Breaking News
light_mode

Bupati Mempawah Intruksikan OPD yang Berikan Layanan Publik Wajib Vaksin

  • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menegaskan, dirinya telah mengintruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Mempawah yang memberikan layanan administrasi memberlakukan syarat wajib vaksin. Kebijakan itu merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19.

“Seluruh kegiatan pelayanan administrasi yang dilakukan OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah telah diberlakukan persyaratan wajib vaksin. Setiap masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan harus menunjukan kartu vaksin,” ungkap Erlina saat memimpin rapat percepatan program vaksinasi Covid-19 bersama jajaran perusahaan di Kabupaten Mempawah di Aula Kantor Bupati Mempawah, kemarin.

Menurut Bupati Erlina, kebijakan wajib vaksin tersebut menindaklanjuti peraturan yang diterbitkan Presiden RI, Joko Widodo berkaitan dengan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di masyarakat. Yakni, Perpres nomor 11 tahun 2020 dan Perpres nomor 14 tahun 2021.

“Karenanya, kami menghimbau seluruh elemen masyarakat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena, tujuan program vaksinasi ini semata-mata untuk meningkatkan daya tahan dan kesehatan masyarakat dari ancaman virus corona,” katanya.

Bahkan, sambung Bupati Erlina, pemerintah telah menetapkan sanksi bagi masyarakat yang menolak vaksin. Sebagaimana telah ditetapkan dalam pasal 13B yakni setiap orang yang telah ditetapkan menjadi sasaran vaksin Covid-19 tapi tidak melaksanakan vaksin dan menyebabkan terhalangnya penanganan penyebaran Covid-19.

“Selain dikenakan sanksi sebagaimana ketentuan pasal 13A ayat 4 maka dikenakan sanksi sebagaimana ketentuan UU wabah penyakit menular. Yakni, sanksi adminstratif berupa penundaan atau penghentian bantuan sosial (bansos), lalu penghentian layanan administrasi pemerintah,” bebernya.

Meski demikian, kata Bupati Erlina, pemerintah juga memberikan pengecualian bagi sekelompok masyarakat yang tidak dapat menerima vaksin akibat alasan tertentu. Misalnya masyarakat yang memiliki riwayat penyakit bawaan sehingga tidak dapat diberikan vaksin.

“Jika memang masyarakat sasaran vaksin mengalami situasi tertentu misalnya ada penyakit bawaan hingga terhalangnya kegiatan vaksin diberikan toleransi dengan catatan menunjukan dapat menunjukan surat sakit yang dikeluarkan oleh puskesmas atau rumah sakit setempat,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan SPPG, Bupati Bala: Satu Dapur Gizi Layani 1.000 Anak

    Resmikan SPPG, Bupati Bala: Satu Dapur Gizi Layani 1.000 Anak

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Sumber Gizi Sempurna di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Kamis (29/1/2026). Peresmian ini memperkuat pelaksanaan Program Nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sintang. Bupati Bala menyambut baik bertambahnya satu dapur gizi baru yang mampu melayani sedikitnya 1.000 anak. […]

  • Peduli dan Tanggungjawab, Hotel My Home Rutin Salurkan CSR ke Panti Asuhan

    Peduli dan Tanggungjawab, Hotel My Home Rutin Salurkan CSR ke Panti Asuhan

    • calendar_month Jum, 1 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai wujud kepedulian dan rasa tanggungjawabnya, Hotel My Home Sintang secara rutin menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga disekitar wilayah kerjanya. Setakat ini, investasi yang bergerak di bidang perhotelan itu, telah mengunjungi enam panti asuhan dan Masjid Al-Amin Sintang. Lima panti asuhan yang dikunjungi Hotel My Home Sintang, meliputi: Panti Asuhan […]

  • Perayaan Imlek 2570, Tekad Menjaga Kerukunan Umat Beragama

    Perayaan Imlek 2570, Tekad Menjaga Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sen, 4 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman meminta semua warga Tionghoa dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sintang dapat terus menjaga keakraban dan kerukunan antar umat beragama. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri perayaan malam tahun baru Imlek 2570 di Kelenteng Kuan Ti, Jalan Masukan Pantai, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Senin (4/2/2019) malam. Menurutnya, perbedaan suku, […]

  • Ibaratkan Suami Istri, Wabup Minta BPD ABDESI dan APDESI Tetap Kompak!

    Ibaratkan Suami Istri, Wabup Minta BPD ABDESI dan APDESI Tetap Kompak!

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi berharap Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (BPD ABPEDSI), Kabupaten Mempawah dapat melaksanakan program-program organisasi yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Ihwal tersebut disampaikan Wabup Mempawah saat mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (DPD ABPEDSI), Kabupaten Mempawah, di Mempawah Convention […]

  • Upaya Pemkab Mempawah Menjaga Kesehatan, Keselamatan dan Ekonomi Rakyatnya di Tengah Pandemi Covid-19

    Upaya Pemkab Mempawah Menjaga Kesehatan, Keselamatan dan Ekonomi Rakyatnya di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di setiap kegiatan dan kunjungan kerjanya, baik di tingkat kecamatan dan desa, Bupati Mempawah Hj Erlina selalu menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan rakyat merupakan hal utama yang diupayakan pemerintah di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Tak hanya mengupayakan penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19, pemerintah juga fokus memperhatikan jaminan ekonomi bagi masyarakat yang […]

  • Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    Tak Diperhatikan, Taman Entuyut Sintang Mati Suri

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Taman Entuyut, Sintang kini kian meredup, mati suri. Kunjungan masyarakat pun semakin drop. Selain dinilai kurang menarik, taman tersebut juga kurang diperhatikan. Pemerintah pun diharapkan segera mengambil langkah agar taman yang dibangun itu dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. “Waktu pertama jadi dibangun taman itu ramai dan banyak aktifitasnya. Tapi sekarang sudah sepi dan mati […]

expand_less