Breaking News
light_mode

9 Kali Raih WTP, Edi Minta OPD Tingkatkan Akuntabilitas

  • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya. Opini WTP tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pontianak Tahun Anggaran 2019.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan hasil yang dicapai tersebut merupakan bukti keseriusan dalam pengelolaan keuangan di lingkup Pemkot Pontianak.

Dirinya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalankan anggaran dengan akuntabel, serius dan sesuai dengan aturan yang berlaku. OPD juga diminta menyesuaikan dengan kebijakan yang baru diterbitkan oleh pemerintah pusat. “Untuk tahun ini kita akan lebih selektif dan teliti lagi dalam masalah anggaran,” ucapnya usai menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2019 melalui video conference di Ruang Pontive Center Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (29/6/2020).

Kendati meraih opini WTP, diakuinya ada beberapa catatan atas LHP tersebut yang akan ditindaklanjuti. Ia menyebut, catatan dari BPK yang akan ditindaklanjuti diantaranya terkait administrasi seperti pengelolaan aset. Saat ini pihaknya juga telah melakukan inventarisasi aset-aset yang ada.

“Yakni dengan membenahi pengarsipan, pendataan maupun pensertifikatan terhadap aset-aset yang ada,” tutur Edi.

Hasil yang diperoleh hari ini merupakan LHP LKPD Tahun Anggaran 2019 sebelum pandemi Covid-19. Sementara untuk laporan keuangan tahun 2020, auditnya akan dilakukan pada tahun 2021 mendatang.

“Kita berharap selain predikat WTP ini bisa tetap dipertahankan, kualitas laporan keuangan juga ditingkatkan dengan dasar pemeriksaan catatan harus dirapikan dan ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Edi menambahkan, untuk refocusing dan realokasi anggaran tidak ada masalah. Diakuinya, ada catatan temuan dari hasil pemeriksaan seperti masalah kesalahan penganggaran.

“Misalnya harusnya di anggaran belanja modal tetapi dianggarkan di belanja barang dan jasa,” pungkasnya.

Sebagai catatan, Pemkot Pontianak telah berhasil meraih opini WTP dari BPK RI selama sembilan tahun berturut-turut, yakni laporan keuangan tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 dan 2019. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pontianak Tuan Rumah Rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar

    Pontianak Tuan Rumah Rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Daerah se-Kalbar. Rakor ini akan digelar selama dua hari, yakni tanggal 25-26 September 2019 di Hotel Ibis Pontianak. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Hendro Subekti mengatakan, Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar berdasarkan hasil kesepakatan bersama pada […]

  • Dituding Copy Paste RPJMD, Edi Kamtono: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan!

    Dituding Copy Paste RPJMD, Edi Kamtono: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan!

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak tahun 2020-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Kamis (13/6/2019). “Intinya ini adalah penyempurnaan dari apa yang sudah terangkum dalam RPJMD,” ujarnya. Menurutnya, berdasarkan […]

  • Bicarakan Vaksin Rubella, Dinkes Koordinasi dengan MUI Sintang…

    Bicarakan Vaksin Rubella, Dinkes Koordinasi dengan MUI Sintang…

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di Kabupaten Sintang ditemukan dua kasus penyakit rubella. Kasus pertama di Puskesmas Nanga Mau, dan kedua di Puskesmas Sintang. Untuk mengantisipasi perihal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Senin (01/10/2018), melakukan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sintang. “Tujuanya, kita ingin menjalin kerjasama terkait pelaksanaan imunisasi Measle-Rubella (MR),” kata Kepala Dinas Kesehatan Sintang, […]

  • Sintang dapat Jatah 12 Alumnus IPDN

    Sintang dapat Jatah 12 Alumnus IPDN

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIII 89 orang untuk Kalbar. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Sintang kebagian jatah 12 orang asal provinsi lain. “Nantinya 12 lulusan IPDN ini akan bertugas di Kabupaten Sintang,” kata Agustinus, Kepala Bidang (Kabid) dan Pengembangan Pegawai, Badan […]

  • Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    Gubernur Kalbar Resmikan Asrama Sempanyuk

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meresmikan asrama bagi siswa siswi SDN 02 Sempanyuk, Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Minggu (7/7/2019). Menurutnya, bangunan asrama ini hanya bersifat sementara, sebagai bentuk solusi tercepat untuk membantu para pelajar yang sebelumnya tinggal di gubuk-gubuk atau pondok tak layak huni. “Asrama ini hanya sementara supaya […]

  • Asyik, Sintang Punya Rumah Pintar Pemilu

    Asyik, Sintang Punya Rumah Pintar Pemilu

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kini Kabupaten Sintang mempunyai Rumah Pintar Pemilu (RPP) di halaman Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang, di Desa Baning Kota. Diresmikan pada Selasa (15/5). RPP yang merupakan sarana untuk mengedukasi masyarakat terkait penyelenggaran Pemilu ini diresmikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah, didampingi Komisioner KPU Kabupaten Sintang dan Provnsi Kalbar. “Melalui RPP yang […]

expand_less