Breaking News
light_mode

Pemkot Usulkan 10 Raperda, Berikut Rinciannya…

  • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya meringankan beban masyarakat di masa pandemi melalui berbagai program. Diantaranya memberi kemudahan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemberian modal dengan bunga rendah serta persyaratan yang dipermudah.

“Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi bisa bangkit kembali dan pendapatan daerah ikut meningkat,” ujar Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan usai membacakan pidato Wali Kota Pontianak terhadap penyampaian 10 rancangan peraturan daerah (raperda) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (5/4/2021).

Upaya Pemkot Pontianak dalam mendorong pelaku UMKM untuk bangkit kembali di era kehidupan normal baru diantaranya mengizinkan pelaku usaha membuka kembali usahanya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Beberapa usaha yang sudah mulai beraktivitas seperti warung kopi, rumah makan, restoran, hotel, wedding organizer, taman-taman dan sebagainya.

“Langkah ini sebagai upaya mendorong UMKM bergairah kembali tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan agar aman dari Covid-19,” ungkapnya.

Bahasan menambahkan, upaya lainnya dengan memberikan kemudahan dalam perizinan serta insentif hingga percepatan pelayanan perizinan.

“Sedangkan soal permodalan, kita akan kerja sama dengan perbankan agar bisa memberikan keringanan bagi mereka,” imbuhnya.

Terkait usulan sepuluh Raperda yang disampaikan ke legislatif, Bahasan berharap 10 raperda tersebut dapat dibahas tepat waktu dan mendapat persetujuan. Menurutnya, 10 raperda itu sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Berikut 10 raperda yang diusulkan Pemkot Pontianak ke DPRD: ,

  • Raperda tentang Pembangunan Ketahanan Pangan
  • Raperda tentang Pengelolaan Sampah
  • Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
  • Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS)
  • Raperda tentang Pendidikan Karakter dan Akhlak Mulia
  • Raperda tentang Bantuan Keuangan Partai Politik
  • Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa Pontianak
  • Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2020 tentang penambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Pontianak pada Perusahaan Umum Daerah BPR Khatulistiwa Pontianak
  • Raperda tentang pelayanan Air Minum Perusahaan Umum Daerah Tirta Khatulistiwa dan Perubahan keempat atas Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang penambahan penyertaan modal pada Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa

Terkait raperda tentang penyertaan modal pada Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dan Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak, Bahasan menilai hal tersebut bertujuan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Penyertaan modal di PDAM dan BPR Khatulistiwa Pontianak diharapkan bisa memaksimalkan PAD yang terdampak akibat pandemi,” pungkasnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Ketua LPTQ Kalbar kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

    Pesan Ketua LPTQ Kalbar kepada Pemenang MTQ, Teruslah Berlatih!

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah yang digelae di Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit ditutup. Penutupan rangkaian kegiatan MTQ itupun dilakukan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, pada Rabu (14/7/2021) malam. Ketua MTQ ke XXXII Tingkat Kabupaten Mempawah, Raden Suhartono mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah […]

  • Pasien PDP yang Diisolasi RSUD Rubini Mempawah Membaik

    Pasien PDP yang Diisolasi RSUD Rubini Mempawah Membaik

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kondisi seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona atau Covid-19 yang di rawat ruang isolasi RSUD Dr Rubini Mempawah semakin membaik. Hal tersebut tersebut diungkapkan Direktur RSUD Dr Rubini Memlawah, dr David Sianipar, Kamis (26/3/2020). Kendati demikian, sampai hari ini pihaknya masih menunggu hasil uji laboratoroum Litbangkes Jakarta. “Untuk hasil pemeriksaan kita masih […]

  • Duh, Sintang Rawan Cabul

    Duh, Sintang Rawan Cabul

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Di Kabupaten Sintang, rawan terjadi kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya angka kasus yang tengah ditangani kepolisian setempat. Periode Januari sampai 2 November 2017 ini, setidaknya sudah ada 17 kasus pencabulan dan 9 kasus KDRT yang ditangani Polres Sintang. Belum lagi […]

  • Tak Ada STTP, Dua Caleg Nasdem Dipanggil Bawaslu

    Tak Ada STTP, Dua Caleg Nasdem Dipanggil Bawaslu

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • 0Komentar

    BLensaKalbar – Belum lama ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang memanggil dua calon anggota legislatif (Caleg) Provinsi Kalbar dan calon anggota legislatif (Caleg) Kabupaten Sintang. Keduanya berasal dari Partai Nasdem. Diduga, kedua caleg Nasdem itu melakukan kegiatan kampanye, di Desa Riam Kijang, Kecamatan Tebelian, tanpa mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). “Sudah kita panggil. […]

  • Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahapan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat secara massif oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah direncanakan pada bulan Maret mendatang. Guna mendukung keberhasilan program vaksinasi kepada masyarakat luas tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dapat mengakomodir beberapa kekurangan yang bakal menjadi kendala kedepan. Permintaan ini disampaikan Jamiril melalui Komisi V […]

  • Inflasi Sintang Alami Penurunan

    Inflasi Sintang Alami Penurunan

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tingkat inflasi di Kabupaten Sintang mengalami penurunan signifikan pada bulan September 2024, mencapai angka 2,29 persen. Angka ini menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. “Terkait persoalan inflasi, untuk saat ini Sintang masih di posisi rendah ya, 2,29 persen sampai bulan September 2024. Untuk oktober belum keluar datanya. Tapi kita bersyukur sekali ini, kita […]

expand_less