Naik Haji Tertunda, Wabup: Ambil Hikmahnya

  • Whatsapp

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menghadiri pembukaan bimbingan pra manasik haji bagi jemaah haji yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mempawah, Kamis (10/12/2020).

Diikuti jemaah haji yang keberangkatannya ke tanah suci tertunda akibat Pandemi Covid-19, kegiatan pra manasik dipusatkan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah di Desa Sejegi, Mempawah Timur.

Muhammad Pagi lantas menanggapi soal ditundanya keberangkatan jemaah haji tanah air, termasuk Kabupaten Mempawah akibat pandemi Covid-19.

Ia berharap, kondisi tersebut tidak membuat jemaah patah semangat apalagi kecewa. Karena apa yang terjadi ini tentu sudah menjadi ketentuan dari Allah Taala.

“Jangan merasa resah apalagi kecewa. Ambil hikmahnya dari kejadian ini. Yang terpenting kita tetap istiqomah dan selalu sehat, serta berdoa agar pandemi segera berakhir, sehingga jemaah haji kita bisa kembali menunaikan rukun Islam ke tanah suci tahun depan. Insya Allah nanti kita menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Terkait kegiatan pra manasik haji, Muhammad Pagi berpesan kepada peserta agar melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Cermati dan hayati serta diingat apa saja materi pengetahuan yang disampaikan narasumber.

“Karena apa yang disampaikan narasumber berkaitan dengan kelancaran pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. Nanti setelah pra manasi ini ada kegiatan manasik yang diselenggarakan pemerintah daerah bersama Kemenag Mempawah,” katanya.

Kepada jemaah haji Kabupaten Mempawah, dia berpesan agar selalu mensyukuri kesempatan beribadah haji yang diberikan Allah Taala sebagai penyempurna Rukun Islam bagi yang mampu. Karena tidak setiap orang mampu mendapat panggilan berangkat ke tanah suci.

“Jadi, bersyukurlah bapak dan ibu bisa menjadi tamu Allah SWT. Jangan disia-siakan kesempatan ini. Nanti saat di tanah suci, manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk beribadah secara kusyuk. Selalu jaga kesehatan agar kita bisa melaksanakan ibadah disana,” tegasnya.

Kepala Kantor Kemenag Mempawah, Mi’rad, mengatakan keberangkatan jemaah haji Kabupaten Mempawah ke tanah suci terpaksa tertunda akibat pandemi Covid-19.

Penundaan ini tidak hanya berlaku bagi jemaah haji Indonesia saja, tetapi seluruh dunia. Bahkan warga Arab Saudi yang hendak naik haji juga dibatasi jumlahnya.

“Mudah-mudahan, tahun depan pandemi Covid-19 dapat terkendali sehingga Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pintu bagi jemaah haji di seluruh duna termasuk Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji,” harap Mi’rad.

Yang terpenting, tambanya lagi, para peserta pra manasik haji dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar siap berangkat dan beribadah di tanah suci, Mekkah Almukarramah. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *