Breaking News
light_mode

Menteri Sandi Cicipi Kopi Susu Asiang

  • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Warung kopi (warkop) seakan menjadi bagian dari denyut nadi Kota Pontianak. Hampir di setiap sudut kota terdapat warkop yang menjadi tempat pengunjung untuk sekadar menyeruput kopi ditemani camilan. Tak terkecuali Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menyempatkan diri menikmati secangkir kopi susu di Warkop Asiang saat kunjungannya di Kota Pontianak, Kamis (10/3/2022).

Ditemani Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harrison, Sandi, sapaan akrab Menparekraf, juga mencicipi telur setengah matang dan kue-kue di Warkop Asiang Jalan Merapi Pontianak.

Sandi mengatakan sektor kuliner merupakan bagian dari ekonomi kreatif (ekraf) termasuk keberadaan warkop-warkop yang ada di Kota Pontianak. Kehadiran warkop yang menjamur di Pontianak dinilainya sebagai wujud kebangkitan ekraf.

“Saya berharap keberadaan kuliner ini membangkitkan ekraf sebagai peluang usaha membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno yang dinilainya sebagai penyemangat bangkitnya ekraf di Pontianak setelah sekian lama dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

“Terima kasih pak menteri yang sudah hadir di Pontianak. Tentu kedepan kita terus memberikan semangat bagi warga kota khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk terus bangkit,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak mulai menggeliat dengan menjamurnya usaha-usaha kuliner termasuk warkop-warkop. Kehadiran berbagai jenis usaha kuliner memberikan banyak pilihan bagi masyarakat penikmat kuliner. Menurutnya, saat ini usaha kuliner menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena banyaknya penikmat kuliner, baik dari warga lokal maupun pendatang dari luar yang berkunjung ke Pontianak.

“Kalau saya melihat tempat usaha yang lagi digandrungi masyarakat adalah usaha kuliner,” sebutnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap bergerak. Untuk itu pihaknya gencar melaksanakan program vaksinasi dengan harapan pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak dapat pulih kembali di tahun 2022 ini.

“Mudah-mudahan ini jadi kebangkitan bagi pelaku ekraf dan UMkM di era setelah pandemi,” tutupnya. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibadah Kurban Tingkatkan Kepedulian Membantu Sesama

    Ibadah Kurban Tingkatkan Kepedulian Membantu Sesama

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan jamaah Salat Idul Adha 1443 Hijriyah memenuhi lapangan di Jalan Rahadi Usman depan Kantor Wali Kota Pontianak, Minggu (10/7/2022). Pelaksanaan Salat Idul Adha berjalan khidmat dan tertib. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, momentum Hari Raya Idul Adha hendaknya dimaknai dengan meneladani sifat dan keimanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam […]

  • Dorong Percepatan Sertifikat Aset Daerah

    Dorong Percepatan Sertifikat Aset Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, H Ismail memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Persertifikatan Aset Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah di Balai Junjung Titah, Jumat (27/1/2023). Turut hadir Kepala Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Mempawah, Wendi Isnawan, Kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Mempawah serta pihak terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail menyebutkan fokus pada rapat […]

  • 60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II
    OPD

    60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat menyebut bahwa pencairan dana desa (DD) sudah memasuki tahap II. “Jadi dari 391 desa, sudah lebih dari 60 persen atau hampir 200-an lebih desa yang sudah mengajukan pencarian dana desa tahap II,” ungkap Syarif Yasser Arafat kepada Lensakalbar.co.id ketika ditemui […]

  • Distanbun Genjot Penerbitan STDP Pekebun Lewat Dana DBH Sawit
    OPD

    Distanbun Genjot Penerbitan STDP Pekebun Lewat Dana DBH Sawit

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang menyatakan kesiapannya dalam melakukan pendataan terhadap pekebun kelapa sawit yang belum memiliki Surat Tanda Daftar Pekebun (STDP), dengan menggunakan dana dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit. Kegiatan ini akan mencakup pendataan baik secara manual maupun elektronik, sebagai bagian dari rencana aksi daerah dan penguatan tata kelola […]

  • Lagi, PKK dan PMI Mempawah Salurkan Bantuan Korban Banjir

    Lagi, PKK dan PMI Mempawah Salurkan Bantuan Korban Banjir

    • calendar_month Sel, 5 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mempawah terus melakukan penanganan terhadap korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mempawah. Kali ini, Selasa (5/12), TP PKK dan PMI Kabupaten Mempawah menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Ketua TP PKK dan PMI Kabupaten Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan mengatakan, Desa Pasir merupakan salah […]

  • Sebab Kalbar Tak Akan Gelar STQ Nasional

    Sebab Kalbar Tak Akan Gelar STQ Nasional

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kalimnatan Barat (Kalbar) dipastikan tidak akan lagi melaksanakan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) untuk tingkat Nasional. Hal inipun ditegaskan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalbar, Andi Musa pada pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Mempawah ke XXXII di Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit, Sabtu (10/7/2021). “Kalau dulunya selang seling kita laksanakan, misalnya tahun ini STQ […]

expand_less