LensaKalbar – Sebanyak 1.303 peserta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Gebyar dan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) – Pendidikan Masyarakat (Dikmas) siap bertanding.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai digelarnya Porseni ini sebagai hal positif bagi anak-anak. “Porseni ini selain untuk menggali potensi yang dimiliki anak-anak, juga bisa menjadi ajang mereka untuk saling berinteraksi dengan teman-teman seusianya serta melihat lingkungan sekitarnya,” ujarnya saat meresmikan pembukaan Porseni PAUD se-Kota Pontianak di Aula Asrama Haji Pontianak, Selasa (26/3/2019).
Keberadaan PAUD maupun TK ini, kata Edi, ternyata tidak sedikit anak-anak berbakat yang secara alamiah terbentuk dari sejak lahir. Bakat-bakat ini merupakan potensi yang harus dicermati dan dipilah oleh para tenaga pendidik, baik potensi seni, keilmuan dan sebagainya.
“Kalau ini disalurkan secara benar, pasti akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang berprestasi,” kata Edi.
Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sangat konsen dan serius menangani PAUD. Sebab, anak-anak usia dini inilah yang akan menentukan masa depan bangsa ini.
“Kalau pada saat usia dini di didik, dilatih, dan dibina akan menjadi anak-anak akhlakul karimah, hormat pada orangtua, guru, mengenal lingkungan, cerdas, kuat dan sehat. Maka mereka menjadi harapan bangsa,” katanya.
Edi mengakui, banyak PAUD mandiri yang berdiri dengan bermodalkan semangat dan keikhlasan. Olehkarenanya, Pemkot Pontianak memberikan insentif untuk para guru-guru PAUD. “Nanti kita akan beri kriteria, yang mungkin di atas 3-5 tahun kita beri insentif. Supaya semangat, ini juga salah satu bentuk kepedulian kita terhadap dunia pendidikan,” sebutnya.
Plt Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Mursalina menjelaskan, tujuan digelarnya Porseni PAUD ini, sebagai ajang silaturahmi dan mengembangkan kreativitas peserta didik serta menanamkan sportivitas peserta didik dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga dan seni.
“Kita juga memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan PAUD sekaligus untuk mempersiapkan peserta lomba Porseni Tingkat Provinsi Kalbar,” ungkapnya.
Adapun peserta lomba keseluruhan berjumlah 1.303, dengan perincian peserta pentas seni kelompok belajar PAUD sebanyak 669 anak, peserta Porseni 594 anak dan peserta apresiasi 40 orang. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 28 Maret – 2 April 2019.
“Jenis kegiatan yang diperlombakan diantaranya pentas seni, lomba bidang olahraga dan seni yang disesuaikan dengan kelompok usia,” tutupnya. (Nrt/Humas)