Kesehatan Mbok Yen Terjamin dengan JKN-KIS

  • Whatsapp

LensaKalbar – Bagi Yeni Asnita, kartu JKN-KIS merupakan kartu wajib yang harus dibawa kemana-mana oleh masyarakat. Kartu ini memang kecil tapi manfaatnya sangat luar biasa. Manfaatnya sangat mempengaruhi kelanjutan hidup pemakainya, karena di kala kita mendapatkan penyakit semua bisa kita korbankan demi kesembuhan.

Mbok Yen sapaan akrabnya inipun sudah merasakan sendiri manfaat dari barang kecil yang penuh manfaat ini.

Mbok Yen didiagnosa menderita penyakit jantung. Di umur yang semakin menua tentu sudah banyak penyakit yang mulai menggerogoti tubuhnya akibat dari pola hidup yang telah berjalan di waktu muda. Mulai dari penyakit kecil ataupun yang serius seperti jantung.

Mbok Yen sudah memulai pengobatan sejak bulan Juli 2017, dari awal pemeriksaan hingga dirawat di rumah sakit ditangungg alias gratis. Mengingat semua pengobatan yang telah dijalani pasti memakan biaya yang tidak sedikit jika tidak menggunakan kartu JKN-KIS.

“Mungkin saya telah menjual rumah serta aset berharga untuk menebus pengobatan ini jika saya tidak pakai JKN-KIS. Saya sangat bersyukur Allah masih memanjangkan umur saya dengan diberi jalan keluar dengan pengobatan memakai program kesehatan pemerintah ini. Jujur ini menjadi pelajaran penting bagi saya pribadi, hanya dengan kesadaran dalam membayar iuran tepat waktu kita dapatkan manfaat yang luar biasa,” ungkapnya kepada Lensakalbar.co.id, Sabtu (11/7/2020).

Untuk itulah, Mbok Yen berharap program ini selalu berjalan dan pelayanannya selalu ditingkatkan. Dia juga berharap pemerintah melakukan evaluasi untuk setiap pelayanan kesehatan agar bisa menjadi acuan dalam pembenahan prosesnya. Pemerintah jangan pernah lelah, agar tugas mulia ini bisa dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Bujang anak dari Mbok Yen juga turut mengajak masyarakat khususnya peserta JKN-KIS untuk membayar iuran bulanannya tepat waktu. Selain menghindari denda kita juga dapat membantu sesama dalam program JKN-KIS.

“Bayarlah iuran tepat pada waktunya, agar tidak terkena denda pelayanan. Sungguh kedisiplinan ini sangat membantu Anda di kemudian hari. Kalaupun ternyata tidak sakit, bersyukurlah bahwa iuran tersebut telah menolong orang lain yang membutuhkan,” pungkasnya. (Dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *