Breaking News
light_mode

Sukses di Rahadi Usman, 2018 Midji Ingin Pontianak Berjepin di Ahmad Yani

  • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dinilai sukses dalam menggelar tarian Jepin di depan Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (23/10). Maka tahun berikutnya, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji ingin menggelar kegiatan serupa. Tetapi di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dalam rangka memperingati Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak.

“Untuk tahun depan saya inginnya jepin masal ini dilakukan di jalan Ahmad Yani dengan menutup satu jalur. Saya yakin kegiatan ini akan melibatkan puluhan ribu masyarakat Kota Pontianak,” kata Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, usai menari jepin dalam memperingati Harjad Kota Pontianak yang ke- 246, Senin (23/10), di depan Kantor Wali Kota Pontianak.

Oleh karenanya, Midji berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Pontianak selalu menjaga tolaransi dalam keberagaman. Sebab semua pihak tidak perlu mempermasalahkan perbedaan antar pemeluk agama, antar etnis dan lainnya.

“Yang beragama,  ya silahkan jalankan agamanya masing-masing dengan baik. Yang punya budaya etnisnya itu,  ya kembangkan budayanya dengan baik untuk dinikmati bersama,” pesannya.

Keberagaman yang ada di Kota Pontianak, tambah dia, justru menjadi nilai tambah bagi Pontianak sendiri dan masyarakatnya untuk lebih maju ke depan.

“Kalau keberagaman itu kita buat menjadi masalah, maka kita tidak akan maju. Tapi kalau kita  buat itu jadi nilai tambah, budayanya, kemudian interaksinya anaara satu dengan yang lain, maka itu akan menjadi satu hal yang bisa membuat Pontianak jauh lebih baik dan maju,” kata Midji.

Sementara itu, Sultan Pontianak IX, Sultan Syarif Machmud Melvin Alkadrie menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang dinilainya selalu peduli dengan adat dan budaya yang ada di Kota Pontianak.

“Momentum Hari Jadi Kota Pontianak ke-246 ini saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemkot Pontianak yang selalu mengambil peran dalam memeriahkan Hari Jadi setiap tahunnya,” ungkapnya.

Wali Kota Sutarmidji dinilainya luar biasa. Sebab kepeduliannya yang mampu mengangkat budaya dan tempat-tempat bersejarah. Ia berharap seluruh warga Pontianak yang terdiri dari berbagai macam golongan, suku dan budaya untuk bersama-sama menjaga pembangunan yang ada saat ini.

“Marilah kita sama-sama menjaga Kota Pontianak ini untuk generasi kita ke depannya,” ucap Sultan. (Nrt)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Imlek, Harga Komoditas Pokok Masih Terkendali

    Jelang Imlek, Harga Komoditas Pokok Masih Terkendali

    • calendar_month Sel, 9 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebut harga komoditas pokok di Kota Pontianak tidak terjadi lonjakan secara signifikan menjelang perayaan Imlek. Harga kebutuhan pokok yang ada di pasaran masih bersifat fluktuatif. “Meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tetapi masih dalam batas wajar menjelang perayaan Imlek ini,” ujarnya usai menggelar pertemuan dengan Tim Pengendalian […]

  • 94 Siswa BP2TD Divaksin

    94 Siswa BP2TD Divaksin

    • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sedikitnya 94 siswa taruna Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah mengikuti program vaksinasi Covid-19, Rabu (23/6/2021) di Aula BP2TD Mempawah. Vaksinasi tersebut berkat kerjasama BP2TD dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah.  “Vaksinasi untuk siswa taruna BP2TD ini sebagai bentuk partisipasi dan dukungan dalam mensukseskan program serbuan vaksinasi Covid-19 yang sedang digalakan pemerintah […]

  • Jangan Cemas! Pengurusan Adminduk Korban Kebakaran akan Dipermudah

    Jangan Cemas! Pengurusan Adminduk Korban Kebakaran akan Dipermudah

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Korban kebakaran di Jalan Gusti M. Taufik, Kabupaten Mempawah tidak perlu cemas dan khawatir terkait dokumen administrasi kependudukannya yang dilahap si jago merah pada, Sabtu (20/3/2021) lalu. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mempawah memastikan akan memberikan kemudahan untuk penerbitan dokumen pengganti. “Untuk dokumen kependudukan yang terbakar, para korban tak perlu khawatir. […]

  • Mau Tidak Kebakaran? Gunakan Kabel SNI Donk, Jaminannya 15 Tahun Loh…

    Mau Tidak Kebakaran? Gunakan Kabel SNI Donk, Jaminannya 15 Tahun Loh…

    • calendar_month Sen, 7 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selama 15 tahun. PT PLN Rayon Sintang menjamin tidak akan terjadi kebakaran di rumah padat penduduk maupun rumah toko (Ruko) di Kabupaten Sintang. Asalkan, masyarakat menggunakan kabel listrik yang bersetifikat SNI. Kalau tidak “Wallahualam Bissawab”. “Kebakaran bisa dipicu dari instalasi listrik di rumah yang tidak standar SNI, kabel yang sudah tua, dan atau […]

  • MERDEKA!!! Bukit Kelam untuk Indonesia

    MERDEKA!!! Bukit Kelam untuk Indonesia

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) ke-74 tahun 2019 berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini, tim pendaki yang berjumlah 48 orang membentangkan Sang Saka Merah Putih di Bukit Kelam, Minggu (18/9/2019). Bendera merah putih berukuran 180×48 meter itu sengaja dibentangkan di Bukit Kelam. Pesannya “Bukit Kelam untuk Indonesia”. Pembentangan bendera merah […]

  • Hari Adhiyaksa, Kejari Sintang Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi

    Hari Adhiyaksa, Kejari Sintang Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari Adhiyaksa ke-59 menjadi momen kejaksaan meningkatkan kinerja. Paslanya kejaksaan negeri (Kejari) Sintang  masih punya pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Misalnya menuntaskan tunggakan kasus dugaan korupsi. Olehkarenanya, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran mengaku ada dua kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditanganinya seperti kasus SDLB dan Embung. “Jadi, ada dua kasus […]

expand_less