Breaking News
light_mode

Upaya Tim Gugus Tugas Covid-19 Tekan Angka Transmisi Lokal

  • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berbagai upaya yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Pontianak dinilai cukup berhasil menurunkan angka transmisi lokal. Hal itu pula yang membuat kurva perkembangan kasus Covid-19 mendatar.

“Kurva mendatar ini diharapkan oleh sektor kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan masih mampu melayani hal ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu.

Menurutnya, jika tanpa penanganan yang baik dalam mencegah penyebaran virus corona, maka diprediksi saat ini mungkin akan ada 205 penderita Covid-19. Seandainya hal itu terjadi, maka fasilitas kesehatan yang ada tidak akan mampu menampung penderita dengan jumlah demikian.

“Kita sekarang masih mampu merawat penderita Covid-19 karena ada upaya yang sudah kita lakukan sehingga tidak terjadi lonjakan pasien yang signifikan,” jelasnya.

Sidiq menjelaskan, perkembangan kasus per minggu di Kota Pontianak tergolong mendatar. Hingga saat ini, tercatat 71 terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak. Dari jumlah tersebut, lanjutnya, ada beberapa kluster kiriman dari Sukabumi sebanyak 10 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selebihnya beberapa kelompok dari tenaga kesehatan.

“Kelompok tenaga kesehatan memiliki jumlah cukup tinggi, dari 71 kasus konfirmasi positif Covid-19, 22 orang diantaranya merupakan tenaga kesehatan,” sebutnya.

Ditambahkannya, upaya-upaya dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19 yang telah dilakukan Tim Gugus Tugas dinilai cukup efektif. Misalnya, kebijakan Work From Home (WFH) dalam rangka physical distancing mampu mengurangi kepadatan atau kerumunan orang.

“Demikian pula penutupan sementara tempat-tempat wisata juga menekan mobilisasi orang,” tutur Sidiq.

Tak kalah pentingnya, kebijakan terhadap usaha warung kopi dan kafe untuk tidak melayani makan dan minum di tempat. Upaya tersebut dinilai efektif dalam rangka pembatasan fisik.

“Himbauan untuk beribadah di rumah juga berpengaruh dalam mencegah penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Selain itu, libur sekolah, pembatasan aktivitas warga saat malam hari juga merupakan upaya yang sangat berpengaruh besar dalam rangka sosial dan physical distancing. “Sehingga terjadilah grafik yang mendatar tersebut,” terangnya.

Sidiq menambahkan upaya penyemprotan disinfektan massal di beberapa ruas jalan, fasilitas umum dan penyediaan sarana dan prasarana pencucian tangan menggunakan sabun pada tempat publik juga memberikan andil dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Edukasi dan pembagian masker kepada masyarakat juga sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Upaya pemantauan ODP selama 14 hari juga dilakukan Dinkes Kota Pontianak.

“ODP di awasi benar-benar selama 14 hari, diisolasi sejak awal ditetapkan menjadi ODP, setelah 14 hari maka diberikan surat keterangan sudah lepas dari status ODP,” tegasnya.

Upaya itu untuk menghambat transmisi kemungkinan dari satu orang ke orang lain. Kemudian yang paling penting, tambah Sidiq, Dinkes Kota Pontianak melakukan tracing terhadap semua penderita baik kepada PDP dan konfirmasi positif Covid-19.

“Kita lakukan tes dan tindakan pengobatan di rumah sakit, isolasi dan karantina, itu juga memberikan hasil bagaimana kita menghambat penyebaran virus,” ungkap dia.

Kemudian, lanjutnya lagi, screening massal menyasar pada seluruh pasar tradisional dan kelompok beresiko tinggi. Termasuk kelompok usia di atas 60 tahun dan memiliki riwayat penyakit kronis. Setelah dilakukan screening menunjukkan hasil yang reaktif, langsung dilakukan isolasi mandiri dan swab.

“Dalam periode ini akan kita tingkatkan lagi untuk screening massal,” tukasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 di Kota Pontianak sudah melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan. Diantaranya terkait perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, ODP, PDP dan hasil rapid test.

Dikatakannya langkah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selama ini sudah benar. Meski demikian tetap akan dilakukan pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat. ”

Kita akan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak,” ucapnya.

Kedepannya tetap akan dilakukan upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Diantaranya dengan memperluas rapid test yang dilakukan. “Termasuk kesiapan tempat di rumah sakit dan ruang isolasi jika ada peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikan Bantuan Sembako, Anggota Polsek Tempunak Ini Rela Arungi Banjir

    Berikan Bantuan Sembako, Anggota Polsek Tempunak Ini Rela Arungi Banjir

    • calendar_month Jum, 21 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bripka Gusti Heri Supratman rela berendam ke lokasi banjir demi mendatangi warga Desa Nanga Tempunak, Jumat (21/12/2018). Kedatangannya tidak lain ingin memberikan bantuan sembako kepada warga yang tergolong tidak mampu. “Saya datang ke korban banjir itu untuk melihat kondisi mereka, sekaligus memberikan bantuan sembako beras,” kata Bripka Gusti Heri Supratman satu diantara anggota […]

  • Ajak ASN dan Rakyatnya Ikut “Vaksinasi Covid-19” di Halaman Kantor Bupati Mempawah

    Ajak ASN dan Rakyatnya Ikut “Vaksinasi Covid-19” di Halaman Kantor Bupati Mempawah

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mengajak aparatur sipil negera (ASN) atau seluruh masyarakat untuk bisa melakukan vaksin. Pasalnya pelaksanaan vaksinasi massal di kabupaten itu akan digelar di Halaman Kantor Bupati Mempawah hari ini, Senin (12/7/2021). Dan berakhir pada, Rabu (14/7/2021) mendatang. “Ayo, kita sukseskan vaksinasi covid-19,” ajak Bupati Mempawah, Hj Erlina. Bupati Erlina memastikan vaksinasi […]

  • Imbas Corona, 13 Karyawan di PHK, 64 Dirumahkan Sementara

    Imbas Corona, 13 Karyawan di PHK, 64 Dirumahkan Sementara

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wabah virus Corona atau Covid-19 berimbas pada lesunya kegiatan perekonomian. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan karyawan dirumahkan terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Mempawah, ada tiga perusahaan yang bergerak di bidang industri melakukan PHK dan merumahkan karyawanya. Ketiga perusahaan tersebut, adalah: PT Nawa Perkasa PT Conch West Kalimantan PT Mempawah Permai […]

  • Mau Berinvestasi? Izin Dulu Donk, Baru Operasional!

    Mau Berinvestasi? Izin Dulu Donk, Baru Operasional!

    • calendar_month Kam, 20 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Apabila ingin berinvestasi di Kabupaten Sintang. Seluruh pelaku usaha diminta untuk mengurus dokumen perizinannya terlebih dahulu. Jangan beroprasional dulu, lalu mengurus dokumen perizinan. Itu tidak dibenarkan. “Kalau usahanya kecil-kecilan dan tidak berdampak langsung pada masyarakat seperti sembako. Silakan saja. Tapi, jika usahnya skala besar seperti, Café Ritual. Apalagi ada hiburannya dan berdampak pada […]

  • Ciptakan Rusunawa Berkonsep Hunian Modern

    Ciptakan Rusunawa Berkonsep Hunian Modern

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Momentum Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2024 dirayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dengan penuh keakraban bersama penduduk yang tinggal di Rusunawa Jalan Harapan Jaya, Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (8/9/2024). Berbagai agenda digelar, mulai dari jalan santai, stand UMKM, cek kesehatan gratis, penyerahan bantuan […]

  • 2022, Prioritaskan Pembangunan di Sektor Kesehatan, SDM dan Ekonomi
    OPD

    2022, Prioritaskan Pembangunan di Sektor Kesehatan, SDM dan Ekonomi

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kartiyus menegaskan di tahun 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Sintang memprioritas pembangunan untuk peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, pemulihan ekonomi, dan Sintang berkelanjutan. “2022 adalah peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur dan sumber daya manusia dalam percepatan pemulihan ekonomi serta menuju sintang yang berkelanjutan,” tegas Kartiyus, Kamis (25/3/2021). Kartius […]

expand_less