Breaking News
light_mode

21 Tahun Lumpuh Tulang Belakang, Ilim Herianto Tak Bisa Berobat karena Miskin!

  • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
  • comment 0 komentar
Berharap Bantuan Sosial Pemerintah Meringankan Bebannya

LensaKalbar – Akibat kecelakaan kerja sejak tahun 1997 silam. Ilim Harianto, kini menderita kelumpuhan dibagian tulang belakangnya.

Ironisnya, seorang Bapak yang tinggal di Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang itu, mengaku tidak pernah merasakan bantuan pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Padahal, bantuan itu sangat diharapkannya untuk membantu meringankan beban keluarganya. Karena dalam kondisi lumpuh yang dialaminya tidak dapat memenuhui tanggungjawabnya sebagai kepala keluarga. Terutuma soal mencari rezeki dalam menghidupi keluarganya.

Kurang lebih 21 tahun lamanya, pria berumur 40 tahun ini mengalami kelumpuhan di bagian tulang bekalangnya.  Kini kondisinya semakin memprihatinkan. Lantaran Ilim Harianto hanya bisa tergolek di atas tempat tidur alakadarnya.

Tatkala, ingin berjumpa kerabat dan tetangganya. Ilim Harianto dibantu menggunakan kursi roda. Tapi, rasa nyeri dan sakit membuatnya tidak bisa bertahan lama.

Olehkarenanya, bantuan seperti PKH, KKS, dan KIP pun sangat diharapkannya.  “Saya benar-benar menderita. sekali pun tidak pernah dapat program bantuan seperti PKH,KKS, dan KIP,” keluhnya, kemarin.

Padahal bantuan Porgram Keluarga Harapan (PKH) diperuntukan untuk masyarakat yang tergolong tidak mampu (Miskin). Sebaliknya, yang terjadi di Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah.

“Yang dapat malah orang-orang mampu dibandingkan saya. Parahnya, punya kebun dan rumah sendiri. Saya yang kondisi fisik sakit-sakitan seperti ini malah jauh dari harapan,” ujarnya.

Tekadnya, untuk sembuh dan kembali normal seperti biasanya sangat kuat. Tetapi apalah dayanya. Faktor ekonomi membuatnya tak dapat berbuat apa-apa.

“Saya ingin operasi. Mudah-mudahan bisa dibantu melalui BPJS Kesehatan. Saya juga berharap ada kepedulian dari pemerintah,” harapnya.

Selain itu, Ilim Harianto menutut keadilan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sintang.  “Saya benar-benar sangat membutuhkan. Saya tidak mengerti apa yang membuat tidak pernah menerima bantuan sosial itu. Baik langsung atau pun tidak langsung,” sesalnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNBK Masih Diselimuti dengan Pemadaman Listrik dan Jaringan Internet yang Lemot

    UNBK Masih Diselimuti dengan Pemadaman Listrik dan Jaringan Internet yang Lemot

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMP/MTs telah dimulai. Bukan hanya peserta yang harus mempersiapkan diri, semua pihak pun mesti memperhatikan ketersediaan listrik dan kelancaran internet. “Salah satu masalah yang nyata dihadapi ini seringnya listrik padam dan jaringan internet selalu lemot. Padahal dua item ini merupakan bagian terpenting dalam pelaksanaan UNBK,” kata anggota DPRD […]

  • Bupati Salurkan Bansos Bahan Pokok ke 1000 Pekerja dengan Kriteria Tertentu

    Bupati Salurkan Bansos Bahan Pokok ke 1000 Pekerja dengan Kriteria Tertentu

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menyerahkan bantuan sosial bahan pokok dari Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja untuk pekerja atau buruh dengan kriteria tertentu, Kamis (1/12/2022). Penyerahan Bantuan sosial tersebut dipusatkan di PT Cocotama Makmur Abadi, Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat. Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan bantuan sosial yang […]

  • Bupati Nilai Kolaborasi Semua Pihak Tingkatkan Produk UMKM Mempawah

    Bupati Nilai Kolaborasi Semua Pihak Tingkatkan Produk UMKM Mempawah

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Apkasi Otonomi Expo (AOE) Tahun 2023 resmi ditutup Menteri Investasi RI di ICE BSD Tangerang, Sabtu (22/7/2023). Bupati Mempawah, Hj Erlina yang hadir pada penutupan tersebut mengatakan, bahwa Pemerintah Pusat (Pempus) hingga daerah terus memikirkan cara untuk bangkit dari perjalanan berat setelah pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir. Salah satu upaya kita dapat […]

  • Coblos Tembus Desa Senibung, Jarot Persilakan Gugat di PTUN

    Coblos Tembus Desa Senibung, Jarot Persilakan Gugat di PTUN

    • calendar_month Sen, 3 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mempersilahkan calon Kepala Desa yang keberatan dengan hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Desa Senibung, Kecamatan Ketungau Hilir menggugat hasil pemilihan itu di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pasalnya, berdasarkan surat Kemendagri Nomor 140/5025/BPD, 17 Oktober 2018 tentang surat suara sah dan tidak sah. Soal 35 surat suara coblos […]

  • PKK Teluk Empening Target Juara Nasional

    PKK Teluk Empening Target Juara Nasional

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah sukses menjadi juara pertama lomba desa se-Kalimantan Barat tahun 2018, Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, berhasil masuk dalam nominasi lima besar nasional Lomba Tertib Administrasi dalam rangka 10 Program Pokok PKK. Menurut rencana, tim penilai pusat akan mendatangi Desa Teluk Empening pada Kamis (27/6/2019) mendatang untuk melakukan penilaian langsung […]

  • Pangdam XII/Tpr: Laporkan Kalau Ada Oknum Minta Uang

    Pangdam XII/Tpr: Laporkan Kalau Ada Oknum Minta Uang

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Para peserta yang mengikuti Sidang Panitia Pemilihan Tingkat Pusat Penerimaan Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2019 diminta untuk tidak percaya dengan keberadaan oknum calo. Para calo biasa menjanjikan akan membantu meluluskan seseorang sebagai seorang prajurit. “Untuk menjadi seorang prajurit tidak ada siapapun yang mampu menentukan kelulusan. Akan tetapi hanya […]

expand_less