Breaking News
light_mode
OPD

Berikut Syarat Sekolah yang Boleh Lakukan Belajar Tatap Muka

  • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar mengingatkan agar sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Misalnya, saat siswa akan masuk ke lingkungan sekolah, wajib diukur suhu tubuhnya, kalau suhu tubuh normal tetapi siswa dalam keadaan batuk dan pilek, wajib di suruh pulang. Dan kantin, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan olahraga ditiadakan. Jadi sekolah hanya dalam ruangan dan hanya teori saja,” tegas Lindra Azmar, Rabu (16/6/2021).

Selain itu, Kadisdikbud Sintang ini juga meminta kepada pihak sekolah agar mengatur jarak setiap kursi sekolah yang ada. “Jarak antar kursi 1,5 meter dan ruangan hanya di isi oleh 50 persen siswa. Gunakan masker bedah, masker kain tidak boleh. Belajar menggunakan sistem shifting atau bergiliran. Sekolah menyiapkan sarana cuci tangan dan sabun. Toilet harus bersih dan layak,” pesan Lindra Azmar.

Belajar tatap muka juga wajib mendapat persetujuan dari komite sekolah. Artinya, kata Lindra, pelaksanaan bekajar tatap muka hanya untuk sekolah yang siap saja, yang belum siap, jangan dulu.

“Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran ini. Jadi, untuk melaksanakan belajar tatap muka terbatas ini, kami memerlukan dukungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Komite Sekolah, satuan pendidikan, guru dan orang tua murid,” ungkap Lindra Azmar.

Menurut Lindra Azmar, pemerintah juga menyadari bahwa banyak dampak negatif selama belajar tatap muka dihentikan.

“Pemerintah pusat ternyata juga melihat fakta selama tidak dilakukanya belajar tatap muka, semakin besar dampak negatif yang terjadi pada anak seperti anak harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarga di tengah pandemi covid-19 ini, tingginya resiko putus sekolah. Anak-anak PAUD juga kehilangan tumbuh kembang di usia emas, tidak tercapainya tujuan belajar, resiko terhadap pembentukan karakter, menyebabkan anak stres dan terjadinya kekerasan di rumah tangga,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

    Canangkankan Vaksinasi, Edi Sebut Pentingnya Divaksin

    • calendar_month Kam, 21 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Sebanyak 22 calon peserta vaksinasi Covid-19 hadir pada pencanangan vaksinasi Covid-19 di halaman Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Kamis (21/1/2021). Ke-22 peserta tersebut terdiri dari Forkopimda Kota Pontianak, pejabat, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, komunitas dan jurnalis. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi dan […]

  • Pelatihan Vokasi Peluang Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Pelatihan Vokasi Peluang Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya menekan angka pengangguran di Kota Pontianak. Saat ini angka pengangguran terbuka di Kota Pontianak tercatat 8,92 persen. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pelatihan, pemberian bantuan peralatan kerja hingga kemudahan dalam memperoleh modal usaha. Seperti halnya yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak dengan menggelar pelatihan vokasi […]

  • Insentif Penyuluh Agama di Mempawah Naik, Ini Besarannya…

    Insentif Penyuluh Agama di Mempawah Naik, Ini Besarannya…

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabar gembira bagi 416 penyuluh agama kategori “Utama dan Madya” di Kabupaten Mempawah. Pasalnya di tahun 2020 ini, mereka menerima kenaikan insentif dari Pemerintah Kabupaten Mempawah. Pertahun penyuluh agama kategori utama menerima Rp2,4 juta. Sedangkan kategori madya menerima Rp1,8 juta. Realisasinya dilakukan dua tahap. Bagi 50 penyuluh kategori utama menerima Rp1,2 juta tahap […]

  • Karang Pamitran, Pemuda Dituntut Inovatif dan Berkontribusi Nyata untuk Pembangunan

    Karang Pamitran, Pemuda Dituntut Inovatif dan Berkontribusi Nyata untuk Pembangunan

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemuda diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan suatu daerah. Caranya membuat suatu ide dan program yang konstruktif, inovatif, dan menjadi motivator yang handal. Mengingat tantangan yang akan dihadapi pemuda ke depannya semakin kompleks. Olehkarenanya, dibutuhkan suatu terobosan dan inovasi baru agar peran pemuda dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan suatu daerah. Ihwal tersebut diungkapkan […]

  • 5 Kabupaten Bersatu Latihan SAR

    5 Kabupaten Bersatu Latihan SAR

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama tujuh hari kedepan, 61 peserta yang berasal dari lima kabupaten yakni, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau mendapat pelatihan potensi SAR teknik pertolongan di permukaan air. “Peserta paling banyak dari Sintang. Pelatihan ini sangat diperlukan bagi para potensi SAR,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak, Heri Marantika, Senin (25/3/2019). Di tempat yang […]

  • Sintang Siap Rayakan Hari Jadi ke-663 dengan Nuansa Budaya dan Kebersamaan

    Sintang Siap Rayakan Hari Jadi ke-663 dengan Nuansa Budaya dan Kebersamaan

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar rapat persiapan untuk memperingati Hari Jadi Kota Sintang ke-663 yang akan jatuh pada tanggal 10 Mei 2025 mendatang. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kamis (24/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum Setda Sintang, Harisinto Linoh. Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran perangkat daerah […]

expand_less