Breaking News
light_mode

Optimalkan JKN Sampai 98 Persen

  • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pontianak telah mencapai 71,33 persen jika dihitung dari seluruh jumlah penduduk Kota Pontianak. Dari jumlah tersebut, distribusi JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kemudian dibagi ke beberapa segmentasi.

“Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 280.559 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) 115.116 jiwa, Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN 110.770 jiwa, PBI APBD 192.761 jiwa serta yang Bukan Pekerja (BP) 16.320 jiwa,” terang Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, pada agenda Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN, Senin (21/3/2022) di Aula Rohanna Muthalib.

Menimbang kepada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-24, cakupan peserta JKN di tiap wilayah pada 2024 nanti sudah harus mencapai 98 persen dari total penduduk.

“Dari data di atas, kita masih butuh 19 persen untuk mencapai target 90 persen di tahun 2022 nanti,” ungkapnya.

Trisna menyebut, Pemkot Pontianak lewat Dinas Sosial (Dinsos) akan segera melakukan percepatan pemutakhiran data hasil verifikasi dan validasi untuk penetapan dan perubahan data PBI JKN secara berkala melalui sistem informasi yang terintegrasi. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kementerian Sosial (Kemensos), tercatat 172.244 jiwa yang memenuhi syarat penerima bantuan di Kota Pontianak. Namun, oleh Pemerintah Pusat, terdapat 110.077 jiwa yang ditanggung. Untuk itu, Pemkot Pontianak berupaya untuk mendorong pengajuan sebesar 62.167 jiwa agar dapat ditanggung oleh PBI APBN ini.

“Agar jumlah kepesertaannya dapat ditingkatkan, khusus untuk PBI APBD, yang sumbernya dari APBD Daerah, Pemkot Pontianak secara bertahap mengejar ketertinggalan capaian. Tentunya akan disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan Pemkot Pontianak,” papar dia.

Dia berharap, kepada Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, untuk memastikan peserta program JKN mendapat akses pelayanan kesehatan yang berkualitas. “Juga mengoptimalkan jaminan yang memprioritaskan pelayanan promotif dan preventif perorangan dalam manfaat program JKN sesuai kebijakan yang ditetapkan,” tutupnya. (kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeffray Minta Pemkab Selesaikan Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah

    Jeffray Minta Pemkab Selesaikan Pembangunan Rumah Betang Tampun Juah

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward meminta pemerintah segera mungkin menyelesaikan pembangunan Rumah Betang Tampun Juah. “Pemerintah perlu cepat menyelesaikan proses pembangunannya. Karena, selama ini kegiatan DAD Kabupaten Sintang yang rutin diadakan setiap tahun sekali, yakni ‘Gawai’. Selalu dilaksanakan di Stadion Baning Sintang,” kata Jeffray Edward kepada sejumlah awak media, di Warung Kopi […]

  • Safari Ramadan jadi Momentum Wabup Sintang Sampaikan Kondisi Keuangan Daerah

    Safari Ramadan jadi Momentum Wabup Sintang Sampaikan Kondisi Keuangan Daerah

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan anggaran Pemerintah Kabupaten Sintang telah dua tahun berturut-turut mengalami pemangkasan dari pemerintah pusat, sehingga berdampak pada pelaksanaan pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Jami’ Al-Huda, Desa Merarai Dua, Kecamatan Sungai Tebelian, Rabu (25/2/2026). “Anggaran Pemkab Sintang sudah dua tahun berturut-turut dikurangi oleh pemerintah […]

  • DLH Apresiasi Aksi Ribuan Warga Bersihkan Sampah Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
    OPD

    DLH Apresiasi Aksi Ribuan Warga Bersihkan Sampah Plastik di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada ribuan warga yang berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih sampah plastik dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kamis (5/6/2025). Aksi ini berlangsung serentak di berbagai titik Kecamatan Sintang, melibatkan sekolah, instansi pemerintah, hingga komunitas masyarakat. Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang, […]

  • Puluhan BTS di Kawasan Perbatasan Tak Berfungsi
    OPD

    Puluhan BTS di Kawasan Perbatasan Tak Berfungsi

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puluhan base transceiver station (BTS) di Kecamatan Ketungau Tengah dan Kecamatan Ketungau Hulu tidak berfungsi. Berdasarkan data Badan Pengelola Perbatasan (BPP) Kabupaten Sintang, ada 6 desa di Kecamatan Ketungau Tengah base transceiver station (BTS) yang berfungsi. Sementara, base transceiver station (BTS)-nya ada tetapi tidak berfungsi ada 17 desa. Sedangkan yang tidak ada base […]

  • BPH Migas Minta PLN Ganti Bahan Bakar BBM dengan Gas

    BPH Migas Minta PLN Ganti Bahan Bakar BBM dengan Gas

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak tiga tahun terakhir Provinsi Kalimantan Barat PT PLN (Persero) membeli listrik dari Malaysia sebesar 170 Mega Watt dengan harga sebesar Rp. 1.050/kwh. Kondisi ini membuat harga listrik menjadi mahal dan tidak kompetitif. Wacana Pembangunan Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan disambut baik dari berbagai pihak, tidak hanya Pemerintah Provinsi Kalbar, bahkan Pemerintah Kabupaten Mempawah […]

  • Berikut Jadwal dan Lokasi OP Gas Melon di 9 Kecamatan Mempawah

    Berikut Jadwal dan Lokasi OP Gas Melon di 9 Kecamatan Mempawah

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mulai Besok, Rabu (29/7/2020), Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar operasi pasar (OP) di 9 kecamatan. Hal itu dilakukan guna mencegah kelangkaan gas melon di pasaran. “Operasi pasar ini dilaksanakan dalam rangka upaya ketersediaan LPG 3 kilogram untuk rumah tangga dan usaha mikro. Operasi pasar kita gelar serentak di 9 kecamatan selama tiga hari, yakni […]

expand_less