Breaking News
light_mode

Pemkot Akan Lakukan Optimalisasi PAD

  • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tujuh Fraksi DPRD Kota Pontianak menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2019 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa (14/7/2020).

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyebutkan, kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapat apresiasi dari DPRD Kota Pontianak, di mana Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Memang ada beberapa masukan dan saran diantaranya masalah Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

Menurutnya, masukan dari legislatif terkait pendapatan daerah adalah optimalisasi PAD terhadap usaha-usaha yang memang dinilai belum sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

Insyaallah dengan diraihnya WTP ini Pemkot Pontianak akan berupaya keras membenahinya, mulai dari aset, PAD dan program-program UMKM  yang akan kita berdayakan sedemikian rupa,” tutur Bahasan.

Dirinya berharap upaya Pemkot Pontianak dalam memulihkan perekonomian dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga daya serap tenaga kerja di Kota Pontianak lebih banyak.

“Pelaku ekonomi kreatif akan kita tingkatkan dengan bantuan-bantuan stimulan yang kita harapkan, sesuai dengan mekanisme dan persyaratannya,” imbuhnya.

Diakuinya, untuk PAD tahun 2020 memang akan sulit untuk mengejar target dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang tengah dihadapi saat ini. Kendati demikian, pihaknya berupaya keras melakukan pemulihan ekonomi pada tahun 2020 ini. Dengan adanya refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19, Pemkot Pontianak melakukan penghematan-penghematan.

“Sehingga untuk mengembalikan atau refocusing di anggaran perubahan menuju APBD murni akan lebih optimal untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Oktober, ASN Pontianak Diimbau Pakai Batik

    2 Oktober, ASN Pontianak Diimbau Pakai Batik

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dihimbau mengenakan pakaian batik.  Pasalnya tepat tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar […]

  • Kadiskumdag Ungkap Penyebab Kelangkaan Migor di Pontianak

    Kadiskumdag Ungkap Penyebab Kelangkaan Migor di Pontianak

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerjasama dengan PT. Wilmar dan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat (Kalbar), melanjutkan Operasi Pasar Murah Minyak Goreng Sawit Curah. Jika sebelumnya digelar di Pasar Flamboyan, kini operasi minyak goreng fokus menyasar ke kelurahan dan kecamatan, seperti yang terlaksana di Halaman Kolam Renang Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Senin (14/3/2022). Kepala […]

  • Program JKN-KIS, “Semuanya Langsung Beres, Tanpa Biaya”

    Program JKN-KIS, “Semuanya Langsung Beres, Tanpa Biaya”

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anita (30) merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) asal Kabupaten Sintang ditanggung oleh pemerintah daerah. Saat ditemui Lensakalbar.co.id, Anita bersedia menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS ketika mengalami pelayanan saat bersalin. Anita dan keluarga pun sudah merasakan sendiri manfaat dari program ini, melahirkan anak tak perlu pusing ataupun panik memikirkan biaya persalinan. […]

  • Wow… Pontianak Sumbang Angka Pengangguran Terbesar

    Wow… Pontianak Sumbang Angka Pengangguran Terbesar

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar menyebutkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Pontianak tertinggi di Kalbar dengan persentase 4,36. Data yang dirilis pada bulan Agustus 2017 tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 0,13 persen dibanding Agustus 2016 senilai 4,23 persen. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) mengklaim tingginya angka pengangguran ini disebabkan oleh urbanisasi yang tidak […]

  • Jabat Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Minta Dukungan Masyarakat

    Jabat Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Minta Dukungan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – AKBP Fauzan Sukmawansyah resmi menjabat sebagai Kapolres Mempawah menggantikan AKBP Tulus Sinaga. Fauzan meminta dukungan semua pihak dalam mengamankan Kamtibmas Kabupaten Mempawah. “Tentunya saya juga tidak bisa bekerja sendiri, saya juga butuh dukungan seluruh lapisan masyarakat, elemen masyarakat dan stakeholder terkait. Mohon saya disupport sehingga tanggung jawab saya berjalan dengan baik,” ujar Kapolres Mempawah usai […]

  • Sekda Mempawah Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2024 se-Kalbar

    Sekda Mempawah Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2024 se-Kalbar

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail mengikuti Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 se-Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (9/4/2025). Kegiatan ini digelar secara virtual dari Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah. Entry meeting merupakan pertemuan awal antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan pemerintah daerah dalam rangka audit laporan keuangan. […]

expand_less