LensaKalbar – Dibawah kepemimpinan Jarot Winarno – Askiman (JAS), terjadi perubahan signifikan dalam dunia kesehatan di Kabupaten Sintang. Buktinya, dalam kurun waktu 2.5 tahun menjabat sebagai kepala daerah. Mereka berdua mampu membangun banyak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) baik di dalam kota maupun di wilayah pedalaman Sintang.
Kali ini, Pemerintah Kabupaten Sintang kembali menjawab kebutuhan masyarakatnya dengan memindahkan pelayanan kepada masyarakat dari gedung yang berada di Jalan Patimura ke gedung baru yang berada di Jalan YC Oevang Oeray.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Kurniawan, menjelaskan bahwa Pemkab Sintang sudah komitmen untuk memindahkan pelayanan kesehatan ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oeray.
Berdasarkan surat pemberitahuan dari Direktur RSUD AM Djoen, maka per 1 Oktober 2018. Manajemen RSUD AM Djoen Sintang akan memindahkan pelayanan manajemen dan Instalasi Rawat Jalan ke RSUD AM Djoen di Jalan YC Oevang Oeray.
Olehkarenanya, Kurniawan menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang sudah mengetahui informasi ini untuk membantu menyampaikan kepada yang lainnya.
“Jangan sampai pada 1 Oktober 2018 nanti, masih ingin mendapatkan pelayanan rawat jalan tetapi datangnya ke gedung lama di Jalan Patimura. Tetapi langsung datang ke gedung baru di Jalan YC Oevang Oeray samping LPP RRI Sintang,” terang Kurniawan.
Sebelumnya, Bupati Sintang, Jarot Winarno saat meresmikan gedung baru RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang di Jalan YC Oevang Oeray pada Senin, 14 November 2016 yang lalu menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan berada di antara empat kabupaten lain yang saling berdekatan. Maka Sintang harus memiliki sarana rumah sakit yang lengkap dan megah serta bisa dijadikan rujukan bagi masyarakat kabupaten lain untuk mendapatkan pelayanan kesahatan yang memadai. (Dex)