Perkebunan jadi Investasi Terseksi di Sintang

  • Whatsapp
Florensius Ronny, Ketua DPRD Sintang

LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyebut bahwa Kabupaten Sintang menjadi salah satu kabupaten yang seksi atau banyak diminati para investor untuk berinvestasi.

Hal inipun didukung dengan letak geografis Kabupaten Sintang yang menghubungkan beberapa kabupaten tetangga, sehingga mampu dapat mendongkrak nilai daya beli masyarakat.

Mengapa tidak?. Dengan kondisi infrastruktur dalam tanda kutip masih belum baik, tetapi Sintang masih mampu menyita perhatian investor untuk berinvestasi ke kabupaten ini, terutama para investor perkebunan.

“Jadi, Sintang ini masih seksi lah ya untuk investasi sektor perkebunan,” ucap Florensius Ronny, ketika menjadi nara sumber dialog Forum Kalbar di TVRI dengan tema “Infrastruktur Sintang Masih Tertinggal”, Selasa (21/6/2022).

Rerata, ungkap Florensius Ronny, investasi yang bergerak pesat di kabupaten ini adalah investasi perkebunan. Walau demikian, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) akan memberikan saran atau mendorong pemerintah daerah untuk ke arah investasi wisata.

Ihwal tersebut bukan tanpa alasan, lantaran Sintang menurut politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini memiliki begitu banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan dengan baik.

“Contoh kita punya bukit kelam, yang bisa kita bilang merupakan batu terbesar di Indonesia dan menjadi menjadi iconnya Sintang saat ini,” ungkap Florensius Ronny.

Olehkarenanya, kata Florensius Ronny, lembaga DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sintang sedang fokus bagaimana cara melirik investor masuk ke sektor destinasi wisata.

“Jadi, untuk dua item tadi tidak menjadi masalah baik itu investasi sektor perkebunan maupun destinasi wisata. Dan saya rasa juga masalah infrastruktur tidak menjadi persoalan untuk dua item ini. Terpenting itu bagaimana cara pemerintah menjamin kemudahan dalam proses perizinan ketika investor masuk ke Sintang,” pungkas Florensius Ronny, wakil rakyat dari Dapil Kelam Permai-Dedai-Sungai Tebelian ini. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *