Breaking News
light_mode

Unjuk Rasa Ratusan Pekerja PT KKJ Berakhir Damai, Berikut 6 Poin Kesepakatannya…

  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Unjuk rasa ratusan karyawan PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Kantor Bupati Mempawah, Senin (20/9/2021) membuahkan kesepakatan bersama. Hasil mediasi antara manajemen dan perwakilan karyawan dibacakan Wakilm Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi di hadapan peserta aksi.

Ada enam poin kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Direktur Operasional PT KKJ, Hendri Tani dan Karyawan Divisi MP PT KKJ, Maswandi sekaligus mewakili 800 karyawan lainnya.

“Setelah melalui diskusi yang panjang maka tercapai kesepakatan antaran perusahaan dengan Disperindagnaker dan karyawan PT KKJ,” kata Wabup Mempawah.

Berdasarkan UU Nomor 02/2004 pasal 13 ayat (1) telah tercapai kesepakatan penyelesaian perselisihan hubungan industirial antara PT KKJ dengan karyawannya.

“Pertama, kedua pihak sepakat selama bahan baku kelapa tidak ada dan bagian divisi MP terpaksa off maka kelapa putih tidak diperbolehkan masuk. Kemudian, divisi lain juga di off-kan terkecuali divisi boiler dan UHT,” sebut Wabup.

Kedua, lanjut Wabup, perusahaan berkomitmen sejak tanggal 4 Oktober 2021 maka karyawan akan dipekerjakan selama delapan hari kerja dalam satu periode penggajian dan secara bertahap dinaikan hari kerja maksimal selama 12 hari jika operasinal sudah normal.

“Ketiga, apabila kondisi perusahaan mengalami kendala operasional baik disebabkan mesin rusak atau lainnya, kecuali bahan baku yang tidak dapat dihindari sehingga pekerja tidak dipekerjakan. Maka, perusahaan besedia membayar upah tunggu sebesar 50 persen dari gaji pokok,” ungkap Wabup.

Keempat, perusahaan bersedia menyediakan fasilitas kesehatan kerja secara bertahap. Poin lima, imbuh Wabup, karyawan sepakat melaksanakan peraturan perusahaan sepanjang tidak melanggar UU yang berlaku.

“Jika karyawan melakukan pelanggaran maka siap menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku. Keenam, dengan disepakatinya perjanjian ini maka kedua pihak akan melaksanakan dengan penuh tanggungjawab,” pungkas Wabup. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Bangga UKK Imigrasi Berdiri di Mempawah

    Bupati Erlina Bangga UKK Imigrasi Berdiri di Mempawah

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengatakan diresmikannya Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kelas I TPI Pontianak di Kabupaten Mempawah menjadi catatan sejarah dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sebab, Mempawah merupakan satu-satunya daerah di Kalimantan Barat yang memiliki UKK. “Dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, saat ini keberadaan UKK hanya ada di Kabupaten Mempawah. […]

  • Wabup Melkianus Lantik 30 Pejabat Struktural dan 3 Fungsional

    Wabup Melkianus Lantik 30 Pejabat Struktural dan 3 Fungsional

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus melantik 33 orang pejabat struktural dan pejabat fungsional di Pendopo Bupati Sintang, Jumat (20/1/2023). Turut hadir pada Pengukuhan dan Pelantikan serta Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2023 tersebut, Bupati Sintang, Jarot Winarno, Sekda Sintang, Yosepha Hasnah, para Staf Ahli Bupati, […]

  • Lokasi Bersejarah Terendam Banjir, Pemerintah Harus Berikan Solusi!

    Lokasi Bersejarah Terendam Banjir, Pemerintah Harus Berikan Solusi!

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –   Akses jalan utama menuju lokasi bersejarah di Kabupaten Sintang terendam banjir. Ketinggian debit air sudah mencapai 50 meter hingga 1 meter.  Pemerintah Kabupaten Sintang diminta segera hadir.  Setidaknya mencarikan solusi. “Di depan Puskesmas Dara Juanti dan Masjid Jami’ Sultan Nata, dan Istana Al Mukarrammah juga banjir,” kata Ketua Umum DPW  Masyarakat Adat Nusantara […]

  • Dihantam Banjir, Warga Khawatir Biaya Ekonomi Tinggi

    Dihantam Banjir, Warga Khawatir Biaya Ekonomi Tinggi

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Debit air di aliran anak Sungai Kapuas mulai meningkat drastis. Pasalnya sejumlah ruas jalan di Desa Tanjung Ria Kecamatan Sepauk mulai tergenang air. Melihat kondisi itu, masyarakat setempat mulai khawatir. Sebab, jika debit air semakin hari semakin meningkat maka ruas jalan di Desa Tanjung Ria akan tegenang air. “Kalau sudah banjir besar mobilitas […]

  • Cegah Karhutla, Tim Gabungan Rutin Pantau Titik Api

    Cegah Karhutla, Tim Gabungan Rutin Pantau Titik Api

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, termasuk membakar sampah. Hal tersebut mengingat cuaca panas yang mendominasi akhir-akhir ini. “Kita juga berharap kepada pemerintah provinsi untuk mengingatkan daerah lain, yang memiliki hutan luas, agar tidak melakukan pembakaran terutama saat pembukaan lahan pertanian karena akan berdampak juga terhadap Kota […]

  • Festival Literasi 2025 Berakhir, Wabup Juli: Semangat Literasi Tidak Boleh Padam!

    Festival Literasi 2025 Berakhir, Wabup Juli: Semangat Literasi Tidak Boleh Padam!

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan bahwa gerakan literasi di Kabupaten Mempawah tidak boleh berhenti meski gelaran Festival Literasi 2025 resmi ditutup pada Sabtu (15/11/2025) malam. Penegasan itu disampaikannya saat menutup kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mempawah. Dalam sambutannya, Wabup Juli menyatakan bahwa festival ini bukan ajang […]

expand_less