Rudy Andryas Desak Pemerintah Bangun Jalan Serawai-Ambalau

  • Whatsapp
Rudy Andreas, Anggota DPRD Sintang

LensaKalbar – Persoalan infrastruktur dasar seperti jalan, pendidikan, dan kesehatan di wilayah Kecamatan Serawai – Ambalau masih menjadi hal yang krusial untuk diperhatikan oleh pemerintah daerah. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas.

“Memang selama ini Serawai-Ambalau adalah kecamatan yang terisolir. Apalagi Ambalau karena paling ujung. Jadi, kami minta pemerintah daerah dapat memperhatikan pembangunan di dua wilayah ini,” ungkap Rudy Andryas saat ditemui sejumlah awak media di ruang rapat paripurna DPRD Sintang, Kamis (9/6/2022).

Wakil rakyat dapil Serawai-Ambalau ini memastikan tidak akan pernah bosan-bosannya menyuarakan kondisi dan permasalahan yang dihadapi rakyatnya, terutama soal infrastruktur jalan di Kecamatan Serawai-Ambalau. Sebab ini menjadi hal yang krusial baginya untuk mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak.

“Kalau jalan sudah terbangun dengan baik maka secara tak langsung juga akan menunjang peningkatan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat kita juga. Nah, kondisi ini tentunya harus diperhatikan oleh kita semua,” katanya.

Rudy Andryas mengklaim dirinya selalu mengusulkan ruas jalan Serawai-Ambalau kepada pemerintah daerah untuk dapat dibangun, karena ruas jalan itu merupakan tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Ruas jalan Serawai-Ambalau kewenangannya Pemerintah Kabupaten Sintang, berbeda dengan ruas jalur Tebidah – Serawai itu statusnya jalan provinsi. Nah, yang jadi kewenangan pemerintah daerah inilah kami minta agar diperhatikan pemerintah,” bebernya.

Selama ini, kata dia, masyarakat Ambalau hanya mengandalkan transportasi air, jika ingin berkunjung ke Serawai maupun ke Sintang. Hal inipun disebabkan, karena minimnya akses infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

“Apalagi kalau musim penghujan ruas jalan Ambalau susah untuk di lewati. Jadi, masyarakat kita di sana selalu menggunakan transportasi air,” pungkasnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *