Mata Bupati Erlina Berkaca-kaca, Lihat Balita Terlahir Tanpa Tempurung Kepala

  • Whatsapp
Bupati Mempawah, Hj Erlina ketika melihat kondisi kesehatan Al Qori Ramadhan seorang balita berusia 1,2 tahun terlahir tanpa memiliki tempurung kepala, Selasa (26/7/2022).

LensaKalbar – Al Qori Ramadhan, balita yang masih berusia 1,2 tahun ini lahir dengan kondisi tanpa tempurung kepala, dalam istilah medis disebut Anencephaly.

Balita yang berasal dari Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, saat ini hanya mendapat perawatan ala kadarnya dari kedua orangtuanya. Lantaran faktor ekonomi, kedua orangtuanya ini tidak bisa meneruskan untuk melakukan pengobatan lanjutan, karena banyak biaya yang harus dikeluarkan selama pengobatan.

Orangtua dari balita ini memang berasal dari keluarga tak mampu, ayah dari bayi ini bekerja, namun penghasilannya tidak mencukupi.

Untuk sementara, bantuan untuk sang balita ini baru berasal dari sejumlah bantuan dari kerabat, dan pihak keluarga.

Kondisi balita lahir tanpa tempurung kepala inipun sampai ke Bupati Mempawah, Hj Erlina.

Dimana, Selasa (26/7/2022). Bupati Mempawah bersilaturahmi ke kediaman Mulyadi dan Sarkiyah, orangtua dari Al Qori Ramadhan di Desa Sungai Rasau RT.001/RW.001, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Setibanya di kediaman balita itu, Bupati Erlina tampak sedih, matanya berkaca-kaca menahan tangis ketika melihat kondisi Al Qori Ramadhan yang lahir tanpa tempurung kepala. Spontan Bupati ini langsung memeluk dan menggendong balita malang itu.

Sambil menggendong balita itu, orang nomor satu di Bumi Galaherang ini, memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui instansi terkaitnya akan memberikan bantuan pengobatan medis untuk Al Qori Ramadhan.

Bahkan dihadapan kedua orangtua balita malang ini juga, Bupati Mempawah mengintruksikan kepala desa dan camat untuk segera memproses kelengkapan administrasi yang dibutuhkan, sehingga balita ini segera mendapatkan perawatan medis.

“Saya minta kondisi Al Qori Ramadhan ini di konsultasikan kepada Dokter Spesialis anak, sehingga dapat mengambil langkah selanjutnya,” ucap Bupati Erlina.

Menurut Bupati Erlina, negara harus hadir. Karenanya, dia meminta bila ada warga yang kesulitan apapun baik masalah ekonomi maupun kesehatan bisa konsultasi dengan kepala desa, camat atau ke bupati sekalipun.

“Pasti kita bantu,” ucap Bupati Erlina.

Olehkarenanya, Bupati Erlina berharap kepada orangtua Al Qori Ramadhan untuk tabah dan sabar menghadapi cobaan, menurutnya semuanya adalah kehendak dari Allah SWT.

“Kami akan memberikan bantuan medis agar Al Qori Ramadhan dapat ditangani lebih mendalam,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *