Breaking News
light_mode
OPD

Gunakan Anggaran Tepat Sasaran

  • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Sintang mengingatkan para kepala desa agar menggunakan anggaran dana desa tepat sasaran untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Dengan anggaran dana desa saat ini yang cukup besar digelontorkan oleh pemerintah harus benar-benar tepat sasaran dalam penggunaannya. Utamakan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Herkulanus Roni, Senin (24/5/2021).

Selain itu, lanjut dia, kepala desa dituntut bisa mempertangungjawabkan anggaran yang telah dipakai sebelumnya dan laporannya juga harus disampaikan kepada masyarakat.

Kepala desa haruslah memperhatikan, mana yang patut menjadi skala prioritas dan mana yang tidak dan menggunakan dana desa sesuai dengan keperluan yang telah disusun agar benar, ada dampak positif di tengah masyarakat, dan pembangunan.

“Sampaikan setiap laporan penggunaan dana desa ke instansi terkait dan masyarakat agar tidak ada permasalahan yang kemudian muncul,” saran Roni.

Untuk itu, Roni mengatakan kepala desa berhati-hati serta cermat mempergunakan dana desa, karena jika dikelola secara profesional, transparan dan musyawarah, maka apa pun kegiatan serta pembangunan akan berjalan lancar serta optimal.

Selain itu, demi menciptakan daerah yang maju di mulai dari desa, kepala desa harus sering berkeliling dan turun kelapangan melihat dan mendengar keluhan dari masyarakat.

“Mari kita wujudkan desa kelurahan menuju kota yang sejahtera dan bermartabat. Dana desa yang di kucurkan pemerintah untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk hal-hal yang tidak berguna,” katanya.

Tidak hanya itu, Roni juga mengajak kepala desa dan perangkatnya agar aktif memberikan edukasi kepada masyarakatnya, terutama untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Protokol 5M ini diyakini dapat memutus rantai penyebaran virus yang mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat kita. Dan kita juga berharap agar virus ini segera berakhir, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” pungkas Roni. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Peringkat Kedua Tingkat Kerawanan, Ini Pesan Pangdam untuk Aparat Keamanan

    Masuk Peringkat Kedua Tingkat Kerawanan, Ini Pesan Pangdam untuk Aparat Keamanan

    • calendar_month Sen, 18 Jun 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diyakini aparat keamanan masuk kategori kedua, setelah Provinsi Papua yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi dalam Pelaksanaan Pilkada serentak 27 mendatang. Olehkarenanya, Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Achmad Supriyadi meminta kepada aparat keamanan untuk tidak ada keraguan dalam menjalankan tugas. “Jajaran TNI tidak boleh ada keraguan dalam tugas dan memberikan […]

  • 1.056 Pengendara Ditilang

    1.056 Pengendara Ditilang

    • calendar_month Jum, 11 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama dua pekan Operasi Patuh Kapuas sejak 26 April 2018, Satlantas Polres Sintang menilang 1.065 pengendara. Paling banyak yang tidak membawa surat menyurat kendaraan bermotor. “Sejak hari pertama digelar, jumlah pelanggaran bertambah setiap harinya,” kesal Kasatlantas Polres Sintang, AKP Anton Satriadi, Jumat (11/5). Bila melihat jumlah pelanggaran lalu lintas selama Operasi Patuh Kapuas […]

  • Tantangan Pembangunan di Pontianak Barat

    Tantangan Pembangunan di Pontianak Barat

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kecamatan Pontianak Barat merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak se-Kota Pontianak. Tantangan pembangunan pun berfokus di beberapa sektor mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia sampai ekonomi. Camat Pontianak Barat Ibrahim menerangkan, kepadatan penduduk yang mencapai 9.283 jiwa per kilometer persegi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sarana dan prasarana serta infrastruktur. Dia […]

  • Komitmen Tingkatkan Kapasitas ASN dalam Pelayanan Publik

    Komitmen Tingkatkan Kapasitas ASN dalam Pelayanan Publik

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan terus memacu komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan kapasitasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ihwal tersebut diungkapkannya usai membuka secara resmi Training Pelayanan Publik dan Kode Etik ASN bagi Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas di Hotel Santika Pontianak, Jumat (26/7/2019). “Hari […]

  • Senen Maryono Sampaikan Duka Cita Mendalam Atpas Wafatnya Mantan Camat Kayan Hilir

    Senen Maryono Sampaikan Duka Cita Mendalam Atpas Wafatnya Mantan Camat Kayan Hilir

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mantan Camat Kayan Hilir, M. Nafiah meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya dinRSUD Ade M Djoen Sintang, Jumat (10/11/2023. M . Nafiah menghembuskan nafas terakhirnya di usia 58 tahun. Almarhum telah melayani Kabupaten Sintang sejak tahun 2011 hingga 2023. Sosok almarhum dihormati dan dicintai oleh masyarakat, sehingga kepergiannya menjadi pukulan berat […]

  • Simulasi Pencoblosan Minimalisir Surat Suara Rusak

    Simulasi Pencoblosan Minimalisir Surat Suara Rusak

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna meminimalisir terjadinya kerusakan surat suara pada 17 April 2019 mendatang. Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward menilai pihak penyelenggara pemilu mesti melakukan simulasi pra pencoblosan. Ihwal tersebut dinilainya penting untuk dilakukan, karena pada Pemilu 2019 ini, masyarakat dihadapkan dengan lima jenis surat suara. “Sehingga perlu memang untuk menjelaskan kepada masyarakat bagaimana cara memilih […]

expand_less