Sintang Terima Tiga Ekor Sapi Kurban dari Pemprov Kalbar

  • Whatsapp
Bupati Sintang, Jarot Winarno menerima bantuan tiga ekor sapi hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalbar, Rabu (29/7/2020)

LensaKalbar – Tiga ekor sapi kurban yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk Kabupaten Sintang telah diterima langsung Bupati Sintang, Jarot Winarno, Rabu (27/7/2020).

Pada kesempatan itu juga, orang nomor satu di Bumi Senentang ini berkurban satu ekor sapi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Sintang.

“Tentunya kita berterima kasih kepada Gubernur Kalbar yang telah peduli dengan masyarakat kita, terutama masyarakat yang terdampak musibah banjir. Mudah-mudahan ini bisa memberi ketabahan bagi masyarakat kita,” kata Bupati Jarot.

Jarot berpesan kepada mayarakat yang menerima tiga ekor sapi dari Pemprov Kalbar ini untuk tidak melihat besar kecilnya hewan kurban yang diberikan.

“Jangan melihat dari besaran hewan kurban yang diserahkan. Tapi inilah bentuk kepedulian Pemerintah selaku umaroh kepada masyarakat pasca terjadinya musibah banjir. Tentunya ini patut kita syukuri,” ujarnya.

Untuk itulah, kata Jarot, 3 hewan qurban ini di serahkan kepada masyarakat yang beberapa waktu lalu terkena musibah banjir, yang di serahkan ke Masjid masing-masing,

Adapun tiga Masjid yang menerima hewan kurban dari Pemprov Kalbar tersebut, sebagai berikut:

  • Masjid Nurul Fallah, Desa Mekar Sari, Kecamatan Serawai
  • Masjid Al Mukhsinin, Desa Nanga Tebidah, Kecamatam Kayan Hulu
  • Masjid At Taqwa, Desa Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi berkah buat semuanya”ungkap Jarot.

Sekretaris Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar, Usmandi mengatakan hewan kurban yang diserahkan merupkan jenis sapi madura. Bobotnya lurang lebih mencapain 250 hingga 300 kilogram.

“Jadi, ini jenis sapi madura. Dagingnya nanti mungkin sekitar 60 persen dari bobot badanya,” kata Usmandi.

Usmandi menjelaskan bantuan hewan kurban ini merupakan bantuan dari Pemprov Kalbar bagi masyarakat yang beberapa waktu lalu terdampak musibah banjir.

“Inilah bentuk kebersamaan dengan masyarakat, terlebih di masa pandemi ini,” pungkasnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *