Wabup Pagi: 4 Kekuatan untuk Majukan Pendidikan

  • Whatsapp
Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi memberikan sambutannya pada kegiatan Haflatul Imtihan ke-32 Yayasan Babussalam Al-Hasyimi wisudawan PAUD, RA, MI, MTS dan MA Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (19/6/2022)

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Haflatul Imtihan ke-32 Yayasan Babussalam Al-Hasyimi wisudawan PAUD, RA, MI, MTS dan MA Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (19/6/2022).

Tak hanya para wisudawan dan santri, tetapi juga para orang tua dan masyarakat memenuhi halaman panggung kegiatan dibuat. Terlebih tausiah yang diberikan langsung oleh Kyai H Zawawi Imron yang didatangkan langsung dari Sumenep Madura.

Ketua Yayasan Pontren Babussalam Al-Hasyimi mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir serta pihak- pihak yang terlibat dalam menyukseskan Haflatul Imtihan tersebut.

“Terimakasih kami haturkan kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan kami dalam mendidik putra putrinya, dan kami harapkan kepada seluruh wisudawan untuk dapat melanjutkan menimba ilmu di Babussalam, sehingga semakin menambah ilmu agama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kyai H Zawawi Imron dalam tausiahnya menekankan rasa hormat kepada guru dalam mendapatkan berkah ilmu. Taat kepada orang tua serta memiliki sifat istiqamah beribadah dengan harapan Husnul Khatimah.

“Ya Allah, kami memohon agar dapat istiqamah dalam beribadah, dan semoga kami Husnul Khatimah,” ucapnya bersenandung merdu dan diikuti seluruh yang hadir.

Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi juga tak luput dalam suasana penuh kesantrian. “Maju tidaknya suatu pendidikan ditunjang oleh 4 kekuatan. Pertama adalah kesungguhan pengelola lembaga. Kedua kesungguhan para santri. Ketiga dukungan secara maksimal para orang tua. Dan yang ke empat adalah dukungan pemerintah yang merupakan tanggung jawab dalam memajukan pendidikan di suatu daerah,” ujarnya.

Wabup Pagi juga mengapresiasi komitmen Pontren Babussalam dalam mendidik para santri. Karenanya, dia berharap para santri yang diwisuda dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tidak merasa puas dalam menuntut ilmu dan menjadi SDM yang unggul bagi daerah.

“Manfaatkan betul waktu untuk belajar. Terus kejar ilmu dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” ungkapnya memberikan motivasi.

Dari total 654 siswa siswi santriwan santriwati di Yayasan Babussalam Al-Hasyimi, terdapat sebanyak 28 wisudawan RA (PAUD), 33 wisudawan MI (Madrasah Ibtidaiyah), 37 dari MTS (Madrasah Tsanawiyah) dan dari MA (Madrasah Aliyah) berjumlah 79. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *