Mohon Masyarakat Bersabar

  • Whatsapp
Melkianus, Wakil Bupati Sintang

LensaKalbar – Belakangan ini ruas jalan Mensiku Jaya, Kecamatan Sintang menjadi sorotan publik. Pasalnya, sepanjang ruas jalan tersebut berlubang dan dinilai tak layak untuk dilewati.

Sebagai bentuk protes, masyarakat setempat menanam pohon pisang dan membuat poster yang bertulisan “Jarot, Roni, dan Mursalin Pengampor (pembohong),”.

 

Menyikapi ihwal tersebut, Wakil Bupati Sintang, Melkianus mohon kepada seluruh masyarakat setempat agar bersabar dan tetap menjaga kondusifitas wilayah.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat agar bersabar, dan tolong tetap menjaga kondusifitas. Apalagi ini menjelang pilkada dan tahun politik,” kata Wabup Melkianus ketika ditemui Lensakalbar.co.id, Senin (13/5/2024).

Wabup Melkianus menjelaskan, ruas jalan tersebut saat ini sedang dalam proses administrasi pelelangan.

“Artinya, anggaran untuk perbaikan ruas jalan tersebut sudah disiapkan. Tapi, kami masih menunggu proses administrasi untuk lelang,” ujar Wabup Melkianus menjelaskan.

Menurut Wabup Melkianus, anggaran perbaikan tuas jalan tersebut bersumber dari pemerintah pusat (Pempus).

Nah, ruas jalan mensiku itu ada 4 miliar lebih, kemudian jalan laksanamana diva itu ada 5 miliar. Totalnya ada 10 miliar lebih untuk dua ruas jalan tersebut,” ungkap Wabup Melkianus.

Wabup Melkianus menegaskan, pemerintah daerah akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

“Artinya, bukan berati pemda ini berbohong, hanya saja memang menunggu waktu, karena dana tersebut berasal dari pusat. Dan saya rasa kita patut bersyukur, karena tentu ini buah dari perjuangan bersama yang dilakukan pak Bupati, Ketua Dewan, dan Kepala Dinas PU,” pungkas Wabup Melkianus. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *