Breaking News
light_mode

Kata Wagub Kalbar, Ada 7 Atensi Wapres untuk Tekan Stunting

  • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting, pemerintah pusat menyelenggarakan Rapat Kerja Percepatan Penurunan Stunting untuk 12 Provinsi Prioritas yang dipimpin Wakil Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting Pusat, KH Ma’ruf Amin.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Barat, H Ria Norsan hadir pada kegiatan yang diadakan di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

“Bapak Wapres sebagai Ketua Pengarah Tim Percepatan Penurunan Stunting Pusat memimpin langsung Raker Percepatan Penurunan Stunting untuk 12 Provinsi Prioritas,” kata Wagub Kalbar.

Menurut Wagub Kalbar, ada 7 poin utama yang menjadi perhatian Wapres RI kepada para Gubernur/Wakil Gubernur yang hadir, yaitu sinkronisasi program antar kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah, sinergitas anggaran pusat dan daerah, serta anggaran non pemerintah, seperti CSR. Kemudian, sinergitas antar pendamping di lapangan, perbaikan kualitas dan sinergi data, peningkatan kemitraan, percepatan penurunan stunting bagi daerah yang penurunnya lambat.

“Dan melakukan pergerakan atau mobilisasi kelompok-kelompok masyarakat, seperti majelis taklim dalam upaya percepatan penurunan stunting,” ungkap Wagub Kalbar.

Berdasarkan data yang didapat, jumlah balita stunting di 12 provinsi tersebut yakni 69% dari total anak stunting di Indonesia atau sekitar 3,6 juta anak. Karenanya, Kementerian Kesehatan RI sudah menyiapkan 11 intervensi prioritas untuk melakukan percepatan penurunan stunting, yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu intervensi sebelum lahir, setelah lahir, dan remaja puteri.

“Tadi juga para Gubernur/Wakil Gubernur sudah menyampaikan komitmen untuk menurunkan angka stunting di daerahnya. Namun, kami juga menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi di lapangan, seperti masalah akses, terutama di wilayah 3T, kebiasaan masyarakat, terhentinya kegiatan Posyandu selama masa pandemi, serta belum sinkronnya data yang ada di lapangan,” pungkas Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Barat. (dib/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gila! Di Sintang Premium Sulit Didapat

    Gila! Di Sintang Premium Sulit Didapat

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar –  Ketika hendak mengisi bahan bakar kendaraan bermotor, para pengendara di Kabupaten Sintang selalu mendapati tulisan “Premium Habis” atau “Premium Kosong” di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). “Susah untuk mendapatkan premium. Tadi saya keliling di dua SPBU. Semua kosong. Sudah lama kondisi seperti ini,” kesal Tunus, salah seorang warga Sintang, Kamis (2/11). Baca: […]

  • Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    Astaga, Puluhan Karung Bangkai Babi Dibuang di Parit

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Mempawah dihebohkan dengan aksi pencemaran lingkungan. Sedikitnya 30 karung bangkai babi dibuang di sebuah parit di pinggir Jalan Mempawah-Anjungan Dalam. Pihak desa setempat sedang mencari pelaku pembuangan bangkai babi itu. “Ada kurang lebih 30-an karung berisi bangkai babi dibuang oknum tidak bertanggungjwab di parit yang terletak di […]

  • Gali Potensi Generasi Muda untuk Kemajuan Bumi Senentang

    Gali Potensi Generasi Muda untuk Kemajuan Bumi Senentang

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang melalui dinas terkait diminta untuk bisa membantu pengembangan potensi para generasi muda yang ada di wilayah Bumi Senentang ini. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas mengatakan, pengembangan potensi ini dimaksudkan untuk memberikan ruang gerak yang lebih bagi para generasi muda untuk berkarya dan memberikan sumbangsihnya […]

  • Sotong Pangkong Pikat Wisatawan Penikmat Kuliner

    Sotong Pangkong Pikat Wisatawan Penikmat Kuliner

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sotong pangkong menjadi jajanan khas yang banyak dicari penikmat kuliner setiap bulan Ramadan di Kota Pontianak. Sotong pangkong adalah cumi kering yang dibakar dan dipipihkan menggunakan palu. Sotong pangkong disajikan dengan sambal agar terasa nikmat. Untuk menikmati kudapan khas bulan Ramadan di kota berjuluk Khatulistiwa ini bisa ditemukan di sepanjang Jalan Merdeka Kecamatan […]

  • Tidak Ada Ruang untuk WPR

    Tidak Ada Ruang untuk WPR

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mencari solusi terkait permasalahan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Komisi A DPRD Sintang mendatangi Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalbar, Selasa (24/4) lalu. Namun yang didapat para Wakil Rakyat Bumi Senentang itu tidak menggembirakan. Lantaran ESDM Kalbar menyatakan, tidak ada ruang untuk Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi PETI, baik […]

  • Edi Minta Lurah dan Camat Awasi Wilayahnya dari Karhutla

    Edi Minta Lurah dan Camat Awasi Wilayahnya dari Karhutla

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Sepakat 2 Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (3/8/2021) kemarin, menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta jajaran lurah dan camat untuk selalu mewaspadai agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. “Saya minta para lurah dan camat untuk […]

expand_less