Reses di Desa Sumber Sari, Heri Jambri Syok Harga Jual TBS Hanya Rp400 per Kilo

  • Whatsapp
Heri Jambri, Wakil Ketua DPRD Sintang

LensaKalbar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Heri Jambri mengaku kaget setelah mendengar aspirasi dari rakyatnya, terutama soal harga jual Tandan Buah Sawit (TBS) yang terjun bebas di harga Rp400,- per kilonya.

Aspirasi yang disampaikan rakyat tersebut terungkap ketika politisi Partai Hati Naruni Rakyat (Hanura) ini menggelar masa reses persidangan ke II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, di Desa Sumber Sari, Dusun Seguntong, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kamis (23/6/2022) lalu.

“Pertanggal 23 Juni 2022, harga jual TBS petani ke pengepul atau tengkulak hanya Rp400,- per kilonya. Saya tidak habis pikir ya soal ini, bayangkan saja lah. Padahal, sebelumnya petani bisa menjual TBS mereka di atas harga Rp2.000,-. Tentunya kondisi ini sangat kita sayangkan sekali,” ungkap Heri Jambri ketika ditemui sejumlah awak media, Senin (27/6/2022).

Harga jual TBS tersebut, kata Heri Jambri, tentu membuat petani sawit yang ada di Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu merugi. Sebab biaya perawatan dan pemeliharaan berbanding jauh dengan hasil tani yang mereka dapatkan.

“Belum lagi harga pupuk yang masih tinggi harganya. Unyuk itu, saya minta ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah melalui dinas terkait, agar petani di dua kecamatan ini mendapatkan solusi konkret dan tidak mengalami kerugian besar,” pinta Heri Jambri.

Anjloknya harga jual TBS di tingkat petani ini, menurut Heri Jambri, disebabkan oleh dampak dari kebijakan pemerintah pusat (Pempus) mengeluarkan larangan ekspor bahan baku minyak ataau CPO beberapa waktu lalu.

“Imbasnya masih dirasakan petani kita sampai hari ini. Buktinya harga TBS kita di dua kecamatan ini terjun bebas. Malah harga jual karet yang masih bertahan di harga Rp8.000,- perkilonya,” pungkas Heri Jambri, wakil rakyat dari Dapil Binjai Hulu-Ketungau Hilir-Ketungau Tengah-Ketungau Hulu ini. (Dex) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *