Breaking News
light_mode

Wagub Kalbar Buka Festival Budaya Paradje Pasaka Negeri ke-XI, Ini Pesannya

  • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan membuka festival budaya Paradje Pasaka Negeri ke-XI Tahun 2019 di Halaman Keraton Surya Negara Sanggau, Rabu (18/9/2019).

Kegiatan festival Paradje Pasaka Negeri Ke-XI berlangsung dari tanggal 18-31 September 2019, merupakan suatu acara perpaduan antara agama, adat istiadat dan seni budaya, yang secara turun menurun sejak zaman nenek moyang Melayu Muara Kantu, yang di yakini pada masa itu adalah untuk membersihkan negeri di Kabupaten Sanggau dari mara bahaya dan malapetak dari berbagai macam musibah dan penyakit atau bencana alam.

“Saya berharap kegiatan festival Paradje menjadi wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kita dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan di dalam kehidupan masyarakat di kalbar pada umumnya dan kabupaten Sanggau pada khususnya,” ungkap Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan.

Festival Paradje dinilainya bisa melestarikan budaya leluhur supaya tidak luntur dan sirna oleh pengaruh budaya luar yang negatif, sehingga dapat menyebabkan kehilangan jati diri.

“Sikap demikian bukan berarti menutup diri dari pergaulan global yang dinamis, melainkan sebagai sikap dan tanggung jawab kita selaku pemegang tongkat estafet terhadap amanah generasi terdahulu untuk diteruskan kepada generasi masa kini dan masa mendatang,” tuturnya.

Sesuai amanat Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan dalam pasal 1 ayat (2) bahwa Kebudayaan Nasional Indonesia adalah keseluruhan proses dan hasil interaksi antar kebudayaan yang hidup dan berkembang di Indonesia.

“Indonesia dulunya tidak terlepas kepada kerajaan sebelumnya, jadi budaya-budaya melayu di Kalbar khususnya di Sanggau ini, mari kita lestarikan, tak hanya di Sanggau saja di kabupaten Mempawah juga ada robo-robo itu harus dilestarikan. Ini semua mencerminkan bahwa kita ini tidak melupakan suatu sejarah yang telah ada sejak zaman nenek moyang kita,” katanya.

Dalam festival budaya Paradje Pasaka Negeri Ke-XI Tahun 2019 Wakil Gubernur H. Ria Norsan menyerahkan Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Menteri Pendidikan. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Kalbar Tolak “Salam Siku” untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya…

    Wagub Kalbar Tolak “Salam Siku” untuk Cegah Covid-19, Ini Alasannya…

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Salam siku saat ini menjadi tren di kalangan pejabat di seluruh dunia. Salam itu disebut sebagai pengganti jabat tangan. Tujuannya mencegah penyebaran virus Corona alias COVID-19. Lingkungan Istana Kepresidenan juga mulai membudayakan salam itu. Ini sudah dipraktikkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Salam siku dilakukan saat keduanya […]

  • Kubu Berangan Butuh Kantor Desa Baru
    OPD

    Kubu Berangan Butuh Kantor Desa Baru

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Hulu, Maria Tini mengharapkan pembangunan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat (Pempus). Pasalnya, daerah yang dipimpinnya tersebut begitu luas, sehingga memerlukan dukungan penuh dari pemerinta daerah. “Kalau hanya mengandalkan dana desa, saya tidak mampu untuk melakukan pembangunan secara keseluruhan ya. Untuk itu, kami minta dorongan dan dukungan […]

  • Betung Permai, Desa ke-69 yang Stop Buang Air Besar Sembarang

    Betung Permai, Desa ke-69 yang Stop Buang Air Besar Sembarang

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Desa Betung Permai dideklarasikan sebagai Desa Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan. Deklarasi inipun berlangsung di halaman SDN 41 Sepinang, Desa Betung Permai, Kecamatan Ketungau Hilir, Senin (28/6/2021). Bupati Sintang, Jarot Winarno yang hadir dalam deklarasi itu memberikan apresiasi terhadap komitmen masyarakat Desa Betung Permai untuk menjadikan desanya sebagai […]

  • Bupati Jarot Harap Pokir Dewan Percepat Pembangunan Daerah

    Bupati Jarot Harap Pokir Dewan Percepat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang Jarot Winarno berharap berbagai pokok pikiran atau Pokir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menjadi awal percepatan pembanunan daerah. “Kita harap pokok-pokok pikiran yang disampaikan teman-teman dewan ini akan menjadikan percepatan pembangunan Sintang semakin baik di tahun 2024,” ujar Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi Wakil Bupati Sintang, Meklianus saat menghadiri […]

  • Terbelah jadi Tiga Wilayah, Camat Ambawang Minta Pemkab Bangun Infrastruktur

    Terbelah jadi Tiga Wilayah, Camat Ambawang Minta Pemkab Bangun Infrastruktur

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Camat Sungai Ambawang, Satuki mengatakan bahwa wilayah yang dipimpinnya saat ini terbelah menjadi tiga bagian. Pertama itu adalah jalur timur, kedua tengah, dan ketiga selatan. Untuk jalur timur masuk wilayahnya Mega Timur, jalur tengah wilayah Trans Kalimantan, dan jalur selatan wilayah Desa Ampera hingga Pasak Piang. “Contohnya, jalur selatan panjang ruas jalannya ada […]

  • GTRA Summit 2022, Bupati Erlina Kunjungi Kampung Mola di Wakatobi

    GTRA Summit 2022, Bupati Erlina Kunjungi Kampung Mola di Wakatobi

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih dalam rangkaian acara Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022, Bupati Mempawah, Hj Erlina turut mengunjungi Kampung Mola di Pulau Wangiwangi atau Wanci di Kabupaten Wakatobi, Kamis (9/6/2022). Kampung Mola dihuni oleh Suku Bajo yang merupakan tempat yang akan dikunjungi Presiden RI Joko Widodo untuk membagikan sertifikat Hak Guna Bangunan, setelah membuka […]

expand_less