Breaking News
light_mode

3.207 Satgas Covid-19 Tingkat RT/RW Dikukuhkan

  • calendar_month Kam, 12 Nov 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas secara simbolis di halaman parkir Pasar Flamboyan, Kamis (12/11/2020). Komunitas yang dilibatkan dalam Satgas tersebut diantaranya berasal dari RT/RW, pelaku usaha warung kopi, restoran, rumah makan, hotel, pendidikan, rumah ibadah dan lainnya. Satgas Covid-19 Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas ini mempunyai tugas dalam mengawasi, mengendalikan dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Pontianak.

“Langkah ini sebagai upaya bagaimana mereka bisa menjaga lingkungannya agar terbebas dari Covid-19,” ujarnya usai mengukuhkan Satgas Covid-19 pembatasan sosial berbasis komunitas yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.

Edi menilai keterlibatan komunitas dalam satgas ini merupakan upaya pengendalian dan pencegahan hingga tingkat terkecil. Di tingkat RT/RW, Satgas Covid-19 yang terbentuk berjumlah 3.207. Demikian pula komunitas warung kopi, hotel, restoran, rumah makan dan sebagainya.

“Kita harus optimis satgas ini bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak,” ucapnya.

Menurutnya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Sebab jika hanya dilakukan oleh Satgas Covid-19 tanpa adanya kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, maka hal itu akan sia-sia.

“Oleh sebab itu pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Edi.

Dikatakannya, memang saat ini masyarakat sudah mengetahui bagaimana menerapkan protokol kesehatan. Hanya disayangkannya masih ada segelintir masyarakat yang tidak disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Masalah disiplin dan kebiasaan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan harus menjadi perhatian semua pihak.

“Sehingga harus terus diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menjelaskan, pembatasan sosial berbasis komunitas adalah model pemberdayaan masyarakat dalam berpartisipasi untuk pemberantasan penyakit. “Pembentukan ini bukan merupakan salah satu hal yang baru dalam dunia kesehatan, misalnya dalam pengendalian penyakit demam berdarah ada Juru Pemantau Jentik (Jumantik),” jelasnya.

Dengan adanya pengukuhan ini, masing-masing komunitas memiliki satgas yang bertugas mengawasi perilaku orang-orang yang ada dalam komunitasnya masing-masing. “Konsep dari komunitas ini diantaranya tersedianya sarana dan prasarana protokol kesehatan dan ada yang memberikan teguran bagi siapapun yang berada dalam komunitas itu yang melanggar protokol kesehatan,” terang Sidiq.

Selain itu, dalam melakukan langkah mitigasi, satgas yang terbentuk ini bisa mengambil langkah-langkah pencegahan apabila ada anggota komunitas yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Tujuannya agar jangan sampai menular ke anggota lainnya,” tuturnya.

Sidiq menambahkan, beberapa waktu ke depan pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada satgas yang ada di setiap komunitas terkait bagaimana merancang mitigasi risiko dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Diakuinya, langkah ini memang cukup sulit karena menyangkut perilaku dan kesadaran masing-masing.

“Akan tetapi hal ini harus tetap dibangun agar pemberantasan dan pencegahan penyebaran Covid-19 bisa optimal,” pungkasnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kursi Dapil V Serawai-Ambalau Berkurang, Masyarakat Ancam Keluar dari Wilayah Sintang

    Kursi Dapil V Serawai-Ambalau Berkurang, Masyarakat Ancam Keluar dari Wilayah Sintang

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Persatuan Masyarakat Kecamatan Serawai-Ambalau mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang, Jumat (25/11/2022). Mereka mengeluarkan tiga poin penyataan sikap atas pengumuman Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang Nomor :226/Pl.01.3-Pu/6105/2/2022 Tentang Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Sintang pada Pemilu 2024 mendatang. Adapun pernyataan sikap yang disampaikan ke KPU […]

  • Bupati Erlina Ajak 30 Kades Wujudkan Visi Misi Pemkab Mempawah

    Bupati Erlina Ajak 30 Kades Wujudkan Visi Misi Pemkab Mempawah

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 30 Kepala Desa (Kades) terpilih dengan sistem e-Voting resmi dilantik Bupati Mempawah, Hj Erlina di halaman Kantor Bupati Mempawah, Selasa (30/6/2020). Pelantikan yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 berjalan dengan aman dan kondusif. Olehkarenanya, Bupati berharap Kades terpilih dapat bekerja sama dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Mempawah. Terutama dalam memutus rantai […]

  • Dukung Pemprov Gelar OP Hingga Menjelang Perayaan Natal

    Dukung Pemprov Gelar OP Hingga Menjelang Perayaan Natal

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anastasia mendukung pelaksanaan operasi pasar di Bumi Senentang yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan di Kabupaten Sintang. “Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan pemerintah provinsi melaksanakan operasi pasar di Kabupaten Sintang. Kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga […]

  • Eksekutif-Legislatif Ajak Jaga Sintang Tetap Kondusif

    Eksekutif-Legislatif Ajak Jaga Sintang Tetap Kondusif

    • calendar_month Kam, 17 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua DPRD Sintang, Jefray Edward, SE.,M.Si mengajak masyarakat Sintang tidak terprovokasi terkait pengeboman Gereja dan Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu. “Jangan terpancing, karena Sintang sudah kondusif,” kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, kemarin. Menurut Jeffray, kondisi keberagaman di Sintang sangatlah kondusif.  Bahkan, di dunia perpolitikan Sintang juga tergolong kabupaten yang kondusif. “Dunia Politik kita […]

  • Edi Siapkan SE Protokol Kesehatan untuk New Normal

    Edi Siapkan SE Protokol Kesehatan untuk New Normal

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan mengeluarkan Surat Edaran terkait protokol kesehatan dalam penerapan kehidupan normal baru. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, surat edaran tersebut rencananya secara resmi akan disosialisasikan pada Rabu (10/6/2020). Sosialisasi surat edaran itu ditujukan kepada seluruh pelaku usaha. “Terutama tempat-tempat usaha seperti warung kopi, mall, rumah makan, restoran […]

  • Jalankan Putusan MK, Besok KPU Sintang Lantik 28 Anggota PPK

    Jalankan Putusan MK, Besok KPU Sintang Lantik 28 Anggota PPK

    • calendar_month Sel, 1 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Besok, Rabu (2/1/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang kembali melantik 28 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2019. Komisioner KPU Sintang, Sutami mengatakan, pelantikan 28 anggota PPK merupakan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/PUU-XVI/2018 tentang proses penambahan jumlah PPK 5 orang. “Dalam putusan MK itu, dinyatakan bahwa pemilu tahun 2019 […]

expand_less