DPRD Sintang Dukung Pembangunan Gereja Stasi Terusan

  • Whatsapp
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pembangunan Gereja Katolik Stasi Terusan Paroki Santo Martinus Kelam Permai, Minggu (13/6/2021)

LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pembangunan Gereja Katolik Stasi Terusan Paroki Santo Martinus Kelam Permai, Minggu (13/6/2021).

Florensius Ronny memastkan bahwa pihaknya mendukung penuh pembangunan rumah ibadah, terutama Gereja Katolik Stasi Terusan ini. Sebab pembangunan gereja ini sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Sintang 2021-2026.

“Kalau Kabupaten Sintang mau sejahtera dan maju, maka kita perlu mempersiapkan mental masyarakat supaya siap bersaing di masa yang akan datang,” kata Florensius Ronny.

Selain itu, legislator dapil Kelam Permai-Dedai-Sui Tebelian inipun mengatakan bahwa kondisi ekonomi sedang tidak stabil. Hal itupun disebabkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir.

“Pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, tetapi juga pada ekonomi dan keuangan negara. Kabupaten Sintang sangat merasakan dampaknya pandemi covid-19 ini. Keuangan pemerintah sangat terdampak pandemi covid-19. Kami berusaha agar pemanfaatan anggaran yang tepat guna. Tapi komitmen kami sebagai wakil masyarakat tetap mendukung pembangunan gereja ini,” ungkap Florensius Ronny.

“Tadi saya sudah berdiskusi dengan arsitek pembangunan gereja soal kebutuhan anggaran. saya juga berpesan agar umat semangat mengikuti ibadat di gereja ini. Saya juga tidak membeda-bedakan bantuan. Umat lain juga akan kami bantu. Kami terbuka untuk semua umat beragama di Kabupaten Sintang” tambah Florensius Ronny.

Kendati demikian, Ketua DPRD Sintang ini kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5M. Hal ini diyakini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Saya pesan ya untuk kita semua di sini, kalau pergi ke daerah seperti Kota Sintang, jangan lupa pakai masker. Kalau tidak mendesak, jangan dulu ke Kota Sintang. Karena kita tetap harus waspada dengan virus covid-19,” pintanya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *