Sintang Waspada Batingsor

  • Whatsapp
Yosepha Hasnah, Sekda Sintang

LensaKalbar – Setakat ini, beberapa kabupaten/kota mengalami cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan bencana Banjir, Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor), termasuk di Kabupaten Sintang.

Hal inipun diungkapkan Sekertaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah ketika memimpin rapat koordinasi (Rakor) Penanganan Batingsor di Ruang Rapat Sekda Sintang, Senin (8/8/2022).

Penanganan bencana sejak dini, menurut Sekda, penting untuk dilakukan dan diambil langkah-langkah konkret. Pasalnya, beberapa kecamatan di kabupaten yang berjuluk “Bumi Senentang” ini sudah ada yang mengalami bencana banjir.

“Rakor ini saya nilai penting, supaya beberapa instansi terkait dapat mengambil langkah konkret dalam penanganan Batingsor di kabupaten ini. Apalagi Kapuas Hulu dan Melawi sedang terjadi banjir besar,” tegas Sekda Sintang.

Karenanya, Sekda meminta semua pihak terkait penanganan Batingsor tetap waspada dan tetap mengambil langkah konkret. Mengingat banjir tahun lalu dapat dijadikan pelajaran bersama.

“Supaya banjir yang melanda Sintang tahun lalu tidak terulang kembali. Untuk itu, sinergjtas dan kekompakan semua pihak dapat mengatasi ancaman Batingsor,” pinta Sekda.

Sekda Yosepha mengungkapkan bahwa di tahun 2023, pemerintah daerah akan merevisi RT/RW, terutama di kawasan permukiman kumuh dan normalisasi sungai.

“Saya juga minta soal rencana bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami harapkan BPBD Kabupaten Sintang untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Barat,” pungkas Sekda Yosepha. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *