Berharap Bantuan Sosial Pemerintah Meringankan Bebannya
LensaKalbar – Akibat kecelakaan kerja sejak tahun 1997 silam. Ilim Harianto, kini menderita kelumpuhan dibagian tulang belakangnya.
Ironisnya, seorang Bapak yang tinggal di Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang itu, mengaku tidak pernah merasakan bantuan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Padahal, bantuan itu sangat diharapkannya untuk membantu meringankan beban keluarganya. Karena dalam kondisi lumpuh yang dialaminya tidak dapat memenuhui tanggungjawabnya sebagai kepala keluarga. Terutuma soal mencari rezeki dalam menghidupi keluarganya.
Kurang lebih 21 tahun lamanya, pria berumur 40 tahun ini mengalami kelumpuhan di bagian tulang bekalangnya. Kini kondisinya semakin memprihatinkan. Lantaran Ilim Harianto hanya bisa tergolek di atas tempat tidur alakadarnya.
Tatkala, ingin berjumpa kerabat dan tetangganya. Ilim Harianto dibantu menggunakan kursi roda. Tapi, rasa nyeri dan sakit membuatnya tidak bisa bertahan lama.
Olehkarenanya, bantuan seperti PKH, KKS, dan KIP pun sangat diharapkannya. “Saya benar-benar menderita. sekali pun tidak pernah dapat program bantuan seperti PKH,KKS, dan KIP,” keluhnya, kemarin.
Padahal bantuan Porgram Keluarga Harapan (PKH) diperuntukan untuk masyarakat yang tergolong tidak mampu (Miskin). Sebaliknya, yang terjadi di Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah.
“Yang dapat malah orang-orang mampu dibandingkan saya. Parahnya, punya kebun dan rumah sendiri. Saya yang kondisi fisik sakit-sakitan seperti ini malah jauh dari harapan,” ujarnya.
Tekadnya, untuk sembuh dan kembali normal seperti biasanya sangat kuat. Tetapi apalah dayanya. Faktor ekonomi membuatnya tak dapat berbuat apa-apa.
“Saya ingin operasi. Mudah-mudahan bisa dibantu melalui BPJS Kesehatan. Saya juga berharap ada kepedulian dari pemerintah,” harapnya.
Selain itu, Ilim Harianto menutut keadilan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sintang. “Saya benar-benar sangat membutuhkan. Saya tidak mengerti apa yang membuat tidak pernah menerima bantuan sosial itu. Baik langsung atau pun tidak langsung,” sesalnya. (Dex)