Poktan Makmur Mampu Produksi 120 Padi

  • Whatsapp
Wabup Mempawah, Muhammad Pagi melakukan panen raya di Desa Parit Banjar, Selasa (25/5/2021)

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi berkesempatan menghadiri kegiatan panen raya Kelompok Tani (Poktan) Makmur Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (25/5/2021).

Dari total 40 ha lahan yang dikelola Poktan Makmur, petani menghasilkan produksi 120 ton padi.

Dihadapan petani dan tamu udangan yang hadir dalam acara panen raya tersebut, Muhammad Pagi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja maksimal memberikan pembinaan dan pendampingan terhadap petani Poktan Makmur Desa Parit Banjar.

“Dengan kekompakan dan kebersamaan yang terjalin dengan harmonis, maka petani Poktan Makmur berhasil mendapatkan hasil panen yang cukup baik dan maksimal,” pendapat Pagi.

Wabup memberikan apresiasi yang besar terhadap kegigihan dan keuletan petani Poktan Makmur Desa Parit Banjar. Ditengah situasi pandemi Covid-19, para petani tetap antusias dan semangat melaksanakan rutinitas bercocok tanam.

“Walaupun saat ini kita sedang dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19, tetapi tidak mempengaruhi kinerja petani di Desa Parit Banjar. Mereka tetap semangat melaksanakan aktivitas pertanian sehingga mendapatkan hasil panen yang memuaskan,” puji Wabup.

Meski demikian, Wabup minta petani tidak cepat berpuas diri dengan hasil panen yang diperoleh. Melainkan harus selalu termotivasi untuk bekerja lebih giat dan keras untuk mencapai hasil yang lebih optimal dimasa mendatang.

“Mudah-mudahan kedepan produksi panen bisa lebih tingkatkan lagi sehingga memberikan kesejahteraan bagi petani di Desa Parit Banjar. Dengan begitu akan terwujud visi misi daerah yakni menjadikan masyarakat cerdas, mandiri dan terdepan,” harapnya.

Terkait permasalahan yang dihadapi petani Desa Parit Banjar, Muhammad Pagi mengintruksikan jajaran Dinas Pertanian, penyuluh lapangan dan pihak terkait lainnya agar melakukan evaluasi. Temukan solusi terbaik untuk mengatasi keluhan petani Poktan Makmur.

“Salah satu keluhan petani berkaitan dengan hama. Ini menjadi bahan evaluasi untuk menggatasi permasalahan hama. Termasuk permasalahan lainnya akan kita carikan jalan keluar agar kegiatan pertanian bisa lebih optimal,” janjinya.

Sementara itu, Kades Parit Banjar, Marlito mengungkapkan luas lahan yang melaksanakan panen raya kurang lebih 40 ha. Dari jumlah itu, produksi padi yang diperoleh petani Poktan Makmur sekitar 120 ton.

“Alhamdulillah, padi yang dihasilkan kurang lebih 3,9 ton per ha. Sehingga dari luas 40 ha itu mendapatkan kurang lebih 120 ton. Ini pencapaian yang cukup baik dan patut kita syukuri,” ucap Marlito.

Namun, Marlito mengungkapkan sejumlah permasalahan dan tantangan yang dihadapi petani Desa Parit Banjar. Yakni, tidak kompak saat melakukan tanam padi, kemudian hama keong mas yang belum dapat ditangani dengan baik. Sehingga hasil panen padi kurang maksimal.

“Petani mengeluhkan hama keong mas kerap muncul saat musim tanam. Produksi pertanian padi tidak begitu optimal. Kedepan, kita berharap ada formulasi atau metode yang tepat untuk membasmi hama keong mas di Desa Parit Banjar,” harapnya.

Melalui kegiatan panen tersebut, Kades berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat membantu memenuhi kebutuhan petani di Desa Parit Banjar. Salah satunya berkaitan dengan pembangunan fasilitas dan infrastruktur pertanian, peralatan pertanian, pupuk, obat-obatan dan lainnya.

“Alhamdulillah, meski dalam situasi pandemi Covid-19 ketahanan pangan di Desa Parit Banjar bisa terpenuhi dengan baik. Karena, selain petani padi juga ada petani kholtikultura di Desa Parit Banjar,” pungkasnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *