Breaking News
light_mode

Gila! Di Sintang Premium Sulit Didapat

  • calendar_month Kam, 2 Nov 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar –  Ketika hendak mengisi bahan bakar kendaraan bermotor, para pengendara di Kabupaten Sintang selalu mendapati tulisan “Premium Habis” atau “Premium Kosong” di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

“Susah untuk mendapatkan premium. Tadi saya keliling di dua SPBU. Semua kosong. Sudah lama kondisi seperti ini,” kesal Tunus, salah seorang warga Sintang, Kamis (2/11).

Baca: Usai Transaksi Sabu, Dua Pemuda Diciduk

Kedua SPBU yang dimaksudkan Tunus itu, yakni di Tugu BI dan di Jalan Lintas Melawi. Petugas di kedua SPBU ini sama-sama menawarkan Pertalite, karena premium sudah habis.

Ketika hendak mencari premium itu, Tunus dan tentu pengendara lainnya, memang ditawarkan untuk mengisi kendaraan bermotornya dengan Pertalite yang harganya jauh lebih mahal dibandingkan Premium.

“Informasi tentang premium ini belum ada. Apakah masih dijual atau tidak. Belum ada pengumuman tentang peniadaan premium,” kata Tunus.

Dia sangat berharap, pihak terkait turun tangan untuk mengatasi permasalahan sulitnya mendapatkan premium ketika situasi ekonomi sedang sulit seperti sekarang.

Baca: Duh, Sintang Rawan Cabul

Menurutnya, kekosongan premium seakan memaksa masyarakat selaku konsumen untuk membeli Pertalite. Seyogianya premium harus tetap tersedia selama belum dihapuskan.

“Cukup berat kala harus isi pertalite, harganya mahal,” kata Tunus.

Kondisi serupa juga dirasakan Andri, warga Sintang lainnya. Pasalnya dia membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak untuk menempuh perjalanan Sintang-Tempunak setiap harinya.

“Hanya untung-untungan bisa mendapatkan premium, sudah sangat jarang mendapatkannya. Sementara kalau mengisi pertalite, tentunya lebih mahal,” kata Andri.

Ia berharap, pemerintah dapat menjamin ketersediaan premium. Tidak sepantasnya sampai sulit didapat.

“Premium masih sangat dibutuhkan selama belum ada kebijakan mencabut penjualannya. Bukan sebaliknya, SPBU malah hanya menjual pertalite,” tutup Andri. (Dex)

 

Baca :

Usai Transaksi Sabu, Dua Pemuda Diciduk

Di Sintang Anak Bawah Umur Curi Motor

Duh, Sintang Rawan Cabul

Parah! Pemkab Sintang Kecolongan 3 Tahun

Stop Kekerasan Terhadap Anak

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Memenuhi Syarat, 117 Peserta Ikuti Tes Seleksi P3K

      Memenuhi Syarat, 117 Peserta Ikuti Tes Seleksi P3K

      • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Test seleksi penerimaan pegawai pemerintah dan perjanjian kerja (P3K) tahap satu telah selesai dilaksanakan.  Tercatat 117 peserta yang mengukitinya. 98 tenaga pendidik dan 19 tenaga penyuluh pertanian. Dalam tahap penerimaan P3K KemenPAN-RB telah memberikan jatah formasi untuk Sintang sebanyak 224. Tapi sampai batas waktu pendaftaran berakhir, hanya ada 117 yang mendaftar. Sementara Pemerintah […]

    • Edi Minta Lurah dan Camat Awasi Wilayahnya dari Karhutla

      Edi Minta Lurah dan Camat Awasi Wilayahnya dari Karhutla

      • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Sepakat 2 Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (3/8/2021) kemarin, menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta jajaran lurah dan camat untuk selalu mewaspadai agar kejadian serupa tidak terjadi kembali. “Saya minta para lurah dan camat untuk […]

    • Harga Gas Elpiji 3 Kg di Suak Medang Tembus 55 Ribu
      OPD

      Harga Gas Elpiji 3 Kg di Suak Medang Tembus 55 Ribu

      • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Gas elpiji bersubsidi 3 kilogram (Kg) di daerah pedalaman Kabupaten Sintang dijual dengan harga tinggi, dan kondisi ini tentu sangat memberatkan masyarakat desa. Seperti di Desa Suak Medang, Kecamatan Ketungau Hulu, gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (Kg) dijual seharga Rp55.000. “Gas elipiji yang tak turun-turun harga jualnya di tempat kita nih, sedang […]

    • HUT ke-77 RI, Wali Kota: Semangat Bekerja Keras dan Optimis

      HUT ke-77 RI, Wali Kota: Semangat Bekerja Keras dan Optimis

      • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia (RI), pengibaran bendera di Kota Pontianak dilaksanakan di Keboen Sajoek PSP. Pengibaran ini sekaligus menandakan kembalinya semarak perayaan kemerdekaan setelah dua tahun dilanda pandemi. Memaknai hari kemerdekaan, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk menanamkan semangat kebangsaan dengan bekerja lebih […]

    • Korban Puting Beliung Terima Bantuan

      Korban Puting Beliung Terima Bantuan

      • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Pasca peristiwa bencana puting beliung yang menerjang puluhan rumah warga di Desa Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (13/8/2019). Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mendatangi lokasi bencana di Kompleks Perumnas IV Desa Ampera Raya, Rabu (14/8/2019). Selain mengecek langsung kondisi warga dan kerusakan yang terjadi, Bupati Muda didampingi Camat Sungai […]

    • Konsultasi Publik RPD 2024-2026

      Konsultasi Publik RPD 2024-2026

      • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan walau masa jabatannya bersama Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan akan selesai 23 Desember 2023, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP) Kota Pontianak harus tetap berlanjut. Oleh karenanya disusunlah Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026 sebagai pengganti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2024. “RPJP harus berlanjut, Kota […]

    expand_less