Breaking News
light_mode
OPD

Vaksinasi Lansia di Sintang Baru Capai 2,2 Persen

  • calendar_month Jum, 21 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Vaksinasi terhadap lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Sintang baru mencapai 2,2 persen. Redahnya penyerapan vaksinasi ini dikarenakan minimnya stok vaksin yang tersedia di kabupaten itu.

“Untuk lansia kita baru 2,2 persen. Intinya kalau stok vaksin ada, persentase lansia yang divaksinasi juga besar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Jumat (21/5/2021).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, ungkap Sinto, ada 36.789 ribu lansia. “Lansia yang sudah divaksinasi ada 815 orang. Artinya, baru 2,2 persen program vaksinasi untuk lansia terlaksana di Kabupaten Sintang,” ungkapnya.

Adapun penyebab rendahnya persentase program vaksinasi untuk lansia di Kabupaten Sintang, kata Sinto, karena minimnya alokasi vaksin dari Pemerintah Provinsi Kalbar untuk Kabupaten Sintang.

“Saat ini saja, stok vaksin kita tinggal 100 dosis untuk vaksinasi dosis kedua lansia. Nah, kita begitu berharap Pemprov Kalbar dapat segera mungkin memenuhi kebutuhan vaksin kita, sehingga program vaksinasi nasional dapat tercapai sesuai waktu yang ditargetkan oleh pemerintah pusat,” kata Sinto.

Selain faktor terbatasnya jumlah dosis vaksin, ungkap Sinto, kontra indikasi lansia juga menjadi faktor lain rendahnya vaksinasi.

“Beberapa lansia juga ada memiliki kontra indikasi untuk dilakukan vaksinasi. Jadi ada yang ditunda, nanti datang lagi, tekanan darah tinggi sekali, seperti itulah. Dan ada juga yang tidak dapat divaksin, karena memiliki riwayat kesehatan yang tidak baik,” beber Sinto.

Walau demikian, Kadinkes Sintang ini berharap agar masyarakat tetap disiplin menerapakan protokol kesehatan 5M, meskipun telah menerima vaksin.

“Tetap disiplin 5M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Langkah ini kita yakini dapat menekan lanjunya penyebaran virus yang mengancam kesehatan dan keselamatan bagi kita semua,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jarot Tepis Isu Hoaks Jembatan Ketungau II Bermasalah

    Bupati Jarot Tepis Isu Hoaks Jembatan Ketungau II Bermasalah

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menepis kabar bohong atau hoaks, ihwal Jembatan Ketungau II mengalami masalah dalam proses pembangunannya. “Jangan percaya hoaks, berita-berita tidak benar, jembatan bermasalah, pembangunannya terhambatlah, hal itu tidaklah benar,” tegas Bupati Jarot saat menghadiri Gawai Syukuran Lepas Panen di Dusun Binda, Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah, Selasa (25/6/19) malam. […]

  • Tok! KPU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Caleg Terpilih DPRD Mempawah

    Tok! KPU Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Caleg Terpilih DPRD Mempawah

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik dan Calon Terpilih Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dalam Pemilu Tahun 2023 di Wisata Nusantara Resor, Kamis (2/5/2024) malam. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua KPU Mempawah, Lutfiadi yang didampingi empat komisioner KPU, yakni Mashudi, Muhammad Abdullah, Muhammad Syahbandi, dan Rasidi. Ketua […]

  • Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mewujudkan suatu desa menjadi desa mandiri tidak hanya mesti mengandalkan dana desa, karena tidak akan dapat memenuhi 52 idikatornya. “Jangan berharap dengan dana desa, itu tidak mungkin. Saya sudah hitung dengan 52 indikator 1 Desa sangat tertinggal bisa menjadi Desa Mandiri ketika investasi di situ diperlukan antara Rp20 sampai 40 miliar, sementara […]

  • Aktifkan Posko Penyekatan di Terminal Sungai Ukoi
    OPD

    Aktifkan Posko Penyekatan di Terminal Sungai Ukoi

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah posko penyekatan mudik di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, dihentikan operasinya pada 31 Mei lalu, kini posko serupa kembali diaktifkan di Terminal Bus Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian pada Minggu (11/7/2021). Hal ini untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan turunannya, Instruksi Bupati Sintang terkait PPKM Mikro. Sebanyak 50 personil Satgas Covid-19 […]

  • Sudah Siap Operasional

    Sudah Siap Operasional

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Bandara Susilo Sintang Poltak Gordon mengatakan bandara Tebelian sudah siap  dioperasikan. Sisi darat maupun udara sudah sangat mendukung untuk operasionalnya. Cuma kini tinggal menunggu peresmian saja.  Kendati fasilitas airnav kini belum terbangun. Menurut Poltak tower pemadam kebakaran di bandara Tebelian bisa digunakan  airnav dalam mendukung operasional bandara Tebelian. Pemakaian untuk sementara waktu […]

  • Edi Bantah Bubarkan Kegiatan Pontianak Menari

    Edi Bantah Bubarkan Kegiatan Pontianak Menari

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dituding terkait insiden dugaan pemukulan dan pembubaran acara Pontianak Menari yang digelar di Bundaran Tugu Digulis Untan, Senin (29/4/2019) malam. Atas dugaan tersebut pun, Edi membantahnya bahwa ihwal  tersebut tidak benar atas perintahnya. “Tidak ada perintah dari saya untuk membubarkan acara itu, apalagi sampai memukul,” tegas Wali […]

expand_less