Breaking News
light_mode

Pemkot Dukung Penerapan Sistem Merit

  • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selalu mendukung semaksimal mungkin penerapan sistem Merit. Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar. Adil dan wajar berarti tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur ataupun kondisi fisik.

“Dengan sistem Merit ini dimaksimalkan mungkin dengan indikator yang ada, sehingga kedepannya bisa membuat kemajuan untuk sistem kinerja yang maksimal,” ujarnya usai menghadiri audiensi dengan Komisioner dan Asisten Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Kelompok Kerja Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah II di Ruang Pontive Center, Kamis (11/6/2020).

Ia menambahkan dengan adanya sistem tersebut bisa meningkatkan kinerja yang sebelumnya belum bagus sehingga menjadi lebih baik. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak.

Menurutnya, dalam waktu dekat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak akan memformulasikan sistem yang telah dipaparkan tersebut. Sehingga sistem tersebut bisa dijalankan secara maksimal, baik, transparan dan tidak ada hal yang berdampak negatif.

“Untuk mendapatkan pendampingan dan nantinya tetap akan berkoordinasi dengan KASN,” sebutnya.

Dikatakannya sistem Merit merupakan suatu sistem berdasarkan sesuai kapasitas atau kinerja. Terlebih bagi jabatan strategis tetap akan dimaksimalkan untuk sistem Merit tersebut. Namun untuk jabatan fungsional dan lainnya masih bisa penyesuaian.

“Ini sistem yang memang sudah ada menjadi amanah undang-undang, namun penerapannya lebih kita tingkatkan dengan inovasi,” tutur Bahasan.

Kepala BKPSDM Kota Pontianak Multi Juto Bhatarendro mengatakan dalam sistem Merit ada tiga hal yang menonjol. Diantaranya terkait kualifikasi pendidikan untuk rekrutmen, kinerja dan kompetensi.

“Memang yang paling utama adalah kompetensi karena kompetensi akan terus bergulir di ASN sepanjang dia berkarir, baik fungsional maupun struktural,” jelasnya.

Ia menambahkan KASN akan menerapkan sistem aplikasi yang telah diterapkan di lingkungan kerjanya dan beberapa kementerian. Kemudian diterapkan pada pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota.

“Aplikasinya adalah Sistem Informasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit (SIPINTER),” ungkapnya.

Dikatakannya dalam sistem tersebut dari rekrutmen hingga penempatan, kinerja, mutasi, promosi dan lainnya hingga pensiun bisa diukur. BKPSDM Kota Pontianak akan segera menunjuk admin agar sistem tersebut bisa dijalankan.

“Pada prinsipnya sebenarnya sistem Merit sudah jalankan tinggal disempurnakan,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis LH Akui Pengelolaan Sampah di Sintang Masih dengan Cara Konvensional
    OPD

    Kadis LH Akui Pengelolaan Sampah di Sintang Masih dengan Cara Konvensional

    • calendar_month Sen, 5 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmaini mengakui, pengelolaan sampah di Sintang masih menerapkan cara konvensional. Yaitu ambil, angkut, dan buang. “Ambil dari TPS, buang ke TPA,” ujar Edi Harmaini, Senin (5/4/2021). Selain itu, tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di wilayah Nenak sudah nyaris over. Sedangkan TPA baru yang terletak di […]

  • Teknologi Digital untuk Mandiri dan Tingkatkan Ekonomi

    Teknologi Digital untuk Mandiri dan Tingkatkan Ekonomi

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mainar Puspa Sari mendorong perempuan melek teknologi digital guna menciptakan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk mandiri dan berdaya di bidang ekonomi. “Melalui teknologi digital, perempuan berpeluang untuk menambah penghasilan, meningkatkan prospek pekerjaan, hingga memperoleh berbagai pengetahuan dan wawasan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” kata […]

  • Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    Mempawah Butuh 3 Unit Cold Chain

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahapan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat secara massif oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah direncanakan pada bulan Maret mendatang. Guna mendukung keberhasilan program vaksinasi kepada masyarakat luas tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dapat mengakomodir beberapa kekurangan yang bakal menjadi kendala kedepan. Permintaan ini disampaikan Jamiril melalui Komisi V […]

  • Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang Ditunda

    Pembangunan PLBN Sungai Kelik dan Jagoi Babang Ditunda

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN)  Sungai Kelik, Kabupaten Sintang sepertinya akan tertunda untuk sementara waktu. Lantaran Malaysia masih ingin fokus memaksimalkan PLBN di tiga titik Kalbar. “Persoalannya dari pihak Malaysia. Karena mereka masih ingin fokus di tiga titik PLBN yang sudah ada di Kalbar, seperti Aruk (Sambas), Entikong (Sanggau) dan Badau (Kapuas […]

  • 10 Ruko Hangus Terbakar

    10 Ruko Hangus Terbakar

    • calendar_month Sab, 24 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 10 rumah toko (ruko) di Jalan Adis Sucipto, Sabtu (24/3) sekitar pukul 03.00 WIB hangus dilahap si jago merah. 10 rumah toko (ruko) itupun meliputi, Inter Media 2 pintu, Mega Jaya 1 pinu, Gloria Sepatu 1 pintu, Anugrah+Glend Poto 3 pintu, Toko Sari 2 pintu, Surya Ponsel 1 pintu. Peristiwa kebakaran tersebut […]

  • Agar Tidak Asal Main Tangkap, Bupati Jarot Akan Bahas WPR dengan Gubernur Kalbar

    Agar Tidak Asal Main Tangkap, Bupati Jarot Akan Bahas WPR dengan Gubernur Kalbar

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Gabungan Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Provinsi Kalbar akan menggelar razia aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), di wilayah Kabupaten Sintang. Olehkarenanya, dalam waktu dekat ini. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku akan bertemu langsung Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Sebab Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dinilai menjadi solusi bagi para pekerja PETI. Pemerintah Kabupaten Sintang, […]

expand_less