Breaking News
light_mode

Imbas Corona, 13 Karyawan di PHK, 64 Dirumahkan Sementara

  • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wabah virus Corona atau Covid-19 berimbas pada lesunya kegiatan perekonomian. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan karyawan dirumahkan terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Di Kabupaten Mempawah, ada tiga perusahaan yang bergerak di bidang industri melakukan PHK dan merumahkan karyawanya.

Ketiga perusahaan tersebut, adalah:

  • PT Nawa Perkasa
  • PT Conch West Kalimantan
  • PT Mempawah Permai Lestari (MPL)

Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, PT Nawa Perkasa melakukan PHK terhadap 13 karyawannya sejak 31 Maret 2020.

Sedangkan, PT Conch West Kalimantan sejak 1 April hingga Mei 2020 telah mengambil kebijakan untuk merumahkan karyawannya sejak tanggal 1 April-Mei 2020 nanti. Ihwal yang sama juga dilakukan PT Mempawah Permai Lestari (MPL) merumahkan 64 karyawannya sejak tanggal 1 April-Juni 2020 mendatang.

“Untuk PT Nawa Perkasa telah memenuhi kewajibannya dengan memberikan satu kali pesangon beserta turunannya. Nah, mereka yang dirumahkan mendapatkan kompensasi 50 persen dari besaran gajinya,” ungkap Kepala Bidang Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mempawah, Ya’ Helmizar, Kamis (9/4/2020).

Selain ketiga perusahaan tersebut, sejumlah perusahaan yang beroperasional di Kabupaten Mempawah telah memberlakukan pengurangan jam kerja oprasional karyawannya.

“Yang di PHK dan dirumahkan sementara baru tiga perusahaan, bahkan ada juga beberapa perusahaan melakukan pengurangan jam kerja operasional karyawannya,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut terpaksa diambil pihak perusahaan, lantaran kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang dinilai semakin mengancam kesehatan masyarakat dan lesunya ekonomi perusahaan.

Walau demikian, Ya’ Helmizar berharap situasi ini dapat segera berlalu, sehingga berbagai aktivitas dunia industri di Kabupaten Mempawah dapat berjalan normal seperti biasanya.

“Jika kondisi seperti ini berlangsung lama, kita khawatir semakin banyak perusahaan yang memutuskan kebijakan PHK atau merumahkan karyawan,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
    OPD

    Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik di Aula Balairung Ambeg Paramarta, Kantor Camat Sintang, Selasa (1/10/2024). Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Peran Aktif Masyarakat Menuju Pemilih Cerdas dan Pilkada Berkualitas”. Kepala Bidang Bina Politik Dalam Negeri dan Ormas pada Badan Kesbangpol Sintang M. Mardyanto yang […]

  • Bupati Erlina Buka Wanderful Mempawah Festival 2024

    Bupati Erlina Buka Wanderful Mempawah Festival 2024

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan “Wonderful Mempawah Festival 2024” yang diinisiasi Dinas Pendidikan, Pemuda Olahrada dan Pariwisata di Halaman Disdikporapar Mempawah, Selasa (20/2/2024). Kegiatan tersebut akan berlangsung selama enam hari, yakni 19-24 Februari 2024. Pada sambutannya, Bupati Mempawah, Hj Erlina mengatakan, bahwa sangat menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan […]

  • 7 Pasien ODGJ Asal Sintang Masih Dirawat di RSJ Singkawang, Dinsos Pastikan Biaya Ditanggung Pemda
    OPD

    7 Pasien ODGJ Asal Sintang Masih Dirawat di RSJ Singkawang, Dinsos Pastikan Biaya Ditanggung Pemda

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang masih menangani tujuh pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dititipkan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kalimantan Barat di Singkawang. Seluruh biaya perawatan pasien selama berada di RSJ Singkawang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. Kepala Dinsos Kabupaten Sintang, Ulidal Muhtar, mengungkapkan bahwa ketujuh pasien tersebut […]

  • Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    Astaga…28 Anak Sintang Kerdil

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mengejutkan. Hingga kini tercatat 8,9 juta anak Indonesia yang menderita  stunting  atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama. Tinggi badannya tidak sesuai umur alias kerdil. Demikian diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika Kampanye Hari Gizi Nasional (HGN) pada 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) untuk Penurunan Stunting […]

  • Kusnadi Ajak Masyarakat Sepauk-Tempunak Manfaatkan Perkarangan Rumah

    Kusnadi Ajak Masyarakat Sepauk-Tempunak Manfaatkan Perkarangan Rumah

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang , Kusnadi mengajak masyarakat Kecamatan Sepauk – Kecamatan Tempunak untuk mengelola lahan tidur menjadi areal perkebunan. Menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), lahan tidur bisa dimanfaatkan untuk menanam cabai, sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. “Jika hasil kebunnya melimpah, bisa dijual sehingga dapat meningkatkan […]

  • Segera Respon Usulan Nanga Lebang

    Segera Respon Usulan Nanga Lebang

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang diharapkan segera merespon usulan masyarakat Desa Nanga Lebang, Kecamatan Kelam yang ingin terbebas dari sanderaan blankspot. “Saya berharap usulan yang disampaikan warga Desa Nanga Lebang bisa diakomodir, supaya mereka juga mendapatkan hak yang sama akan jaringan telekomunikasi,” kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Senin (30/4). Legislator PDI Perjuangan ini […]

expand_less