Breaking News
light_mode

Midji Minta Developer Prioritaskan Kualitas Bangunan

  • calendar_month Jum, 24 Nov 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta para developer atau pengembang perumahan dapat memprioritaskan kualitas bangunan rumah bagi MBR.

“Memang untuk masyarakat menengah ke bawah tetapi bukan berarti asal bangun saja, apalagi kalau di lahan gambut,” ujarnya saat membuka Pameran Property Icon 2017 di Pontianak Convention Center (PCC), kemarin.

Peringatan tersebut bukan tanpa alasan, Sutarmidji mengaku pernah melihat langsung bagaimana buruknya kualitas rumah yang dibangun untuk masyarakat menengah ke bawah.

Dia pun menceritakan, satu kejadian ketika meninjau rumah seorang warga di Pontianak Utara. Rumah itu merupakan komplek perumahan yang diperoleh warga tersebut sebagai hadiah saat mengikuti sebuah lomba. Namun rumah yang ditempatinya itu belum lama sudah mengalami beberapa kerusakan sehingga pihaknya membantu warga itu untuk memperbaikinya supaya bisa ditempati.

“Kenapa, ketika saya meninjau rumahnya, lantai keramiknya baru diinjak-injak saja sudah lepas,” ungkap Sutarmidji.

Selain kualitas bangunan, orang nomor satu di Kota Pontianak ini juga meminta para pengembang untuk memprioritaskan penataan lingkungan perumahan, seperti saluran, jalan dan sebagainya.

Sutarmidji menegaskan tidak akan memberi bantuan perbaikan jalan lingkungan sebelum perumahan tersebut ditempati paling kurang lima tahun.

“Kita tidak akan bantu sebelum lima tahun sejak jalan itu dibangun. Ini supaya para developer membangun jalan lingkungan di perumahan dengan kualitas yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemkot Pontianak, tidak akan mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) asli apabila hak-hak dari konsumen belum dipenuhi oleh developer.

Dia mencontohkan, ada developer mengajukan izin untuk membangun 170 unit rumah. Namun pada kenyataannya yang dibangun sebanyak 172 unit rumah. Setelah ditelusuri, bangunan tambahan itu ternyata menggunakan lahan fasilitas sosial yang seharusnya menjadi kewajiban developer untuk menyediakannya.

“Makanya kita tidak keluarkan IMB aslinya sebab developer tersebut sudah menyalahi dari IMB, kebanyakan seperti itu,” pungkasnya. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Minta Pemerintah Tegur Perusahaan yang Bayar Pekerja Tak Sesuai UMK

    Dewan Minta Pemerintah Tegur Perusahaan yang Bayar Pekerja Tak Sesuai UMK

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman mengingatkan para investor dapat mematuhi peraturan atau regulasi, baik peraturan daerah maupun perundangan-undangan soal kesejahteraan para pekerja. Mengingat juga masih adanya investor atau perusahaan yang pemberi kerja yang tidak mematuhi aturan undang-undang atau tidak mengikuti soal standar terkait upah minimum kerja (UMK). “Jadi, […]

  • Lokakarya Kinerja TPPS Sintang
    OPD

    Lokakarya Kinerja TPPS Sintang

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang bekerjasama dengan USAID Erat menyelenggarakan Lokakarya Finalisasi Penyusunan Mekanisme dan Instrumen Evaluasi Kinerja TPPS Kabupaten Sintang di Hermes Sky Hotel My Home, Selasa (17/10/2023). Lokakarya dibuka oleh Staf Ahli Bupati Sintang bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan Selimin. Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga […]

  • Desa Pak Laheng Salurkan BLT untuk 150 Penerima

    Desa Pak Laheng Salurkan BLT untuk 150 Penerima

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Desa di Kabupaten Mempawah mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT). Bantuan yang bersumber dari dana desa tersebut, sebagai jaring pengaman sosial dalam menghadapi pandemi Covid-19. Desa yang membagikan BLT, Selasa (19/5/2020), antara lain Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho. Desa itu, ada 150 orang penerima BLT dana desa. “Penyerahan BLT DD di Desa Pak […]

  • Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Inpres, Jarot Pastikan Permudah Urus IMB Korban

    Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Inpres, Jarot Pastikan Permudah Urus IMB Korban

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto meninjau lokasi 3 ruko yang mengalami musibah kebakaran di kawasan Pasar Inpres, Rabu (28/4/2021) pagi. Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Selasa malam 27 April 2021 sekitar pukul 22.15 WIB. Akibat dari musibah tersebut salah satu pemilik ruko yang terbakar mengalami luka bakar sekitar 55 […]

  • Pemuda Harus Punya Bekal Berorganisasi

    Pemuda Harus Punya Bekal Berorganisasi

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak pemuda untuk memahami persoalan di lingkungan masing-masing dan juga persoalan tingkat kota. Dengan memahami persoalan di daerah, kontribusi pemuda akan efektif dan tepat sasaran. “Supaya geraknya terarah. Banyak anak muda yang diberkahi kecerdasan, namun karena tidak mau memahami persoalan sekitarnya, solusinya jadi tidak tepat arah,” terangnya […]

  • Mempawah Perkuat Jaminan Sosial, 47 Agen PERISAI Diterjunkan Lindungi Pekerja Informal

    Mempawah Perkuat Jaminan Sosial, 47 Agen PERISAI Diterjunkan Lindungi Pekerja Informal

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah memperkuat jaring pengaman sosial bagi pekerja, khususnya sektor informal, dengan menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak sekaligus mengukuhkan 47 Agen Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (PERISAI) di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa (24/2/2026). Langkah ini menjadi strategi konkret Pemkab Mempawah memperluas kepesertaan jaminan sosial bagi nelayan, […]

expand_less