Breaking News
light_mode

Kompak, Warna-warni Baju Adat Meriahkan Hari Jadi Mempawah ke-63

  • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ada pemandangan berbeda di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mempawah hari ini, Senin (4/7/2022). Ya, tentu saja.

Karena khusus hari ini, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah tak lagi berpakaian seragam resmi, melainkan mengenakan busana adat dan budaya dari berbagai khas daerah sebagai simbol “Bhinneka Tunggal Ika”.

Warna-warni pakaian adat dan budaya dari berbagai khas daerah yang kompak dikenakan para ASN itu mewarnai kegiatan ramah tamah, syukuran dan doa bersama pada peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-63 Kabupaten Mempawah yang berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan mengajak Pemerintah Kabupaten Mempawah dan masyarakatnya untuk tetap kompak dan mengedepankan musyawarah mufakat dalam berdiskusi.

“Kalau kita sudah kompak, pastinya akan lebih mudah dalam membangun daerah, dan kemajuan bagi Kabupaten Mempawah dapat diraih dengan maksimal, sehingga kesejahteraan masyarakat juga dapat terwujud,” ujarnya seraya berdoa agar keberkahan selalu tercurah bagi Kabupaten Mempawah dan seluruh masyarakatnya.

Di kesempatan itu juga, Bupati Mempawah, Hj Erlina mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh jajaran, masyarakat serta dukungan dari daerah lainnya dalam sinergitas membangun daerah.

Olehkarenanya, orang nomor satu di Bumi Galaherang ini mengajak rakyatnya agar tetap semangat kebersamaan dan kekompakan.

“Kami berharap kebersamaan dan kekompakan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mempawah ini,” ucap Bupati Erlina.

Kegiatan ramah tamah tersebut ditutup dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati Mempawah serta Sekretaris Daerah kepada Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan, tokoh masyarakat Rubiyanto, dan Daeng Syarifudin serta Dandim 1201/ Mph.

Dalam suasana santai penuh keakraban, juga diserahkan bingkisan kepada para pemenang lomba kostum adat terbaik.

Juara pertama, Ami Febriyanto mengenakan pakaian adat Papua. Kedua, Azwan Gazali dengan pakaian adat Kupang. Ketiga, Nurmala dengan pakaian adat Bengkulu. Keempat, Ferdinanda pakaian adat Dayak. Kelima, Yet Ellyana dengan pakaian adat Padang. Keenam, Raja Fajar dengan pakaian adat Bugis. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS Harus jadi Teladan Masyarakat

    PNS Harus jadi Teladan Masyarakat

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 388 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak diambil sumpahnya oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Pengambilan sumpah yang merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS ini dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota, Rabu (13/7/2022). “Pada saat proses jadi CPNS, […]

  • Jempol dah Buat Festival Film Kalbar

    Jempol dah Buat Festival Film Kalbar

    • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Festival Film Kalimantan Barat yang digelar Komunitas Film Sintang (Kofsi) di Indoor Apang Semangai Kabupaten Sintang, Sabtu (5/5) bertabur like dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Anggota DPRD Sintang, Hardoyo. Legislator PKPI ini mengaku bangga dengan kreativitas generasi muda Kalbar, khususnya Kabupaten Sintang yang mampu menggelar fertival film yang membanggakan tersebut. “Festival tersebut menunjukkan ada […]

  • Pempus Gelontorkan Rp55 Miliar untuk Pelebaran dan Pemeliharaan Jalan di Mempawah

    Pempus Gelontorkan Rp55 Miliar untuk Pelebaran dan Pemeliharaan Jalan di Mempawah

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) menggelontorkan anggaran tahun 2020 sebanyak Rp 55 miliar. Pagu dana berasal APBN itu guna menangani pelebaran dan pemeliharaan ruas jalan di Kabupaten Mempawah. Khusus untuk pelebaran jalan dimulai dari Tugu Tani – Raden Kusno – Makam Pahlawan. “Ini ruas khusus untuk pelebaran. Untuk pemiliharan ada titik – titik tertentu, saya […]

  • Datang ke Mempawah, Presiden RI Dijadwalkan Tancap Tiang Pertama

    Datang ke Mempawah, Presiden RI Dijadwalkan Tancap Tiang Pertama

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar- Presiden Joko Widodo direncanakan akan berkunjung di Kabupaten Mempawah pada September 2017. Kedatangan orang nomor satu di Republik Indonesia itu pun tidak lain dalam rangka melakukan penancapan tiang pertama pada pembangunan pelabuhan skala Internasional Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit. Untuk menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Pemeerintah Kabupaten Mempawah pun hingga saat ini […]

  • Antisipasi Tindak Pidana 3C, Polsek Sepauk Imbau Warga Selalu Waspada

    Antisipasi Tindak Pidana 3C, Polsek Sepauk Imbau Warga Selalu Waspada

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Sektor (Polsek) Sepauk  melaksanakan patroli cipta kondisi (Cipkon) untuk mencegah terjadinya tindak pidana curas, curat dan curanmor. Sasaranya adalah, dengan menyusuri pemukiman penduduk serta obyek vital seperti terminal ATM Bank BRI dan Bank Kalbar di Simpang Manis Raya,  Sabtu (12/1/2019). Patroli Cipkon itupun dipimpin langsung oleh Kanit Binmas dan Kanit Reskrim Polsek […]

  • Ingat! 55 Relawan Demokrasi Wajib Patuhi Kode Etik

    Ingat! 55 Relawan Demokrasi Wajib Patuhi Kode Etik

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang, Hazizah mengingatkan 55 relawan demokrasi untuk Pemilu 2019 wajib mematuhi kode etik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Dalam Petunjuk Pelaksanaan Program Relawan Demokrasi untuk Pemilu 2019,  Hazizah menyebutkan relawan demokrasi wajib mematuhi kode etik yang sudah ditetapkan. Berikut kode etik yang wajib dipatuhi 55 Relasi Kabupaten Sintang: […]

expand_less