar

    Tiga Pimpinan Definitif DPRD Mempawah Dilantik, Ini Pesan Bupati Erlina dan Wagub Kalbar

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah menggelar rapat paripurna dalam rangka pengucapan sumpah, atau janji pimpinan definitif DPRD Mempawah masa jabatan 2019-2024, Senin (21/10/2019). Dalam rapat paripurna dihadiri Wakil Gubernur Kalbar, Bupati Mempawah, Wakil Bupati Mempawah, dan seluruh anggota DPRD Mempawah periode 2019-2024.. Ria Mulyadi menduduki kursi Ketua DPRD Mempawah, sementara Wakil […]

  • Kapuas Raya Mesti Segera Diwujudkan, Ini Alasannya…

    Kapuas Raya Mesti Segera Diwujudkan, Ini Alasannya…

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR) yang telah lama dirancang sebagai hasil pemekaran Provinsi Kalbar, merupakan hal yang penting dan mendesak. “Kalbar jika dilihat dari kebutuhan, idealnya dimekarkan menjadi tiga Provinsi,” kata Anggota DPRD Sintang, Anton Isdianto, kemarin. Jika dilihat dari luas kawasan, Provinsi Kalbar tiga kali luas pulau Jawa.”Harus sudah mulai memekarkan Desa, […]

expand_less