Breaking News
light_mode

Bansir Laut jadi Pilot Project Konsolidasi Tanah

  • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara menjadi pilot project Program Konsolidasi Tanah yang digagas oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Konsolidasi Tanah adalah kebijakan pertanahan mengenai penataan kembali, penguasaan tanah serta usaha pengadaaan tanah untuk kepentingan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup atau pemeliharaan sumber daya alam, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Aria Indra Purnama menerangkan, dipilihnya Kota Pontianak, dalam hal ini Kelurahan Bansir Laut, sebagai pilot project karena kawasan itu dinilai menarik melihat lokasinya yang berada di tepian Sungai Kapuas.

“Kelurahan Bansir Laut menjadi salah satunya lokasi pilot project tersebut. Kami harapkan kalau ini memang berhasil, bisa menjadi contoh yang akan kami replikasikan ke seluruh Indonesia,” ujarnya usai Workshop Kolaborasi Pembangunan Hunian bagi Masyarakat di Lokasi Pilot Project Konsolidasi Tanah Kota Pontianak, Selasa (7/2/2023).

Menurutnya, Kelurahan Bansir Laut adalah salah satu contoh pilot project pertama dilakukan konsolidasi tanah di Indonesia khususnya ATR/BPN. Dalam hal ini, program yang digagas Kementerian ATR/BPN dalam rangka penataan kawasan kumuh. Dalam program tersebut, masyarakat juga akan menerima sertifikat tanah.

Pemberian sertifikat itu menjadi salah satu kunci penataan kawasan yang menjadi pilot project. Dengan masyarakat menerima sertifikat tanah miliknya, pelaksanaan penataan kawasan itu akan lebih baik.

“Setelah adanya penataan dan masyarakat telah menerima sertifikat, pastinya nilai tanah di kawasan itu akan lebih tinggi dan tertata,” ungkap Aria.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendukung program konsolidasi tanah ini sebagai upaya meningkatkan lingkungan hunian masyarakat lebih tertata rapi. Konsolidasi tanah ini juga melibatkan peran serta masyarakat di kawasan yang akan dilakukan penataan.

“Konsolidasi ini diperlukan dalam rangka penataan kawasan terutama yang berada di tepian Sungai Kapuas,” tuturnya.

Penataan itu akan menjadikan kawasan lebih rapi dan tidak lagi terkesan kumuh. Manfaat lain yang dirasakan masyarakat adalah dengan menerima sertifikat tanah sehingga mereka memiliki legalitas atas kepemilikan tanah miliknya.

“Selain pemukiman yang lebih teratur dan rapi, nilai aset di kawasan tersebut ikut meningkat,” tutupnya. (prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kata Pj Bupati Ismail: RSUD dr Rubini Mempawah Komitmen Berikan Pelayanan Kesehatan dengan Maksimal

    Kata Pj Bupati Ismail: RSUD dr Rubini Mempawah Komitmen Berikan Pelayanan Kesehatan dengan Maksimal

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail meninjau pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rubini Mempawah, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (19/6/2024). Pj Bupati Ismail menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat maksimal. “Hari ini kita meninjau pelayanan Kesehatan di RSUD dr Rubini. Mulai dari ruang […]

  • Safari Ramadan di Masjid Agung Al Falah, Edi Sampaikan Keberkahan di Bulan Ramadan

    Safari Ramadan di Masjid Agung Al Falah, Edi Sampaikan Keberkahan di Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriyah memberikan keberkahan bagi umat Islam. Betapa tidak, selain terdapat banyak keutamaan dalam melaksanakan ibadah, Ramadan juga memberikan keberkahan dari sisi ekonomi. Masyarakat yang berjualan berbagai keperluan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri pendapatannya ikut meningkat. “Para pedagang dan pelaku UMKM bisa memanfaatkan peluang di bulan Ramadan untuk meningkatkan pendapatan […]

  • DPRD Sintang Minta Warganya Jaga Stabilitas Kambtibmas Selama Ramadan

    DPRD Sintang Minta Warganya Jaga Stabilitas Kambtibmas Selama Ramadan

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi meminta agar kondisi Kamtibmas di Kota Sintang dan sekitarnya yang sudah kondusif selama ini harus terus dipelihara oleh seluruh warga kota, terutama selama  pelaksanaan bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  ini, kondisi positif  tidak boleh dirusak, sebab hanya akan […]

  • HPI Agro Berikan Bantuan dan Bukber Anak Panti Asuhan Jemelak

    HPI Agro Berikan Bantuan dan Bukber Anak Panti Asuhan Jemelak

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – HPI Agro yang membawahi lima perusahaan sawit di Sintang, menggelar acara buka puasa bersama (bukber) di Panti Asuhan Insan Jemelak, Jumat petang (24/5/2019). Buka puasa dengan tema Grow In Harmony juga dihadiri pejabat Kemenag Sintang. Dikesempatan itu, diserahkan pula donasi berupa uang tunai dan buku bacaan sekolah pada Panti Asuhan Insan Jemelak. “Semoga bukunya bermanfaat. […]

  • BPJN Kalbar dan PUPR Landak Tinjau Drainase Kota Ngabang

    BPJN Kalbar dan PUPR Landak Tinjau Drainase Kota Ngabang

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Beberapa hari ini hampir diseluruh Kalimantan Barat mengalami curah hujan yang cukup tinggi, sehingga berdampak banjir dibeberapa tempat khususnya di wilayah Kabupaten Landak. Kota Ngabang sendiri juga mengalami hal yang sama akibat curah hujan yang tinggi tidak luput dari banjir, selain daripada itu di lokasi pertokoan yang berada disekitar terminal ngabang ada beberapa […]

  • Sintang Menuju Ekonomi Kreatif

    Sintang Menuju Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Masyarakat Sintang dinilai sudah harus berubah pola pikirnya. Terutama soal kreatifitas ekonomi. Pasalnya Sintang memiliki potensi untuk mengeksplorasi bahan kuliner yang dimulai dari penyajian, pengolahan, dan memasarkannya di pentas nasional bahkan internasional. “Kita harus berubah dari ekonomi ekstraktif kearah ekonomi kreatif, karena kita memiliki kekayaan kuliner yang melimpah,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno […]

expand_less