Doa Bersama Lintas Agama, Wagub: “Semoga Pandemi Covid-19 Segera Berakhir”

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan menghadiri kegiatan "Doa Bersama Lintas Agama" di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (14/7/2021)

LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan menghadiri Doa Bersama Lintas Agama di Aula Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, pada Rabu (14/7/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Kalbar didampingi Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, dan dihadiri Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, Kajari Mempawah, Anthony, Kadis Kesehatan PP-KB, Jamiril. Asisten Perekonomian dan Kesra serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Mempawah.

Doa Bersama Lintas Agama diadakan untuk mendoakan Kabupaten Mempawah agar terbebas dari Covid 19 yang telah berlangsung kurang lebih 1,5 tahun.

Wagub Kalbar berharap dengan upaya dan doa kepada Allah SWT, semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Mari kita berdoa bersama agar pandemi covid-19 ini segera berakhir, sehingga kita semua dapat menjalankan aktivitas seperti biasannya,” ucap Wagub Kalbar.

Untuk mengatasi dan menekan laju penyebaran virus Corona atau Covid-19 tidak hanya dilakukan pemerintah saja, tetapi diperlukan peran aktif dari semua pihak, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lainnya.

“Edukasi dan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk dilakukan, agar masyarakat kita disiplin menerapkannya. Untuk itu, kita harus terus taati protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, pemerintah akan terus melakukan segala upaya yang terbaik dalam menangani covid-19 ini,” tegasnya.

Mantan Bupati Mempawah dua periode ini juga minta seluruh elemen masyarakat untuk aktif melakukan vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah. Dengan vaksinasi, diharapkannya dapat membentuk kekebalan kelompok dalam masyarakat, sehingga dapat bersama-sama mengakhiri wabah virus Corona atau Covid 19 ini.

Senada dengan Wagub Kalbar. Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad juga minta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mensukseskan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

“Saya rasa ini juga penting, sehingga persepsi yang salah di tengah masyarakat tidak semakin meluas. Untuknitu, saya harap peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat ikut aktif mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobolitas. 5M ini kita yakini bersama dapat menekan dan memutus rantai penyebaran covid-19,” pungkasnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *