Breaking News
light_mode

Smelter Sungai Kunyit Telan Anggaran USD 831,5 Juta

  • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengungkapkan realisasi Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan smelter di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit merupakan kerjasama PT Aneka Tambang (Antam) dan Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Pembangunan tersebut menelan anggaran sebesar USD 831,5 juta. “Pembangunan smelter PT BAI ini adalah hasil kerjasama antara PT Antam dengan Inalum. Dengan konsorsium PT PP dan Chalieco. Saat ini sudah dimulai beberapa tahap pembangunan dilapangan,” kata Bupati Erlina saat mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR-RI, Kamis (17/6/2021).

Bupati Erlina memaparkan, beberapa tahapan yang telah dikerjakan seperti pembebasan lahan yang mencapai sekitar 97 persen. Sedangkan realisasi pembangunan fisik smelter baru mencapai sekitar 14 persen.

“Mudah-mudahan proses pembangunan terus berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa selesai tepat waktu sesuai perencanaan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam pelaksanaan PSN Smelter di Desa Bukit Batu,” harapnya.

Bupati Erlina berharap PSN smelter tersebut memberikan dampak positif untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah dimasa mendatang. Terutama membawa perubahan atas kemajuan perekonomian lokal yang semakin baik nantinya.

“Kita juga berharap smelter nantinya akan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Sehingga dampaknya akan mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Erlina mendorong agar kehadiran Komisi VII DPR-RI tersebut dapat memberikan dorongan yang lebih kuat untuk percepatan pembangunan smelter di Desa Bukit Batu. Agar, pembangunan tersebut segera rampung dan beroperasional sebagaimana digadang-gadang pemerintah.

“Semoga kehadiran Komisi VII DPR-RI dapat memberikan dukungan dan rekomenasi guna percepatan pembangunan smelter ini. Dan mudah-mudahan secepatnya smelter tersebut bisa beroperasional dan berproduksi,” pungkasnya.

Kunjungan kerja spesifik tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi VII, Sugeng Suparwoto beserta rombongannya seperti Maman Abdurahman, Katherine Oendoen, Mercy Chriesty Barends dan Ina Elisabeth Kobak. Kehadiran Komisi VII disambut Wakil Gubernur, H Ria Norsan, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH beserta jajaran OPD terkait dilingkungan Pemprov Kalbar dan Kabupaten Mempawah.

Turut hadir Dirut PT BAI, Dante Sinaga beserta ajarannya, Direktur Pembinaan Program Minerba, Sunindyo Suryo Herdadi, Kepala Dinas Perindag dan ESDM kalbar, Syarif Kamaruzzaman, GM UIW Kalbar, Johanes Avilla Ari Dartomo, Diresumkal PT PLN, Wiluyo Kusdwiharto dan lainnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UGM Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya

    UGM Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Rasau Jaya

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta bekerja sama dengan Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya, khususnya di Desa Rasau Jaya Satu dan Rasau Jaya Tiga Kecamatan Rasau Jaya. Sejak 30 Juni […]

  • Pemkab Sintang Pangkas Harga Sembako Rp32 Ribu per Paket

    Pemkab Sintang Pangkas Harga Sembako Rp32 Ribu per Paket

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ratusan warga menyerbu Operasi Pasar Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan 1447 H/2026 M di Pasar Masuka, Rabu (25/2/2026). Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala turun langsung membuka kegiatan tersebut dan memastikan paket sembako bersubsidi dijual jauh di bawah harga pasar sebagai langkah pengendalian inflasi daerah. Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, […]

  • Wagub Kalbar Kaget Lihat BB Narkoba dan Puluhan e-KTP Palsu

    Wagub Kalbar Kaget Lihat BB Narkoba dan Puluhan e-KTP Palsu

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan terkejut ketika melihat puluhan e-KTP diduga palsu yang berasal dari berbagai provinsi dan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 25,04 Kg tersimpan dengan rapi dihadapannya. Ihwal itupun dilihatnya saat Polda Kalbar menggelar press release dan pemusnahan barang bukti di RS Anton Soedjarwo, Selasa (9/7/2019). Dalam kesempatan itu juga, […]

  • Apresiasi Loka Karya di Bandara Tebelian
    OPD

    Apresiasi Loka Karya di Bandara Tebelian

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Tebelian Kabupaten Sintang,Karjito memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan padat karya yang dilaksanakan di Bandara Tebelian. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari pihak Bandara Tebelian dalam rangka membangun infrastruktur yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di kabupaten tersebut. Kegiatan padat karya di UPBU Kelas II Tebelian Sintang, di Gerbang Masuk Bandar Udara kelas […]

  • Nikodemus Dukung Pertumbuhan Sawit Mandiri

    Nikodemus Dukung Pertumbuhan Sawit Mandiri

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, masyarakat banyak mendirikan perkebunan kelapa sawit mandiri untuk meningkatkan taraf perkenomian masyarakat. “Kalau sawit sekarang banyak sawit mandiri ya. Artinya, minat masyarakat untuk perkebunan sawit semakin tinggi, apalagi kita melihat harga sawit ini cukup menggairahkan bagi dunia usaha, terutama petani-petani yang bergerak di sektor perkebunan sawit,” kata Nikodemus ketika ditemui Lensakalbar.co.id […]

  • Cegah Stunting dengan Program Sibincatin
    OPD

    Cegah Stunting dengan Program Sibincatin

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Angka stungting di Kabupaten Sintang pada 2023 ini memang sudah yang terendah di Kalimantan Barat yakni 18,7% dan ditargetkan tersisa 14% pada 2024 mendatang sesuai target secara nasional. Untuk mencapai target 14% tersebut, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang tidak hanya fokus pada 1.000 hari pertama kehidupan saja, namun […]

expand_less