Breaking News
light_mode

Mudahkan Pelayanan Perizinan, Pemkot Pontianak Terapkan Aplikasi OSS v1.1

  • calendar_month Jum, 22 Nov 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha dalam urusan perizinan, Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak menerapkan Aplikasi Perizinan yang terintegrasi secara online, Online Single Submission (OSS) versi 1.1.

OSS v1.1 ini merupakan pembaharuan dari OSS v1.0 yang sebelumnya digunakan. Sistem OSS Versi 1.1 dibuat untuk memudahkan proses perizinan lebih baik dari sebelumnya. Sebab, banyak hal yang dalam sistem sebelumnya dianggap belum merepresentasikan kebutuhan para pelaku usaha.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menjelaskan penerapan aplikasi versi terbaru ini bertujuan untuk menyempurnakan aplikasi perizinan versi sebelumnya.

Dengan digunakannya versi teranyar ini, Bahasan berharap proses perizinan kian mudah dan cepat serta efisien. “Pada aplikasi terbaru ini ada beberapa penyempurnaan agar dapat memenuhi kebutuhan para pelaku usaha yang mengajukan perizinan,” ungkapnya usai membuka sosialisasi dan pelatihan perizinan terintegrasi secara elektronik di Aula Gedung Kantor Terpadu Sutoyo, Jumat (22/11/2019).

Bahasan menilai, terdapat beberapa kelemahan pada sistem perizinan yang menggunakan aplikasi versi terdahulu. Di antaranya integrasi aplikasi tersebut belum secara merata sehingga dinilai masih terdapat kekurangan.

“Kalau aplikasi itu diteruskan tanpa dilakukan penyempurnaan atau perbaikan, bukan tidak mungkin akan terjadi kesalahan serta berdampak merugikan pelaku usaha atau pemohon perizinan,” ujarnya.

Tidak sedikit keluhan dari para pelaku usaha terhadap aplikasi versi lama. Hal ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui DPMTK-PTSP Kota Pontianak menerapkan aplikasi OSS v1.1. Untuk kelancaran dalam implementasi aplikasi tersebut, maka perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi ini diharapkan para pelaku usaha semakin memahami mekanisme pemanfaatan aplikasi OSS v1.1.

“Kalau seluruh persyaratan lengkap, perizinan bisa selesai hanya dalam waktu satu jam saja,” kata Bahasan.

Kepala DPMTK-PTSP Kota Pontianak, Junaidi menambahkan, aplikasi yang terbaru ini merupakan upgrade dari versi sebelumnya. Pada aplikasi versi lama, jika terjadi kesalahan dalam menginput data, maka pemohon harus mengajukan surat melalui email ke pusat untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

“Sedangkan aplikasi yang terbaru, hal itu tidak perlu lagi karena cukup diperbaiki langsung melalui aplikasi. Itulah salah satu keunggulan aplikasi ini,” tandasnya.

Junaidi berharap, dengan sistem terbaru ini akan memudahkan para pelaku usaha dalam mengurus perizinannya. Pihaknya tidak akan berhenti untuk terus berupaya menyempurnakan pelayanan perizinan.

“Kami akan terus berupaya membuat pelayanan perizinan kian mudah, cepat, efisien dan optimal,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waterfrontcity? Ini Kata Dewan Sintang…

    Waterfrontcity? Ini Kata Dewan Sintang…

    • calendar_month Jum, 2 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Abdul Razak sangat mendukung jika waterfroncity dibangun di Sintang. Penataan tepian sungai dinilai memang sudah menjadi kebutuhan bagi pengembangan kota kedepan. Sinkronisasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat  penting untuk dapat mewujudkannya. “Prinsipnya mendukung adanya pembangunan,” kata politisi Golkar, ini. Menurut Razak kehadiran waterfroncity diyakini banyak […]

  • Usai Dilantik, Jarot Ajak HKTI Bersinergi dengan Semua Pihak

    Usai Dilantik, Jarot Ajak HKTI Bersinergi dengan Semua Pihak

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah resmi dilantik sebagai Ketua HKTI Sintang periode 2019-2024. Bupati Sintang, Jarot Winarno pun memberikan sambutan perdananya, di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (3/10/2019). Jarot Winarno mengungkapkan bahwa petani selalu dihadapkan dengan tiga permasalahan yaitu, hak atas tanah yang dikelolanya, akses permodalan, dan pemasaran produk yang dihasilkan. “Secara keseluruhan petani bermasalah dengan nilai jual […]

  • Perwakcaf Kalbar Komitmen Perketat Prokes

    Perwakcaf Kalbar Komitmen Perketat Prokes

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Perwakilan Perhimpunan Warung Kopi dan Cafe (Perwakcaf) Kalbar melakukan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di ruang kerjanya, Senin (21/12/2020). Kedatangan mereka ingin menyampaikan keluhan terkait sanksi denda yang dijatuhkan terhadap pelaku usaha warkop dan cafe yang melanggar protokol kesehatan. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama instansi […]

  • Peringati HUT Perpustakaan Nasional ke-45 dan Hari Buku Nasional, Sintang Komitmen Literasi yang Inklusif
    OPD

    Peringati HUT Perpustakaan Nasional ke-45 dan Hari Buku Nasional, Sintang Komitmen Literasi yang Inklusif

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Hari Buku Nasional, Sabtu (17/5/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sintang, inipun dibuka langsung oleh Sekda Sintang, Kartiyus dan dihadiri berbagai komunitas  literasi, pelajar, serta sejumlah kepala OPD […]

  • Disdikbud Sintang Dorong Implementasi Kurikulum Coding hingga ke Wilayah Pedalaman
    OPD

    Disdikbud Sintang Dorong Implementasi Kurikulum Coding hingga ke Wilayah Pedalaman

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang terus mendorong penerapan kurikulum coding hingga ke wilayah pedalaman. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang, Yustinus mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar para guru di daerah terpencil bisa menguasai dan mengimplementasikan materi coding sesuai kurikulum yang berlaku. “Sama halnya dengan materi coding, […]

  • Tepati Janjinya, Bupati Erlina Serahkan Bonus Rp900 Juta untuk Atlet Berprestasi

    Tepati Janjinya, Bupati Erlina Serahkan Bonus Rp900 Juta untuk Atlet Berprestasi

    • calendar_month Sen, 5 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menepati janjinya dengan menyerahkan bonus sebesar Rp900 juta kepada sejumlah atlet yang meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIII Provinsi Kalimantan Barat. Penyerahan bonus tersebut berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (5/12/2022). Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina menyerahkan langsung bonus yang dijanjikan pemerintah […]

expand_less