Breaking News
light_mode

Meriahkan Hari Jadi Kota Pontianak, Pemkot Gelar Liga ASN

  • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-251 Kota Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), menggelar liga persahabatan sepakbola bagi ASN di lingkungan Pemkot Pontianak. Agenda itu merupakan rangkaian sebelum menuju puncak perayaan pada 23 Oktober mendatang.

Plt Kadisporapar Kota Pontianak, Aswin Djafar menyampaikan, berbagai aktivitas positif seperti olahraga harus terus digaungkan. Baginya, olahraga sepak bola menjadi cara mempererat tali silaturahmi antar aparatur.

“Kegiatan olahraga salah satu wujud penyampaian kondisi Kota Pontianak, yang menandakan kondisi sehat dan kuat,” ujarnya usai membuka secara simbolis di Lapangan Keboen Sajoek PSP, Selasa (11/10/2022).

Memeriahkan hari jadi kota, Pemkot Pontianak sudah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari persiapan, kompetisi sepakbola, serta lomba lainnya, yang direncanakan akan selesai sampai akhir Oktober. Aswin menjelaskan, pemerintah pada prinsipnya menjaga rasa syukur dan berbenah bagi masyarakat, terutama menjelang momentum HUT ke-251 yang dilambangkan sebagai momentum kebangkitan.

“Dari sekian banyak olahraga adalah sepakbola, laga sepakbola ASN ini menandakan bahwa ASN di Kota Pontianak, selain juga berprestasi di bidang pemerintahan, juga di bidang olahraga,” ujar dia.

Diikuti seluruh perwakilan OPD yang terdiri dari sebelas tim, liga ASN akan digelar pada dua tempat, yaitu lapangan sepakbola SMA Negeri 8 Kota Pontianak dan SMP Negeri 3 Kota Pontianak. Hal itu diterangkan Kepala Bidang Olahraga, Disporapar Kota Pontianak, Zulkarnain. Dia menuturkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi Kota Pontianak dan hanya bersifat persahabatan.

“Bukan sebuah turnamen untuk mengejar prestasi kompetisi,” paparnya.

Zulkarnain melanjutkan, waktu pelaksanaan Liga ASN dimulai dari tanggal 11-22 Oktober 2022. Dia menyebut, semula direncanakan penggunaan Lapangan Keboen Sajoek PSP, namun karena tidak kondisinya yang belum memungkinkan, akhirnya dipilih kedua lapangan yang sudah ditentukan.

“Kami selaku panitia penyelenggara menghaturkan permohonan maaf apabila selama berlangsungnya kegiatan terdapat kekurangan serta kekeliruan,” pungkasnya. (kominfo/prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V DPR RI Kunker ke Mempawah, Lasarus Akan Dorong Pempus Lengkapi Fasilitas Pendukung Pelabuhan Kijing

    Komisi V DPR RI Kunker ke Mempawah, Lasarus Akan Dorong Pempus Lengkapi Fasilitas Pendukung Pelabuhan Kijing

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rombongan Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Mempawah, Selasa (12/7/2022). Rombongan yang dipimpin langsung Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus ini disambut hangat Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan. Pada kesempatan tersebut, Komisi V DPR RI ingin melihat progres pembangunan Pelabuhan Internasional Terminal Kijing […]

  • 97 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Edi: Pejabat Harus Turun Lapangan!

    97 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Edi: Pejabat Harus Turun Lapangan!

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 97 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dilantik Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Selasa (2/4/2019). 97 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik tersebut terdiri dari pejabat eselon III sebanyak 35 orang dan eselon IV 62 orang. Edi berharap pelantikan ini akan memberikan motivasi […]

  • Kemenang Canangkan Desa Semudun jadi Desa Sadar Kerukunan

    Kemenang Canangkan Desa Semudun jadi Desa Sadar Kerukunan

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakatnya hidup saling berdampingan dan menjujung tinggi toleransi antar umat beragama, suku dan budaya. Itulah kultur kehidupan masyarakat di Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Melihat ihwal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar berencana menjadikan desa itu menjadi “Desa Sadar Kerukunan”. Pasalnya Desa Semudun selama ini telah dikenal memiliki tingkat kerukunan […]

  • Bupati Erlina Janjikan Bonus Rp350 Juta untuk Kafilah Berprestasi

    Bupati Erlina Janjikan Bonus Rp350 Juta untuk Kafilah Berprestasi

    • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina bersama Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengunjungi kafilah asal “Bumi Galaherang” di Hotel Borneo Emerald, Sabtu (5/11/2022). Kedatangan mereka, disambut hangat oleh para kafilah, official, dan pendamping yang akan mengikuti pelaksanaaan MTQ ke-XXX Provinsi Kalbar yang digelar di Kabupaten Ketapang. Dengan suasana penuh keakraban, Bupati Mempawah, Hj Erlina […]

  • Jumlah PNS Pensiun Bertambah, Pemkot Kekurangan Tenaga Guru

    Jumlah PNS Pensiun Bertambah, Pemkot Kekurangan Tenaga Guru

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan problema kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama guru dihadapi hampir sebagian besar pemerintah daerah. Tak terkecuali di Kota Pontianak. Betapa tidak, hampir setiap tahun dirinya menandatangani pensiun para guru. “Jumlahnya pun sekitar 200-300 guru setiap tahunnya,” ujarnya saat memberikan sambutan pada Konferensi Kota XI Persatuan Guru […]

  • Tekan Angka <i>‘Stunting’</i> dengan Tidak BAB Sembarangan

    Tekan Angka ‘Stunting’ dengan Tidak BAB Sembarangan

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tubuhnya pendek dan kurus. Pendiam. Wajahnya tampak lebih muda dari anak seusianya. Pertumbuhan dan perkembangannya melambat, tak seperti data pertumbuhan ekonomi yang terus melesat. Itulah potret anak stunting yang dialami satu dari setiap tiga anak yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Stunting bukan hanya persoalan individu, tapi juga menyangkut eksistensi sebuah bangsa. Indonesia yang akan mengalami […]

expand_less